YOGYAKARTA-Sebanyak 23 siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri (TEI) SMKN Jateng di Semarang mengikuti kegiatan Outing Class (Pembelajaran Industri) di CV. Mataram Karya, Condong Catur, Yogyakarta, Selasa, 15 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia industri sekaligus memperkuat pemahaman peserta didik terhadap kompetensi yang dibutuhkan di lingkungan kerja.
Pelaksanaan Outing Class (Pembelajaran Industri) Jurusan TEI SMKN Jateng di Semarang di CV. Mataram Karya Yogyakarta memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melihat secara langsung aktivitas dan lingkungan kerja industri. Tidak sekadar berkunjung, kegiatan tersebut diarahkan menjadi pengalaman pembelajaran yang memungkinkan siswa menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah dengan kondisi nyata di dunia kerja.
Selama berada di CV. Mataram Karya, para siswa memperoleh gambaran mengenai bagaimana lingkungan industri bekerja secara profesional. Peserta didik dapat mengamati penggunaan peralatan dan teknologi, memahami alur proses kerja dan produksi, serta mengenal berbagai standar yang diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan. Pengalaman tersebut menjadi pelengkap penting bagi pembelajaran yang selama ini berlangsung di ruang kelas dan laboratorium sekolah.
Bagi siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri, pengalaman belajar secara langsung di lingkungan industri memiliki nilai penting. Kompetensi teknis yang dipelajari di sekolah perlu disertai pemahaman mengenai bagaimana kompetensi tersebut diterapkan dalam pekerjaan sebenarnya. Melalui kegiatan outing class, siswa dapat melihat bahwa kemampuan di bidang elektronika industri tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teori dan penggunaan peralatan, tetapi juga dengan ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, keselamatan kerja, dan kemampuan beradaptasi.
Ketua Jurusan TEI SMKN Jateng di Semarang, Pandu Fatoni, mengatakan bahwa pembelajaran langsung di lingkungan industri membantu peserta didik memahami hubungan antara materi pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja.
“Pembelajaran secara langsung di lingkungan industri sangat penting karena membantu peserta didik menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik dan kebutuhan nyata di dunia kerja,” ujar Pandu Fatoni.
Menurut Pandu, pengalaman tersebut juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal berbagai aspek yang tidak selalu dapat diperoleh secara utuh melalui pembelajaran di sekolah. Selain kompetensi teknis, peserta didik perlu memahami karakter dan budaya kerja yang menjadi bagian penting dalam kehidupan profesional.
“Peserta didik dapat memperoleh wawasan mengenai kompetensi, kedisiplinan, tanggung jawab, keselamatan kerja, komunikasi, serta sikap profesional yang harus dimiliki ketika memasuki dunia industri,” lanjutnya.
Kegiatan Outing Class (Pembelajaran Industri) di CV. Mataram Karya juga menjadi ruang bagi siswa untuk membangun cara pandang yang lebih realistis mengenai dunia kerja. Lingkungan industri memiliki tuntutan yang berbeda dengan lingkungan sekolah. Setiap pekerjaan memiliki prosedur, target, standar kualitas, serta tanggung jawab yang harus dijalankan secara konsisten. Dengan melihat proses tersebut secara langsung, siswa diharapkan mampu memahami bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh sikap dan kebiasaan kerja yang positif.
Pembelajaran berbasis pengalaman seperti ini sekaligus dapat membantu sekolah memperoleh gambaran mengenai kebutuhan kompetensi di lapangan. Masukan dan pengalaman yang diperoleh dari dunia industri dapat menjadi bahan refleksi untuk terus mengembangkan pembelajaran di sekolah agar semakin relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Bagi peserta didik, kunjungan ke CV. Mataram Karya Yogyakarta bukan hanya menjadi kegiatan di luar sekolah. Pengalaman tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, mengembangkan rasa ingin tahu, dan menumbuhkan motivasi untuk mempersiapkan masa depan. Siswa dapat melihat secara lebih dekat bagaimana kompetensi yang mereka pelajari di Jurusan TEI memiliki keterkaitan dengan berbagai pekerjaan dan bidang industri.
SMK sebagai lembaga pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam mempersiapkan lulusan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Karena itu, pembelajaran tidak cukup hanya dilakukan melalui teori di dalam kelas. Interaksi dengan dunia industri menjadi salah satu pengalaman yang dapat memperkaya proses pendidikan sekaligus membantu peserta didik memahami standar kompetensi yang akan mereka hadapi setelah menyelesaikan pendidikan.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, pihak SMKN Jateng di Semarang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada CV. Mataram Karya Yogyakarta yang telah menerima serta memberikan kesempatan kepada 23 peserta didik Jurusan TEI untuk belajar dan mengenal lingkungan industri secara langsung. Kerja sama dan keterlibatan dunia industri dalam proses pembelajaran diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi sekolah, peserta didik, maupun dunia kerja.
Kegiatan Outing Class (Pembelajaran Industri) Jurusan TEI SMKN Jateng di Semarang di CV. Mataram Karya Yogyakarta pada 15 September 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman sesaat. Pengetahuan dan wawasan yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk meningkatkan kompetensi, membangun karakter kerja, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan setelah lulus.
Melalui kegiatan pembelajaran industri yang dilakukan secara berkelanjutan, siswa SMK diharapkan semakin memahami bahwa proses pendidikan memiliki hubungan erat dengan kebutuhan kehidupan nyata. Dunia kerja, perkembangan teknologi, dan tuntutan profesionalisme terus berubah. Karena itu, pengalaman belajar langsung seperti Outing Class menjadi salah satu cara untuk membuka wawasan peserta didik sekaligus mendorong mereka menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, bertanggung jawab, dan siap melanjutkan perjalanan menuju dunia kerja maupun pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Beri Komentar