SEMARANG – Siswa SMKN Jateng di Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga. Gading Terry Sulaksana, siswa kelas XI Teknik Pemesinan (TP), meraih Juara 2 kategori Junior -55 kg dalam Kejuaraan Karate Pelajar Kabupaten Semarang Open. Prestasi lainnya diraih Irsyad Shibra, siswa kelas XI TP, yang berhasil meraih Juara 3 Semarang Utara Fun Run Tahun 2026. Penghargaan kepada para siswa berprestasi tersebut disampaikan seusai upacara bendera pada Senin, 12 Oktober 2026, di SMKN Jateng di Semarang.
Pencapaian ini menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga besar SMKN Jateng di Semarang. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa murid sekolah kejuruan memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik serta keterampilan kejuruan, tetapi juga dalam olahraga yang menuntut kedisiplinan, ketekunan, dan semangat pantang menyerah.
Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., menyambut gembira capaian para siswa. Ia mengapresiasi kerja keras murid yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi dan mengajak seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri.
“Prestasi ini patut kita syukuri dan apresiasi. Saya mengajak seluruh siswa untuk terus bersemangat mengembangkan potensi, berlatih dengan disiplin, dan meraih prestasi di berbagai bidang sehingga dapat mengharumkan nama SMKN Jateng di Semarang,” ujar Ardan.
Prestasi di bidang bela diri diraih Gading Terry Sulaksana, siswa kelas XI TP, yang berhasil menempati posisi Juara 2 kategori Junior -55 kg pada Kejuaraan Karate Pelajar Kabupaten Semarang Open. Capaian ini menjadi bukti bahwa proses latihan, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi persaingan merupakan bagian penting dalam perjalanan seorang atlet pelajar.
Karate bukan sekadar olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik. Cabang bela diri ini juga menuntut konsentrasi, ketepatan teknik, pengendalian diri, serta kemampuan mengambil keputusan dalam waktu singkat. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pembentukan karakter murid SMK yang diharapkan mampu bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan tetap tenang ketika menghadapi tantangan.
Keberhasilan Gading meraih posisi kedua menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengikuti kompetisi dan terus meningkatkan kemampuan. Prestasi tersebut juga memperlihatkan pentingnya keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan pengembangan bakat di luar pembelajaran kelas.
Selain prestasi karate, siswa SMKN Jateng di Semarang juga menunjukkan kemampuan dalam olahraga lari. Irsyad Shibra dari kelas XI TP berhasil meraih Juara 3 dalam Semarang Utara Fun Run Tahun 2026.
Pencapaian Irsyad menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang bagi murid untuk menguji kemampuan, membangun kebugaran, serta mengembangkan mental kompetitif yang sehat. Untuk mencapai hasil yang baik dalam perlombaan lari, peserta membutuhkan latihan teratur, pengaturan stamina, konsistensi, dan kemampuan menjaga fokus hingga mencapai garis akhir.
Prestasi tersebut diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk menjalani gaya hidup aktif dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari kebiasaan positif. Semangat yang dibangun melalui olahraga juga dapat mendukung aktivitas belajar, praktik kejuruan, dan persiapan memasuki dunia kerja.
Selain Gading Terry Sulaksana dan Irsyad Shibra, sejumlah siswa SMKN Jateng di Semarang juga tercatat dalam daftar peringkat Semarang Utara Fun Run Tahun 2026. Capaian mereka menambah semarak prestasi olahraga yang diraih murid sekolah tersebut.
Berdasarkan data yang disampaikan sekolah, Bryska Sendi dari kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) menempati urutan keempat. Posisi kelima diraih Muhammad Baskara dari kelas XI TP, disusul Revan Hidayat dari kelas XI TP di urutan keenam dan Bagyo Ilham dari kelas XI TITL di urutan ketujuh.
Berikutnya, Prasetio Firmansyah dari kelas XI TP menempati urutan kedelapan, Leo Ananda dari kelas XI TP berada di urutan kesembilan, dan Muhammad Huda dari kelas XI Teknik Elektronika Industri (TEI) menempati urutan kesepuluh.
Sementara itu, Vebian Rafael dari kelas XI Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP) berada di urutan kesebelas. Naufal Ainur Ridha dari kelas XI TP menempati urutan kedua belas, sedangkan Aria Pratama dari kelas XI Teknik Kendaraan Ringan (TKR) berada di urutan ketiga belas.
Keterlibatan para siswa tersebut memperlihatkan antusiasme murid dalam mengikuti kegiatan olahraga dan menguji kemampuan diri. Meskipun hasil yang diperoleh berbeda-beda, keberanian untuk berpartisipasi, kesediaan berlatih, dan kemauan menyelesaikan kompetisi merupakan pengalaman berharga dalam membentuk karakter.
Pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi dilaksanakan seusai upacara bendera pada Senin, 12 Oktober 2026. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memberikan pengakuan atas usaha dan pencapaian murid sekaligus menumbuhkan motivasi bagi siswa lainnya.
Apresiasi di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membangun budaya berprestasi. Ketika usaha dan pencapaian murid mendapatkan perhatian, mereka diharapkan semakin terdorong untuk mempertahankan semangat belajar, meningkatkan kemampuan, dan berani mencoba tantangan baru.
Bagi SMKN Jateng di Semarang, prestasi olahraga juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, tanggung jawab, dan ketekunan yang dipelajari melalui kompetisi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan pembelajaran kejuruan.
Kepala sekolah mengajak para siswa agar tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang telah diraih. Prestasi hendaknya menjadi pijakan untuk terus berkembang, memperbaiki kekurangan, dan menetapkan target yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.
Prestasi Gading Terry Sulaksana dalam kejuaraan karate dan keberhasilan Irsyad Shibra dalam Semarang Utara Fun Run 2026 menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan potensi murid secara menyeluruh.
Pendidikan di SMK tidak hanya bertujuan membekali siswa dengan kompetensi sesuai program keahlian, tetapi juga membentuk karakter yang diperlukan untuk menghadapi kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja. Melalui kegiatan olahraga, siswa belajar menghargai proses, mengelola emosi, menghadapi tekanan, serta menerima hasil kompetisi dengan sikap sportif.
Semangat tersebut sejalan dengan harapan agar lulusan SMKN Jateng di Semarang menjadi generasi yang kompeten, tangguh, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan. Kemampuan teknis yang disertai karakter kuat menjadi bekal penting bagi siswa dalam menempuh pendidikan lanjutan, memasuki dunia kerja, maupun mengembangkan potensi di bidang lain.
Prestasi yang diraih para siswa diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkarya dan berkompetisi secara sehat. Dengan dukungan sekolah, guru, dan lingkungan yang positif, setiap murid memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat serta memberikan kontribusi terbaiknya.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa prestasi bukan hanya tentang menjadi juara, melainkan juga tentang proses belajar, keberanian mencoba, dan konsistensi memperbaiki diri. SMKN Jateng di Semarang terus mendorong murid untuk menjadikan setiap kesempatan sebagai langkah menuju masa depan yang lebih baik serta mengharumkan nama sekolah melalui prestasi di berbagai bidang.

Beri Komentar