Jumat, 13-03-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Dua Puluh Empat Tahun Cinta yang Terus Bertumbuh

Diterbitkan : Rabu, 31 Desember 2025

Hari ini adalah hari yang istimewa, hari ketika waktu berhenti sejenak untuk memberi ruang bagi rasa syukur yang paling dalam. Tepat dua puluh empat tahun lalu, kita mengikat janji untuk berjalan beriringan, dan sejak saat itu hidup seolah memiliki arah yang lebih jelas. Dua puluh empat tahun bukan sekadar hitungan usia perkawinan, melainkan sebuah journey panjang yang dipenuhi cerita, tawa, air mata, dan pelajaran berharga tentang makna kebersamaan. Di setiap langkah yang kita tempuh, aku selalu bersyukur karena di sisiku ada kamu, yang setia menemani tanpa syarat.

Aku masih mengingat masa-masa awal kita bersama, ketika dunia terasa begitu luas dan masa depan penuh tanda tanya. Kita memulai segalanya dengan sederhana, membawa mimpi yang mungkin belum sepenuhnya matang, namun dibungkus oleh keyakinan bahwa cinta mampu menuntun kita. Ada hari-hari penuh harap, ada pula saat-saat di mana keraguan mencoba menyelinap. Namun justru di sanalah aku belajar bahwa cinta bukan tentang ketiadaan masalah, melainkan tentang keberanian untuk tetap tinggal dan berjuang bersama.

Perjalanan panjang ini tentu tidak selalu mudah. Kita pernah dihadapkan pada tantangan yang menguji kesabaran, pada keadaan yang menuntut pengorbanan, dan pada pilihan-pilihan yang tidak selalu menyenangkan. Ada lelah yang tak terucap, ada kecewa yang harus dipendam, dan ada doa-doa sunyi yang hanya kita dan Tuhan yang tahu. Tetapi setiap kali badai datang, kita memilih untuk saling menggenggam, bukan saling melepaskan. Komitmen yang kita tanamkan sejak awal menjadi akar yang membuat hubungan ini tetap kokoh, meski angin kehidupan berembus kencang.

Dalam setiap fase kehidupan yang kita lalui, aku menyadari satu hal penting: kamu bukan hanya istriku, tetapi juga sahabat terbaik yang selalu ada saat aku membutuhkan tempat bersandar. Terima kasih sudah mendampingi selama ini, dalam tawa maupun air mata, dalam keberhasilan maupun kegagalan. Terima kasih telah menjadi pendengar yang setia, penenang di kala gelisah, dan penguat di saat aku hampir menyerah. Kehadiranmu adalah cahaya yang membuat jalan terasa lebih terang, bahkan ketika hari-hari terasa gelap.

Aku berterima kasih atas cinta yang kamu berikan tanpa banyak tuntutan, atas kesetiaan yang kamu jaga dengan ketulusan, dan atas pengorbanan-pengorbanan kecil yang sering kali luput dari perhatian. Kamu telah menjalani begitu banyak peran dengan penuh keikhlasan—sebagai pasangan hidup, sebagai sahabat, dan sebagai bagian terpenting dari rumah yang kita bangun bersama. Dalam diam, kamu mengajarkanku arti kesabaran. Dalam sikapmu, aku belajar tentang keteguhan hati.

Cinta kita, bagiku, adalah keajaiban yang terus bertumbuh seiring waktu. Ia tidak layu dimakan usia, justru semakin dalam dan bermakna. Cintaku padamu seperti bunga yang terus mekar meski musim berganti, atau seperti bintang di langit malam yang setia bersinar tanpa pernah meminta pujian. Bahkan ketika kata-kata terasa kurang mampu menggambarkan rasa, hatiku selalu tahu bahwa kamu adalah pilihan yang tidak pernah salah. Cintaku padamu tak pernah berkurang, justru semakin luas, seperti laut yang tak bertepi.

Ada keindahan tersendiri dalam mencintai seseorang selama puluhan tahun. Kita tidak lagi mencari kesempurnaan, melainkan menerima satu sama lain dengan segala kelebihan dan kekurangan. Kita belajar bahwa cinta sejati bukan tentang hal-hal besar yang menggetarkan dunia, tetapi tentang perhatian kecil yang dilakukan dengan konsisten. Tentang hadir, tentang peduli, dan tentang memilih satu sama lain setiap hari, tanpa ragu.

Menatap masa depan, hatiku dipenuhi harapan dan doa. Semoga di tahun-tahun mendatang kita terus diberi kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan untuk menjalani hidup bersama. Aku berharap kita bisa terus menua berdampingan, menyaksikan waktu berjalan dengan senyum, dan tetap menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana. Semoga cinta ini tetap hangat, tetap hidup, dan tetap menjadi rumah bagi kita berdua hingga akhir hayat. Forever tidak lagi terasa sebagai kata yang jauh, melainkan janji yang kita rawat setiap hari.

Pada akhirnya, aku ingin menutup tulisan ini dengan rasa yang paling tulus. Selamat ulang tahun perkawinan ke-24, istriku tercinta. Terima kasih telah menjadi bagian terindah dalam hidupku. Aku mungkin tidak selalu sempurna, tetapi aku berjanji akan terus mencintaimu dengan cara terbaik yang aku bisa, hari ini, esok, dan selamanya.

Penulis : Ardan Sirodjuddin

8 Komentar

Sairan
Rabu, 31 Des 2025

Wow… Selamat yaa pak. Semoga romantis terus

Balas
Ribka Tri Muryani
Rabu, 31 Des 2025

Selamat ulang tahun pernikahan yang ke 24 tahun pak Ardan, tetap setia sama istri tercinta kiranya berkat kesehatan dan kesuksesan selalu di limpahkan dalam keluarga. Amin.🙏

Balas
Eni Supriyati
Rabu, 31 Des 2025

Selamat ulang tahun pernikahan ke 24 pak Ardan, semoga semakin kuat ikatan cinta bapak dan keluarga , langgeng dan keluarga sakinah mawadah warohmah.aamiin

Balas
Dwi Rahayu
Rabu, 31 Des 2025

Happy 24th Anniversary buat Bpk Ardan..Semoga selalu sehat sukses dan selalu bahagia bersama istri tercinta..aamiin

Balas
We' Uning
Kamis, 1 Jan 2026

Bus Damri menjadi saksi perjuangan mengejar cinta sejati… 😎

Selamat ya pa’D Ardan dan bu’D Wiwik… Semoga semakin sakinah mawaddah warohmah… 🥰

Balas
Indri
Sabtu, 3 Jan 2026

Semoga bahagia selslu

Balas

Beri Komentar

Tinggalkan Balasan ke Sairan Batalkan balasan