Jumat, 13-03-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Pelaksanaan PKKS SMK Negeri 10 Semarang Berjalan Lancar dan Transparan

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG-Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) di SMK Negeri 10 Semarang berlangsung pada Rabu, 3 Desember 2025, dengan suasana tertib dan penuh diskusi konstruktif. Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu instrumen penting untuk mengevaluasi kinerja kepala sekolah dalam menjalankan tugas manajerial, kepemimpinan, serta perannya dalam mengarahkan sekolah mencapai visi dan tujuannya. Hadir sebagai penilai, pengawas pembina Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Dr. Ahlis Qoidah Noor, M.Pd., yang memimpin proses penilaian sejak pagi.

PKKS bertujuan mendapatkan data autentik mengenai pelaksanaan tugas kepala sekolah, sekaligus menjadi dasar promosi, penghargaan, serta pembinaan lebih lanjut. Selain itu, hasil PKKS juga digunakan sebagai bahan umpan balik untuk peningkatan mutu pendidikan di sekolah. “PKKS bukan hanya untuk menilai, tetapi juga untuk membantu kepala sekolah mengembangkan kemampuan profesionalnya. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses manajerial berjalan sejalan dengan standar pendidikan nasional,” ujar Dr. Ahlis Qoidah Noor dalam sesi wawancara.

Pelaksanaan PKKS di SMK Negeri 10 Semarang melibatkan pengumpulan data dari berbagai pihak, mulai dari guru dan tenaga kependidikan. Metode yang digunakan meliputi analisis dokumen, wawancara mendalam, serta konfirmasi lapangan terhadap berbagai praktik pengelolaan sekolah. Penilaian difokuskan pada delapan standar pendidikan, antara lain standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian. Selama proses berlangsung, penilai aktif menggali informasi dari peserta terkait efektivitas kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola unit pendidikan tersebut.

Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai PKKS sebagai sarana refleksi diri sekaligus pemacu peningkatan kualitas manajerial sekolah. “Saya berterima kasih kepada pengawas pembina dan seluruh pihak yang terlibat. PKKS ini menjadi evaluasi menyeluruh terhadap kinerja saya selama satu tahun memimpin SMK Negeri 10 Semarang. Hasilnya tentu akan kami jadikan dasar untuk peningkatan di masa mendatang,” ungkap Ardan.

Dalam kesempatan itu, Ardan juga memaparkan indeks kebahagiaan warga sekolah terhadap kepemimpinannya. Hasil survei menunjukkan respon positif dari guru dan tenaga kependidikan mengenai layanan dan arah kebijakan sekolah. Selain itu, ditampilkan pula hasil survei kepuasan orang tua terhadap kinerja kepala sekolah, yang memperlihatkan tingkat kepercayaan tinggi terhadap pengelolaan SMK Negeri 10 Semarang. “Data ini menjadi penguat bagi kami untuk terus melakukan perbaikan. Kepuasan warga sekolah dan orang tua adalah indikator penting dalam menjaga kualitas layanan pendidikan,” tambahnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan PKKS di SMK Negeri 10 Semarang berjalan lancar, ditandai dengan diskusi intens dan komunikasi terbuka antara penilai dan pihak sekolah. Hasil penilaian diharapkan mampu memberikan dorongan positif bagi peningkatan mutu pendidikan dan penguatan tata kelola sekolah pada tahun-tahun mendatang.

Penulis : Muhammad Yunan Setyawan, Waka Humas SMK Negeri 10 Semarang

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan