Jumat, 13-03-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Siswa SMKN 1 Tuntang Berpartisipasi Dalam LKTI Cagar Budaya 2025 dengan Kajian Transformasi Pertanian Tradisional

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Prestasi

Semarang — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Cagar Budaya Tahun 2025 pada April lalu. Mengangkat tema “Eksistensi Cagar Budaya atau Objek Diduga Cagar Budaya: Kuno, Kini, Kelak,” lomba ini menjadi ajang bergengsi bagi peserta didik SMA/SMK sederajat untuk mengeksplorasi peninggalan sejarah melalui perspektif ilmiah. Sebanyak 392 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Pelaksanaan lomba dimulai dengan pengumpulan naskah sejak 22 April hingga 15 September 2025. Setelah melalui seleksi ketat, panitia menetapkan 15 besar finalis pada 29 Oktober 2025 dan mengumumkannya secara resmi pada 3 November 2025. Para finalis selanjutnya mengikuti tahap presentasi yang digelar di Pendopo Hotel Dana Solo pada 19 November 2025.

Salah satu peserta yang ikut berpartisipasi adalah Cinta Kiara Widiyanto Putri, siswi kelas XI Busana 2 SMKN 1 Tuntang. Ia menyusun karya tulis berjudul “Pengaruh Cagar Budaya Terhadap Transformasi Sistem Pertanian Tradisional Pada Ketahanan Pangan.” Penelitian tersebut memanfaatkan Museum Pandanaran yang terletak di Jalan Mertokusumo Candirejo, tak jauh dari lingkungan sekolahnya, sebagai objek kajian utama.

Cinta menjelaskan bahwa proses penyusunan karya tulis dilakukan selama kurang lebih tiga bulan. “Saya tertarik mengangkat tema ini karena ingin mengetahui bagaimana cagar budaya tidak hanya menjadi tempat penyimpanan sejarah, tetapi juga berperan dalam perkembangan ketahanan pangan dari masa ke masa,” ujar Cinta saat ditemui setelah sesi presentasi.

Dalam penyusunannya, Cinta tidak bekerja sendiri. Ia dibimbing oleh guru Bahasa Inggris SMKN 1 Tuntang, Nurul Rahmawati, S.Pd., yang memberikan arahan mulai dari penentuan rumusan masalah hingga penyempurnaan naskah. “Cinta menunjukkan ketekunan yang luar biasa. Ia tidak hanya melakukan observasi langsung ke Museum Pandanaran, tetapi juga menggali informasi dari berbagai sumber terpercaya,” tutur Nurul.

Selain observasi lapangan, Cinta juga melakukan wawancara secara online dengan narasumber Bapak Dwi Hartanto, S.S., Ketua Tim Kerja Kesejarahan Museum dan Kepurbakalaan. Wawancara tersebut memberikan informasi mendalam terkait perubahan sistem pertanian yang terdokumentasi di museum. “Saya senang bisa membantu siswa yang punya semangat tinggi mempelajari sejarah lokal dan relevansinya bagi masa kini,” jelas Dwi Hartanto dalam keterangannya.

Keikutsertaan Cinta dalam LKTI Cagar Budaya Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025 disambut bangga oleh pihak sekolah. Kepala SMKN 1 Tuntang Nanang Nurdiyanto, S.Pd., M.Eng menyampaikan apresiasinya. “Semangat untuk ikut menunjukkan bahwa siswa SMK berani berkompetisi di bidang ilmiah. Kami bangga dengan usaha Cinta yang memberikan contoh positif bagi teman-temannya,” ujarnya.

Karya tulis Cinta Kiara Widiyanto Putri dapat diakses melalui tautan berikut:
https://drive.google.com/file/d/1zo7rB082h9F2h1wS3ZHBxEhI0A8SRD3c/view?usp=sharing

Dengan pencapaian tersebut, SMKN 1 Tuntang berharap pelibatan siswa dalam penelitian dan pelestarian sejarah lokal semakin berkembang. “Kami ingin siswa tidak hanya terampil secara vokasional, tetapi juga memiliki wawasan kebudayaan yang kuat,” tutur Nurul Rahmawati, S.Pd. selaku pembimbing.

Kontributor : Nurul Rahmawati, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan