Jumat, 13-03-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

OSIS-MPK SMKN Jateng Gelar Bakti Sosial, Bagikan Takjil dan Bersihkan Masjid Baitul Ilmi

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Semarang — Semangat berbagi di bulan Ramadan ditunjukkan oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMKN Jawa Tengah di Semarang dengan menggelar kegiatan bakti sosial pada Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pembagian takjil bagi seluruh siswa-siswi SMKN Jateng serta kerja bakti membersihkan Masjid Baitul Ilmi yang berada di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung sejak siang hari ini diikuti oleh para pengurus OSIS dan MPK bersama sejumlah siswa lainnya. Mereka bekerja sama menyiapkan paket takjil yang kemudian dibagikan kepada teman-teman sesama siswa menjelang waktu berbuka puasa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di Masjid Baitul Ilmi sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan tempat ibadah.

Ketua OSIS SMKN Jawa Tengah di Semarang, Muhammad Alkha, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan antar siswa. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti berbagi takjil dapat menumbuhkan rasa empati dan semangat gotong royong di kalangan pelajar.

“Selaku Ketua OSIS saya senang bisa mengadakan kegiatan ini bersama teman-teman. Kami ingin menunjukkan bahwa organisasi siswa tidak hanya aktif dalam kegiatan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Alkha saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, Ketua MPK SMKN Jateng, Khoirul Huda, menuturkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para pengurus organisasi untuk belajar bekerja sama dan saling mendukung dalam melaksanakan program yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah.

Ia menambahkan bahwa kebersamaan yang terbangun selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan menjadi pengalaman berharga bagi para siswa yang terlibat.

Kegiatan bakti sosial ini turut didampingi oleh para pembina organisasi, yakni Liliek Handoko dan Iga Astikafitri. Keduanya memberikan dukungan sekaligus arahan agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.

Pembina OSIS-MPK, Iga Astikafitri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut lahir dari semangat para siswa untuk berbagi, meskipun dilaksanakan dengan keterbatasan yang ada. Menurutnya, nilai utama dari kegiatan ini bukan sekadar pada jumlah takjil yang dibagikan, tetapi pada proses pembelajaran karakter yang dialami oleh para siswa.

“Bakti sosial yang diprakarsai dengan tekad ingin berbagi walau dalam keterbatasan ini menyimpan banyak doa dan harapan agar anak-anak ini kelak akan tetap berbagi dan lebih semangat menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Iga.

Ia juga menekankan bahwa organisasi siswa merupakan ruang pembelajaran yang penting bagi para pelajar untuk berkembang secara pribadi maupun sosial.

“Organisasi bukan hanya soal bagaimana programnya berjalan, tetapi tumbuh bersama dengan segenap oknum atau pribadi-pribadi unik di dalamnya. Dari situlah mereka belajar memahami perbedaan, bekerja sama, dan membangun karakter kepemimpinan,” tambahnya.

Kepala SMKN Jawa Tengah di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., turut menyambut baik kegiatan bakti sosial yang digagas oleh OSIS dan MPK tersebut. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan inisiatif positif dari para siswa dalam menumbuhkan budaya kepedulian dan kebersamaan di lingkungan sekolah.

“Saya senang anak-anak punya inisiatif berbagi takjil untuk sesama dan bergotong royong membersihkan masjid. Kegiatan seperti ini sangat baik karena selain menumbuhkan kepedulian sosial, juga membiasakan siswa untuk menjaga kebersihan tempat ibadah,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif siswa seperti ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang penting bagi generasi muda.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, para siswa tidak hanya belajar tentang pentingnya berbagi dan kepedulian terhadap sesama, tetapi juga mempraktikkan nilai gotong royong yang menjadi bagian dari budaya bangsa. Di tengah kesibukan kegiatan belajar di sekolah, momentum Ramadan dimanfaatkan oleh para siswa untuk menebar kebaikan dan memperkuat rasa kebersamaan.

Dengan semangat sederhana namun penuh makna, kegiatan berbagi takjil dan bersih masjid ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial serta menjaga lingkungan sekolah sebagai ruang belajar yang nyaman dan penuh nilai kebersamaan.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan