Jumat, 13-03-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMK Negeri Jateng Semarang Lepas Nihongo Partner dari Jepang, Enam Bulan Perkuat Pembelajaran Bahasa dan Budaya

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Semarang, 6 Maret 2026-Suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan mewarnai kegiatan pelepasan Nihongo Partner di SMK Negeri Jawa Tengah di Semarang pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan tersebut menjadi penutup dari program pembelajaran bahasa dan pertukaran budaya Jepang yang berlangsung selama enam bulan, sejak September 2025 hingga Maret 2026, melalui kerja sama dengan The Japan Foundation Jakarta.

Dalam program tersebut, seorang warga Jepang bernama Masanori Nagano hadir sebagai native partner yang mendampingi proses pembelajaran bahasa Jepang di sekolah tersebut. Selama setengah tahun, Masanori tidak hanya membantu siswa mempelajari bahasa Jepang secara langsung dari penutur asli, tetapi juga memperkenalkan berbagai aspek budaya Jepang kepada para siswa.

Acara pelepasan berlangsung di lingkungan SMK Negeri Jateng di Semarang dan dihadiri oleh para guru serta siswa yang selama ini terlibat dalam kegiatan pembelajaran bahasa Jepang. Prosesi pelepasan secara resmi dilakukan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri Jateng, Laely Rohmatin Apriliani, S.Pd.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Masanori Nagano sebagai Nihongo Partner yang telah berkontribusi dalam pembelajaran bahasa Jepang di SMK Negeri Jateng. Kehadiran beliau membuat siswa tidak hanya belajar bahasa Jepang secara akademik, tetapi juga memahami budaya Jepang secara lebih dekat,” ujar Laely Rohmatin Apriliani.

Menurutnya, kehadiran Nihongo Partner membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan kontekstual bagi para siswa.

“Dengan adanya Nihongo Partner, motivasi belajar bahasa Jepang siswa meningkat. Mereka tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga belajar budaya Jepang seperti shadou atau upacara minum teh, memakai pakaian tradisional Jepang yukata, membuat origami, hingga memasak makanan khas Jepang seperti takoyaki,” jelasnya.

Selain itu, siswa SMK Negeri Jateng juga berkesempatan melakukan interaksi lintas budaya dengan siswa dari Jepang melalui pertemuan daring menggunakan Zoom. Mereka berdiskusi dengan siswa dari SMA Ohta Dai Ichi Gakkou serta anggota gerakan pramuka Myoushi 2 Bouiukauto.

Sementara itu, dalam sambutannya, Masanori Nagano menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk belajar dan berbagi pengalaman bersama para siswa di SMK Negeri Jateng.

“Saya sangat berterima kasih kepada SMK Negeri Jateng karena telah menerima saya dengan sangat hangat. Selama enam bulan ini saya merasa sangat senang bisa belajar bersama siswa-siswi di sini, tidak hanya mengajarkan bahasa Jepang tetapi juga belajar banyak hal dari mereka,” ujar Masanori Nagano.

Ia juga mengaku terkesan dengan antusiasme siswa dalam mengikuti berbagai kegiatan sekolah selama program berlangsung.

“Saya ikut dalam banyak kegiatan seperti kegiatan religi, ekstrakurikuler musik, bahkan mengikuti long march bersama siswa sejauh 17 kilometer. Itu pengalaman yang sangat berkesan bagi saya,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Masanori memberikan pesan kepada para siswa agar terus semangat mempelajari bahasa asing karena kemampuan bahasa dapat membuka kesempatan yang lebih luas di masa depan.

“Teruslah belajar bahasa, karena bahasa adalah jendela dunia. Dengan bahasa kita bisa mengenal budaya, bertemu banyak orang dari berbagai negara, dan membuka masa depan yang lebih luas,” pesannya kepada para siswa.

Program Nihongo Partner yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation Jakarta bertujuan memperkuat pembelajaran bahasa Jepang di berbagai sekolah di Indonesia melalui kehadiran penutur asli. Program ini juga menjadi sarana mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Jepang melalui dunia pendidikan.

Acara pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama dan perpisahan hangat antara Masanori Nagano dengan para siswa serta guru SMK Negeri Jateng. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya program enam bulan yang penuh pengalaman dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh keluarga besar sekolah.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan