Semarang — Satuan pendidikan SMKN Jateng di Semarang turut ambil bagian dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas yang digelar bersama jajaran pemerintah dan aparat keamanan Kota Semarang pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Semarang Utara ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemangku kebijakan, aparat, dan masyarakat, termasuk kalangan pelajar, dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Acara tersebut dihadiri dan diisi sambutan oleh Agustina Wilujeng Pramestuti, Kapolrestabes Kota Semarang Heri Wahyudi, serta Dandim Kota Semarang Priyo Handoyo. Kehadiran siswa dan perwakilan sekolah dalam forum ini menjadi sorotan tersendiri sebagai bentuk pelibatan generasi muda dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan sebagai fondasi utama pembangunan kota. Ia menyebutkan bahwa Kota Semarang saat ini berkembang sebagai kota pariwisata sekaligus dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional hingga internasional. “Kepercayaan ini harus kita jaga bersama. Ketertiban dan keamanan masyarakat menjadi kunci agar Kota Semarang tetap dipercaya dan nyaman bagi semua pihak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agustina juga menyoroti pentingnya keterlibatan dunia pendidikan dalam upaya preventif terhadap perilaku negatif di kalangan generasi muda. Menurutnya, kehadiran satuan pendidikan dalam forum seperti Ngopi Kamtibmas dapat menjadi langkah strategis untuk menekan tren kenakalan remaja. “Kami berharap siswa yang hadir tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga agen perubahan yang mampu membawa nilai-nilai positif di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Kota Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi menjelaskan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan wadah komunikasi dua arah antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang untuk menyerap aspirasi dan masukan terkait kondisi keamanan di lapangan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengarkan langsung apa yang dirasakan masyarakat, termasuk dari kalangan pelajar, sehingga langkah-langkah yang diambil bisa lebih tepat sasaran,” ungkapnya.
Dari sisi pertahanan wilayah, Dandim Kota Semarang Kolonel Inf Priyo Handoyo mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menyebutkan beberapa sarana yang dapat digunakan, seperti layanan Libas, grup siaga bencana, serta kanal pelaporan lainnya. “Masyarakat tidak perlu ragu untuk menggunakan fasilitas yang ada ketika menemukan potensi gangguan keamanan. Partisipasi aktif ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Keterlibatan pelajar dalam kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari internal sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN Jateng di Semarang, Liliek Handoko, menilai kegiatan Ngopi Kamtibmas memberikan pengalaman berharga bagi siswa. Ia menyebut forum ini membuka wawasan siswa tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memberikan kesempatan untuk memahami peran aparat secara langsung.
“Kegiatan ini sangat baik sekali karena siswa dapat terlibat langsung mendengarkan dialog terkait ketertiban dan keamanan. Harapannya siswa yang ikut dapat menjadi motor untuk menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekolah dan asrama,” ujar Liliek.
Menurutnya, pendekatan dialogis seperti ini efektif dalam membangun kesadaran kolektif di kalangan pelajar. Dengan terlibat langsung dalam forum bersama pemerintah dan aparat, siswa tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi juga subjek yang aktif berkontribusi dalam menjaga lingkungan.
Kegiatan Ngopi Kamtibmas di Aula Kecamatan Semarang Utara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor, termasuk dunia pendidikan, memiliki peran penting dalam menciptakan stabilitas sosial. Melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan generasi muda, diharapkan Kota Semarang dapat terus berkembang sebagai kota yang aman, tertib, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Beri Komentar