Jumat, 13-03-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMKN Jateng di Semarang Perkuat Kerja Sama Industri, Kirim Siswa Magang ke PT Nusantara Building Industries

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SMKN Jateng di Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemitraan dengan dunia industri sebagai bagian dari upaya menciptakan lulusan yang siap kerja dan kompeten. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan pemagangan siswa di perusahaan industri. Pada Selasa, 10 Maret 2026, sekolah tersebut secara resmi mengirimkan lima peserta didik untuk mengikuti program pemagangan di PT Nusantara Building Industries yang berlokasi di Kabupaten Demak.

Kegiatan yang bertajuk “Pemagangan Peserta SMK di PT Nusantara Building Industries” ini merupakan bagian dari program kerja sama antara sekolah menengah kejuruan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI). Program tersebut bertujuan menyelaraskan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan nyata di dunia kerja, sehingga siswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis tetapi juga pengalaman praktis di lapangan.

Lima siswa yang mengikuti pemagangan berasal dari beberapa program keahlian di SMKN Jawa Tengah di Semarang. Tiga siswa berasal dari jurusan Teknik Pengelasan (TP), satu siswa dari Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), dan satu siswa dari Teknik Elektronika Industri (TEI). Selama mengikuti program ini, para siswa akan menjalani pelatihan langsung di lingkungan kerja industri dengan bimbingan dari pihak perusahaan serta pengawasan dari pihak sekolah.

Guru pembimbing kegiatan, Ferry Nor Toha, mengatakan bahwa program pemagangan ini merupakan bagian penting dalam implementasi konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri. Menurutnya, siswa perlu mendapatkan pengalaman nyata agar memiliki kesiapan mental dan keterampilan ketika memasuki dunia kerja setelah lulus.

“Melalui program pemagangan ini, siswa tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga memahami budaya kerja, kedisiplinan, serta standar operasional yang berlaku di industri. Pengalaman ini sangat berharga bagi mereka sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya,” ujar Ferry Nor Toha saat mendampingi proses penyerahan peserta magang di Demak, Selasa (10/3/2026).

Penyerahan peserta magang diterima langsung oleh Manajer Operasional PT Nusantara Building Industries, Alexandre Handoyo. Ia menyambut baik kerja sama yang terjalin antara perusahaan dengan SMKN Jawa Tengah di Semarang, karena menurutnya kemitraan dengan sekolah kejuruan dapat membantu industri mendapatkan calon tenaga kerja yang lebih siap dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.

“Kami sangat terbuka untuk bekerja sama dengan SMK, khususnya SMKN Jawa Tengah di Semarang. Program seperti ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal dunia industri secara langsung. Di sisi lain, perusahaan juga dapat melihat potensi calon tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan semangat belajar,” kata Alexandre Handoyo.

Ia menambahkan bahwa dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki sikap kerja yang baik, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja. Oleh karena itu, program pemagangan seperti ini dinilai sangat penting untuk membangun kesiapan tersebut sejak dini.

Kerja sama antara SMK dan industri merupakan strategi kemitraan yang dirancang untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja nyata. Program ini biasanya mencakup berbagai bentuk kolaborasi, seperti sinkronisasi kurikulum, pelaksanaan praktik kerja lapangan atau magang, kehadiran instruktur dari industri di sekolah, hingga pengembangan kelas industri dan penyerapan lulusan.

Salah satu bentuk implementasi nyata dari kerja sama tersebut adalah program Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang, di mana siswa mendapatkan kesempatan untuk menjalani pelatihan kerja langsung di perusahaan. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari di sekolah sekaligus memahami proses produksi, manajemen kerja, dan dinamika dunia industri.

Program kemitraan ini memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Bagi sekolah, kerja sama dengan industri membantu meningkatkan kualitas kurikulum pembelajaran, melengkapi sarana praktik, serta memperluas peluang penyaluran lulusan ke dunia kerja. Sementara bagi industri, kemitraan ini memberikan akses kepada calon tenaga kerja yang telah memiliki keterampilan dasar dan pemahaman tentang standar kerja industri.

Bagi siswa sendiri, pengalaman magang menjadi kesempatan berharga untuk mengasah keterampilan, menumbuhkan kedisiplinan, serta mengenal budaya kerja profesional. Dengan demikian, mereka diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi ketika memasuki pasar kerja setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.

Melalui kegiatan pemagangan di PT Nusantara Building Industries ini, SMKN Jawa Tengah di Semarang berharap para siswa dapat memperoleh pengalaman yang tidak hanya memperkuat kompetensi teknis, tetapi juga membentuk karakter kerja yang profesional. Kerja sama semacam ini diharapkan terus berkembang sehingga mampu mendukung terciptanya lulusan SMK yang benar-benar siap menghadapi tantangan dunia industri.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan