Rabu, 29-04-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Sepuluh Siswa SMKN Jateng di Semarang Ikuti Sertifikasi Kompetensi Elektronika Industri

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG-Sebanyak sepuluh siswa mengikuti kegiatan Sertifikasi Kompetensi Murid Teknik Elektronika Industri yang diselenggarakan pada 21 April 2026 di Tempat Uji Kompetensi (TUK) SMKN 4 Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan SMK, khususnya di bidang elektronika industri.

Pelaksanaan sertifikasi ini melibatkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 SMKN 4 Semarang sebagai pihak penguji dengan skema uji Perakit Rangkaian Elektronika. Para peserta atau asesi diuji berdasarkan standar kompetensi kerja yang telah ditetapkan, mulai dari kemampuan membaca rangkaian, merakit komponen, hingga memastikan hasil kerja sesuai spesifikasi teknis. Kegiatan ini berlangsung intensif dalam satu hari dengan pengawasan asesor kompeten yang memastikan setiap proses berjalan sesuai prosedur.

Guru pendamping kegiatan, Pandu Fatoni, menyampaikan bahwa sertifikasi ini menjadi langkah penting bagi siswa untuk mengukur kemampuan mereka secara objektif. Ia menegaskan bahwa pengalaman mengikuti uji kompetensi memberikan gambaran nyata tentang tuntutan dunia kerja. “Melalui sertifikasi ini, siswa tidak hanya diuji secara teori, tetapi juga praktik langsung. Ini menjadi bekal penting agar mereka lebih siap menghadapi kebutuhan industri,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri siswa. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan uji, mulai dari persiapan alat hingga proses perakitan rangkaian elektronika. Sertifikat kompetensi yang diperoleh nantinya diharapkan dapat menjadi nilai tambah saat mereka memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala SMKN Jawa Tengah di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan. Ia menilai program ini sangat strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK. “Terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah atas bantuannya sehingga murid SMKN Jateng di Semarang bisa mengikuti sertifikasi kompetensi,” ungkapnya.

Menurut Ardan, sertifikasi kompetensi menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kesiapan lulusan SMK. Dengan adanya pengakuan resmi dari lembaga sertifikasi, siswa memiliki bukti konkret atas kemampuan yang dimiliki. Hal ini sejalan dengan kebutuhan dunia industri yang semakin menuntut tenaga kerja terampil dan bersertifikat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sekolah akan terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga sertifikasi dan dunia usaha. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pelaksanaan sertifikasi di TUK SMKN 4 Semarang ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah, sekolah, dan lembaga sertifikasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Dengan adanya program ini, siswa SMK tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga pengakuan kompetensi yang dapat meningkatkan peluang mereka di dunia kerja.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa di masa mendatang, sehingga semakin banyak lulusan SMK yang memiliki standar kompetensi yang diakui secara profesional.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan