Jumat, 13-03-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Dinas Pendidikan Jateng Luncurkan Aplikasi SPMB SMK Boarding dan Semi Boarding 2026/2027, Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 1.000 Siswa

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMK Boarding dan SMK Semi Boarding Tahun Ajaran 2026/2027. Peluncuran aplikasi tersebut dilaksanakan secara hybrid pada Kamis (12/3/2026) mulai pukul 14.00 WIB di Aula Ki Hajar Dewantara, Gedung B Lantai 2, Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Semarang, serta diikuti secara daring oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan di daerah.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru di sekolah kejuruan berasrama yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Program ini juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan layanan pendidikan gratis bagi siswa yang memenuhi kriteria.

Acara dibuka dengan laporan dari Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Roberto, yang memaparkan berbagai persiapan teknis dan strategis terkait peluncuran aplikasi SPMB tersebut. Dalam laporannya, Roberto menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk mempermudah proses pendaftaran bagi calon peserta didik sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam seleksi penerimaan.

“Peluncuran aplikasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan sistem penerimaan murid baru yang lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan sistem berbasis digital ini, siswa kelas 9 SMP yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara lebih praktis,” ujar Roberto dalam laporannya.

Roberto juga menambahkan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan kuota sebanyak 1.000 siswa untuk program SMK Boarding dan SMK Semi Boarding yang tersebar di sejumlah sekolah kejuruan di Jawa Tengah. Program ini diharapkan mampu memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa dari berbagai latar belakang untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

“Kuota yang tersedia tahun ini mencapai 1.000 siswa. Kami berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak anak-anak yang memiliki potensi, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan pendidikan dari pemerintah,” katanya.

Launching aplikasi SPMB kemudian secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan sistem penerimaan murid baru tersebut.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di Jawa Tengah tidak terlepas dari dedikasi berbagai pihak yang terus berupaya memperbaiki berbagai kekurangan yang ada.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh pihak dalam pelayanan pendidikan di Jawa Tengah. Kelemahan yang ada harus menjadi energi baru untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan harus terus dihadirkan secara lebih luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas.

“Pendidikan harus dihadirkan semakin luas bagi warga masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan yang layak,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa program SMK Boarding dan SMK Semi Boarding merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu. Melalui program tersebut, siswa yang diterima akan memperoleh fasilitas pendidikan secara gratis dari pemerintah provinsi.

“Program ini memberikan layanan gratis 100 persen, mulai dari asrama, makan, hingga kebutuhan pembelajaran lainnya yang ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB merupakan bagian dari siklus penting dalam dunia pendidikan karena menjadi titik awal bagi peserta didik dalam memulai perjalanan pembelajaran di satuan pendidikan.

“SPMB adalah bagian dari siklus tahun pembelajaran di satuan pendidikan. Ini merupakan titik awal bagi anak didik untuk memulai proses belajar yang akan membentuk masa depan mereka,” katanya.

Ia berharap proses penerimaan murid baru dapat dilaksanakan dengan penuh kegembiraan serta memberikan pengalaman yang positif bagi calon siswa maupun orang tua.

“SPMB harus dilaksanakan dengan kegembiraan. Ini bukan hanya proses seleksi, tetapi juga momentum bagi anak-anak untuk memulai langkah menuju masa depan mereka,” ujarnya.

Program SMK Boarding dan Semi Boarding, lanjutnya, diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing, sehingga dapat menjadi aset penting bagi bangsa di masa depan.

“Melalui sistem boarding ini, kami berharap anak-anak dapat berkembang secara optimal, menjadi aset bangsa, serta memiliki kesiapan untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menjadikan sistem penerimaan murid baru sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia melalui berbagai inovasi pelayanan pendidikan.

“Kami ingin menjadikan SPMB Jawa Tengah sebagai yang terbaik di Indonesia, baik dari sisi transparansi, kemudahan akses, maupun kualitas layanan,” tegasnya.

Calon peserta didik dari siswa kelas 9 SMP yang berminat mengikuti program SMK Boarding maupun SMK Semi Boarding dapat mengakses aplikasi pendaftaran secara daring melalui laman resmi https://boarding.spmb.jatengprov.go.id/

Dengan diluncurkannya aplikasi ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah berharap proses penerimaan murid baru dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan kejuruan berkualitas yang didukung fasilitas asrama serta pembinaan karakter secara intensif. Program ini sekaligus menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

Tutorial mendaftar SPMB SMK Boarding dan Semi Boarding dapat dilihat disini :

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan