SEMARANG – Agung Putra University menggelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru bagi seluruh siswa kelas XII SMKN Jawa Tengah di Semarang pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN Jawa Tengah Semarang tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan berbagai peluang pendidikan tinggi sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar mampu mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.
Sosialisasi diikuti oleh seluruh siswa kelas XII, guru pendamping, serta jajaran manajemen sekolah. Dalam kegiatan tersebut, Agung Putra University menghadirkan Dekan Fakultas Sosial Humaniora, Dr. Erwin, S.H., M.H., M.Kn., sebagai narasumber utama, didampingi sejumlah dosen, yakni Lakna Tulas’un, S.Sos., M.I.Kom. dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Erna Setyaningsih, SST., M.Tr.Keb. dari Program Studi Kebidanan, serta Dr. Junaedi, S.H., M.H. dari Program Studi Hukum.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa memperoleh gambaran komprehensif mengenai dunia pendidikan tinggi, mulai dari profil kampus, pilihan program studi, peluang beasiswa, hingga prospek karier yang dapat diraih setelah lulus. Tidak hanya itu, peserta juga diajak memahami pentingnya meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI).
Dalam paparannya, Dr. Erwin memperkenalkan Agung Putra University sebagai Futuristic Green Campus yang mengintegrasikan pendidikan, teknologi, inovasi, serta kebutuhan dunia industri. Menurutnya, perguruan tinggi tidak lagi hanya menjadi tempat memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kompetensi, karakter, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Berbagai program studi unggulan turut diperkenalkan kepada para siswa, di antaranya Hukum, Manajemen, Ilmu Komunikasi, Kebidanan, Bioteknologi, dan Biomedis. Seluruh program studi tersebut dijelaskan memiliki keterkaitan dengan berbagai kompetensi yang telah dimiliki siswa SMK sehingga memberikan kesempatan luas bagi lulusan vokasi untuk melanjutkan pendidikan sesuai minat maupun kebutuhan dunia kerja.
Selain mengenalkan program studi, tim Agung Putra University juga memaparkan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, mulai dari beasiswa pendidikan, kegiatan organisasi kemahasiswaan, penelitian, hingga kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan akademik maupun nonakademik sebagai bekal menghadapi persaingan global.
Dr. Erwin menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya pendidikan tinggi sebagai investasi masa depan. Menurutnya, perubahan yang terjadi akibat digitalisasi dan perkembangan teknologi telah mengubah kebutuhan dunia kerja secara signifikan sehingga lulusan SMK perlu terus meningkatkan kompetensinya.
“Perkembangan teknologi, digitalisasi, dan kecerdasan buatan telah mengubah kebutuhan dunia kerja secara signifikan. Oleh karena itu, lulusan SMK tidak hanya dituntut memiliki keterampilan teknis, tetapi juga harus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dr. Erwin.
Ia menambahkan bahwa latar belakang pendidikan kejuruan justru menjadi modal yang sangat baik bagi para siswa untuk terus berkembang melalui pendidikan tinggi.
“Kami berharap para siswa tidak membatasi mimpi mereka hanya karena jurusan yang dipilih saat SMK. Justru keterampilan yang telah dimiliki menjadi modal untuk berkembang lebih jauh melalui pendidikan tinggi. Agung Putra University hadir untuk membentuk lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi inovator, pemimpin, dan pencipta lapangan pekerjaan di masa depan,” katanya.
Lebih lanjut, Dr. Erwin menjelaskan bahwa Agung Putra University berkomitmen menghadirkan sistem pembelajaran berbasis praktik, riset, inovasi, serta kolaborasi dengan dunia industri. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi kunci agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus mampu beradaptasi terhadap perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti sesi pemaparan maupun diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan disampaikan seputar pemilihan program studi, peluang beasiswa, prospek pekerjaan setelah lulus, hingga kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja di era transformasi digital. Suasana diskusi yang komunikatif mencerminkan tingginya minat para siswa untuk memperoleh informasi mengenai pendidikan tinggi sebagai kelanjutan setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.
Kepala SMKN Jawa Tengah di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Agung Putra University atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi di lingkungan sekolah memberikan wawasan baru sekaligus motivasi bagi para siswa dalam merancang masa depan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Agung Putra University yang telah hadir dan memberikan ilmu serta wawasan yang sangat bermanfaat kepada anak-anak SMKN Jawa Tengah di Semarang. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi siswa untuk mengenal berbagai peluang melanjutkan pendidikan tinggi sehingga mereka semakin percaya diri dalam menentukan pilihan karier maupun pendidikan setelah lulus nanti,” ungkap Ardan Sirodjuddin.
Ia berharap sinergi antara SMKN Jawa Tengah di Semarang dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat melalui berbagai program edukatif sehingga semakin banyak lulusan SMK yang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun global.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Agung Putra University tidak hanya memperkenalkan kampus dan program studinya, tetapi juga menanamkan semangat kepada generasi muda untuk terus belajar, berinovasi, serta memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang dalam membangun masa depan. Kolaborasi antara dunia pendidikan menengah vokasi dan perguruan tinggi diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang kompeten, adaptif, serta mampu menjawab tantangan revolusi industri dan transformasi digital di masa mendatang.

Beri Komentar