Kamis, 18-06-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Pendaftaran SPMB Dibuka, SMKN Jateng di Semarang Tawarkan Pendidikan Vokasi Gratis dan Berasrama

Diterbitkan : - Kategori : Berita / SPMB

SEMARANG – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK Negeri Jawa Tengah kampus Semarang resmi dibuka. Pendaftaran dimulai pada 13 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 3 April 2026. Calon peserta didik lulusan SMP dari berbagai daerah dapat mengikuti proses pendaftaran secara daring melalui aplikasi resmi di https://boarding.spmb.jatengprov.go.id/.

Program penerimaan siswa baru ini menjadi salah satu kesempatan bagi lulusan SMP yang ingin menempuh pendidikan vokasi dengan sistem pendidikan gratis sekaligus berasrama. Sekolah ini dikenal sebagai salah satu model pendidikan kejuruan yang dirancang untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga karakter dan kesiapan kerja yang kuat.

Kepala SMK Negeri Jawa Tengah kampus Semarang, Ardan Sirodjuddin, menjelaskan bahwa program pendidikan di sekolah tersebut memiliki sejumlah keunggulan yang membedakannya dengan sekolah menengah kejuruan pada umumnya.

“Program pendidikan di SMKN Jateng dirancang untuk membuka akses pendidikan vokasi berkualitas bagi siswa dari berbagai latar belakang. Seluruh kebutuhan dasar siswa difasilitasi secara gratis, mulai dari pendidikan, asrama, konsumsi, hingga perlengkapan sekolah,” ujar Ardan saat ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Ia menambahkan, sistem berasrama menjadi salah satu ciri khas utama sekolah ini. Menurutnya, keberadaan asrama bukan sekadar fasilitas tempat tinggal bagi siswa, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter yang intensif.

“Melalui kehidupan berasrama, siswa belajar hidup disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Mereka juga dilatih menjunjung tinggi nilai integritas, kerja sama, serta etika profesional yang sangat penting ketika nanti memasuki dunia kerja,” jelasnya.

Selain pendidikan gratis dan fasilitas asrama, sekolah ini juga menekankan pada pembelajaran berbasis industri. Kurikulum yang diterapkan disusun dengan melibatkan berbagai mitra industri agar kompetensi yang dimiliki siswa sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Ardan menjelaskan bahwa proses pembelajaran di sekolah tersebut tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan porsi besar pada kegiatan praktik dan proyek nyata yang mencerminkan kondisi di dunia industri.

“Kami menerapkan pembelajaran berbasis industri. Kurikulum disusun bersama mitra industri sehingga siswa terbiasa dengan budaya kerja profesional sejak masih di bangku sekolah. Mereka belajar melalui praktik, proyek riil, dan berbagai kegiatan yang mendekatkan mereka dengan dunia kerja,” katanya.

Menurutnya, pendekatan tersebut bertujuan agar lulusan sekolah tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap bekerja dan beradaptasi dengan lingkungan profesional. Dengan pengalaman praktik yang kuat, siswa diharapkan mampu bersaing di pasar kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain menyiapkan kompetensi teknis, sekolah juga menyediakan program bimbingan karier bagi para siswa. Program ini membantu siswa merencanakan masa depan mereka setelah lulus, baik untuk langsung bekerja maupun melanjutkan pendidikan.

Ardan mengatakan bahwa bimbingan karier tersebut mencakup berbagai kegiatan seperti penguatan keterampilan soft skills, pelatihan kesiapan kerja, hingga pendampingan dalam proses penyaluran kerja melalui jaringan industri yang telah bekerja sama dengan sekolah.

“Kami tidak hanya mendidik siswa selama tiga tahun, tetapi juga mendampingi mereka merencanakan masa depan. Ada program bimbingan karier yang membantu siswa memahami potensi diri, menyiapkan keterampilan kerja, serta membuka peluang penyaluran kerja melalui jejaring industri,” ujarnya.

Dengan berbagai program tersebut, pihak sekolah berharap semakin banyak siswa yang memanfaatkan kesempatan pendidikan vokasi gratis ini. Terlebih, sistem berasrama yang diterapkan memungkinkan pembinaan karakter dilakukan secara lebih intensif dibandingkan sistem sekolah reguler.

Menurut Ardan, pendidikan vokasi yang kuat harus dibangun tidak hanya dari keterampilan teknis, tetapi juga dari karakter yang kokoh. Oleh karena itu, keseimbangan antara kompetensi, disiplin, dan nilai-nilai kehidupan menjadi fondasi utama pendidikan di sekolah tersebut.

Ia pun mengajak para lulusan SMP untuk memanfaatkan kesempatan pendaftaran SPMB tahun ini dan bergabung bersama sekolah tersebut.

“Bagi para siswa lulusan SMP yang ingin mendapatkan pendidikan vokasi berkualitas dengan fasilitas lengkap dan pembinaan karakter yang kuat, kami mengundang untuk bergabung bersama SMKN Jateng di Semarang. Mari menjadi bagian dari Sekolah Sang Juara,” kata Ardan.

Pendaftaran SPMB dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi yang telah disediakan. Calon peserta didik cukup mengakses laman pendaftaran, membuat akun, dan mengikuti tahapan seleksi yang telah ditetapkan.

Dengan dibukanya pendaftaran ini, diharapkan semakin banyak siswa dari berbagai daerah dapat mengakses pendidikan vokasi berkualitas yang tidak hanya menyiapkan keterampilan kerja, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

1 Komentar

Risma Dwi Handayani
Kamis, 2 Apr 2026

Saya ingin menjadi bagian dari anak berkarakter, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan serta, membanggakan orang tua

Reply

Beri Komentar

Balasan