SEMARANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMKN Jawa Tengah di Semarang. Arsyavin Najafi Al Faqih berhasil meraih Juara 3 dalam kategori English Speech pada ajang National Contest In the First English National Competition yang diselenggarakan Politeknik Bumi Akpelni Semarang, Kamis, 20 Agustus 2026.
Pencapaian tersebut menjadi kabar membanggakan bagi keluarga besar SMKN Jawa Tengah di Semarang. Arsyavin tampil sebagai salah satu perwakilan sekolah dalam kompetisi yang mempertemukan peserta dari berbagai sekolah. Melalui kemampuan berpidato dalam bahasa Inggris, ia mampu menunjukkan kualitas, keberanian, serta kemampuan komunikasi yang mengantarkannya meraih posisi ketiga tingkat Nasional.
Kompetisi tersebut digelar oleh Politeknik Bumi Akpelni Semarang sebagai bagian dari National Contest In the First English National Competition. Kegiatan ini menjadi salah satu ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus mengasah kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan publik, serta keterampilan menyampaikan gagasan secara terstruktur.
Pada kategori English Speech Contest, sebanyak 23 peserta ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Para peserta berkompetisi menyampaikan pidato berbahasa Inggris dengan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri. Persaingan yang berlangsung ketat menjadi tantangan tersendiri bagi setiap peserta untuk mampu tampil meyakinkan, baik dari sisi penguasaan materi, penyampaian, artikulasi, ekspresi, maupun kepercayaan diri.
Di tengah persaingan tersebut, Arsyavin Najafi Al Faqih mampu menunjukkan penampilan yang optimal. Siswa SMKN Jawa Tengah di Semarang itu berhasil mengungguli sejumlah peserta lainnya hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara 3 English Speech tingkat Nasional.
Prestasi tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi Arsyavin, tetapi juga membawa nama baik SMKN Jawa Tengah di Semarang. Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan keterampilan berbahasa asing di lingkungan sekolah dapat memberikan hasil positif ketika dipadukan dengan kerja keras, latihan yang konsisten, serta keberanian untuk tampil dalam kompetisi.
Dalam mengikuti perlombaan, Arsyavin mendapatkan pendampingan dari guru pembimbing, Ferry Nor Toha, S.Pd.,Gr. Kehadiran guru pendamping menjadi bagian penting dalam proses persiapan siswa, mulai dari memberikan arahan, mendukung kesiapan materi, hingga memberikan motivasi agar siswa mampu tampil percaya diri di hadapan para juri.
Bagi sekolah, keberhasilan Arsyavin menjadi momentum untuk terus mendorong siswa agar berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai ajang kompetisi. Prestasi di bidang English Speech juga dinilai memiliki nilai strategis karena kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris semakin dibutuhkan dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja yang semakin terbuka dan kompetitif.
Kepala SMKN Jawa Tengah di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., menyambut antusias pencapaian yang diraih Arsyavin. Ia mengapresiasi kerja keras siswa dan pendampingan guru yang telah mengantarkan sekolah kembali menorehkan prestasi dalam ajang kompetisi tingkat nasional.
“Terima kasih kepada guru pembimbing. Mari terus tingkatkan prestasi. SMKN Jateng di Semarang, Sang Juara,” ujar Ardan Sirodjuddin.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi seluruh warga sekolah untuk menjadikan prestasi Arsyavin sebagai motivasi bersama. Menurut semangat yang dibangun sekolah, keberhasilan seorang siswa diharapkan tidak berhenti pada pencapaian individu, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani berkompetisi dan mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang diminati.
Ajang English Speech juga memberikan pengalaman berharga bagi Arsyavin. Kompetisi semacam ini tidak hanya mengukur kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga melatih keberanian, ketenangan, kemampuan berpikir, serta kecakapan menyampaikan pesan kepada audiens. Pengalaman tampil dalam kompetisi tingkat provinsi menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan akademik maupun nonakademik pada masa mendatang.
Keberhasilan meraih Juara 3 di tengah 23 peserta English Speech Contest menunjukkan bahwa Arsyavin mampu bersaing di tingkat nasional. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa kesempatan untuk berprestasi dapat diraih melalui proses persiapan yang serius dan dukungan lingkungan pendidikan yang positif.
Bagi SMKN Jawa Tengah di Semarang, capaian tersebut menjadi tambahan energi untuk terus membangun budaya berprestasi. Sekolah tidak hanya berupaya mengembangkan kemampuan siswa dalam bidang akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk mengasah keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan berkompetisi.
National Contest In the First English National Competition yang diselenggarakan Politeknik Bumi Akpelni Semarang pada 20 Agustus 2026 akhirnya menjadi panggung penting bagi Arsyavin untuk membuktikan kemampuannya. Dari 23 peserta yang mengikuti kategori English Speech Contest, namanya berhasil masuk dalam jajaran tiga terbaik.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keberanian untuk tampil, kemauan belajar, latihan yang berkelanjutan, serta dukungan guru dan sekolah dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan. Juara 3 yang diraih Arsyavin bukan sekadar sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
SMKN Jawa Tengah di Semarang pun kembali menunjukkan komitmennya untuk melahirkan siswa-siswa berprestasi. Prestasi Arsyavin Najafi Al Faqih di ajang English Speech tingkat nasional diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa agar tidak takut bermimpi, berani mencoba, dan terus mengembangkan potensi.
Dari panggung kompetisi bahasa Inggris di Politeknik Bumi Akpelni Semarang, Arsyavin membawa pulang lebih dari sekadar gelar Juara 3. Ia membawa pengalaman, kebanggaan, dan pesan bahwa setiap proses perjuangan memiliki peluang untuk melahirkan prestasi. Bagi SMKN Jawa Tengah di Semarang, pencapaian tersebut semakin meneguhkan semangat sekolah untuk terus bergerak maju dan menjadi bagian dari generasi muda yang berprestasi.
SMKN Jateng di Semarang, Sang Juara.

Beri Komentar