SEMARANG, Jumat (27/3/2026) — Dalam upaya mengenalkan SMKN Jawa Tengah di Semarang kepada masyarakat luas, khususnya satuan pendidikan tingkat SMP/MTs, pihak sekolah menggelar kegiatan sosialisasi secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat pagi mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai sekolah di Jawa Tengah, sementara peserta lainnya turut bergabung melalui siaran langsung YouTube.
Acara dibuka oleh host Liliek Handoko dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan semangat kebangsaan. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme sejak awal hingga akhir.
Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua MKKS SMP Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah sehingga acara ini bisa berlangsung dengan baik,” ujarnya.
Dalam paparannya, Ardan menjelaskan secara komprehensif mengenai visi, misi, dan tujuan SMKN Jateng di Semarang. Ia juga memaparkan berbagai program keahlian unggulan serta jurusan yang tersedia di sekolah tersebut. Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun komunikasi berkelanjutan antara SMKN Jateng di Semarang dengan SMP/MTs di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengembangan pendidikan vokasi.
“Ke depan, kami ingin menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan sekolah-sekolah tingkat SMP/MTs agar informasi terkait pendidikan vokasi dapat tersampaikan dengan baik kepada para siswa,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang disampaikan oleh Zanuar bersama Tim SPMB SMKN Jateng di Semarang. Paparan tersebut disampaikan secara rinci dan sistematis guna mempermudah calon peserta didik dalam memahami alur pendaftaran.
Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan simulasi langsung proses pendaftaran yang dipandu oleh admin SPMB, Maulana. Simulasi ini menjadi salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta karena memberikan gambaran nyata tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat mendaftar.
Dalam kegiatan ini turut bergabung beberapa sekolah sebagai perwakilan SMK Boarding dan Semi Boarding, di antaranya SMKN 2 Wonogiri, SMKN Jateng di Purbalingga, serta SMKN Alian Kebumen. Kehadiran mereka memperkaya informasi yang diterima peserta terkait pilihan pendidikan vokasi berbasis asrama di Jawa Tengah.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai tanggapan positif yang disampaikan selama dan setelah kegiatan berlangsung. Reni, perwakilan dari SMPN 4 Ungaran, mengaku sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. “Alhamdulillah dan terima kasih, dengan sosialisasi melalui Zoom Meeting dan YouTube jadi semakin gamblang dengan profil SMKN Jateng, desil, dan cara pendaftaran. Semoga makin bermanfaat bagi semua, khususnya para guru dan murid SMP,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Lita dari SMP 4 Kertek Wonosobo yang mengapresiasi kejelasan materi yang diberikan. “Terima kasih untuk panitia SPMB SMK Boarding dan Semi Boarding Jateng yang telah memberikan penjelasan tentang mekanisme dan tata cara pendaftaran dengan jelas,” katanya.
Sementara itu, Arika Rini dari MTsN 5 Magelang menyoroti manfaat kegiatan ini dalam membantu siswa menghadapi kendala pendaftaran. “Terima kasih untuk panitia SPMB SMKN Jateng. Dari sosialisasi ini kami jadi lega karena permasalahan dari murid-murid kami dibantu oleh pihak panitia sehingga bisa diusahakan untuk ikut mendaftar,” ujarnya.
Rini, guru dari SMPN 26 Semarang, juga mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. “Terima kasih untuk panitia SPMB SMK boarding Jateng yang telah memberikan penjelasan tentang mekanisme dan tata cara pendaftaran dengan jelas. Banyak hal baru yang saya dapatkan sebagai guru BK sehingga ketika ada pertanyaan dari siswa bisa memberikan jawaban,” tuturnya.
Tak kalah antusias, Fariza Puji dari SMPN 5 Ungaran menyampaikan harapannya agar ke depan kuota penerimaan semakin ditingkatkan. “Sangat membantu dalam hal penjelasan untuk pendaftaran SMK boarding dan non boarding. Ke depannya di tambah kuota SMK non boarding yang berada di daerah Jateng, khususnya Kabupaten Semarang dan sekitarnya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMKN Jateng di Semarang berharap informasi terkait sistem pendidikan, program unggulan, serta mekanisme penerimaan siswa baru dapat tersampaikan secara luas dan jelas kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam menjaring calon peserta didik yang berkualitas serta memperkuat jaringan komunikasi antar jenjang pendidikan di Jawa Tengah.

Beri Komentar