Semarang – Komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan terus diperkuat oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Gelar Inovasi Pendidikan Jawa Tengah bertema “Bersinergi, Berinovasi, Berdampak untuk Pendidikan Jawa Tengah” yang berlangsung di Balai Pengembangan Mutu Pembelajaran dan Teknologi Pendidikan (BPMPTP) Provinsi Jawa Tengah, Jalan Suratmo-Tarupolo Tengah Nomor 7, Gisikdrono, Kota Semarang, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri jajaran pimpinan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, para Kepala Cabang Dinas Pendidikan, kepala satuan pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan. Acara menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus ajang apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah dikembangkan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di Jawa Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Sadimin, S.Pd., S.Sos., S.IPem., M.Eng., secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa inovasi merupakan kebutuhan mendasar dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Menurutnya, seluruh jajaran Dinas Pendidikan harus memiliki semangat berinovasi agar mampu menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Kita membutuhkan semakin banyak inovasi di lingkungan Dinas Pendidikan agar mampu mendorong kemajuan pendidikan Jawa Tengah. Kalau bisa inovasi yang kita hasilkan tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga menjadi inovasi nasional sehingga Jawa Tengah semakin dikenal sebagai provinsi yang mampu melahirkan berbagai terobosan pendidikan,” ujar Dr. Sadimin.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengembangkan berbagai inovasi pelayanan publik di bidang pendidikan. Menurutnya, inovasi tidak boleh berhenti pada sebatas ide atau penghargaan semata, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi sekolah, guru, peserta didik, dan masyarakat.
“Saya mengapresiasi seluruh inovasi yang telah dilaksanakan. Yang paling penting adalah inovasi tersebut benar-benar berdampak terhadap kemajuan pendidikan Jawa Tengah serta mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Talkshow Inspirasi Bersama Kepala Dinas yang menghadirkan sejumlah pimpinan sebagai narasumber. Forum tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman mengenai implementasi berbagai inovasi yang telah diterapkan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.
Kepala BPMPTP Provinsi Jawa Tengah memaparkan inovasi Si Pintar Jateng, sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk mendukung transformasi layanan pendidikan berbasis digital. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memperkuat sistem pengelolaan informasi pendidikan di Jawa Tengah.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I memperkenalkan inovasi Lentera Unggul yang berfokus pada peningkatan ketahanan pangan. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII mempresentasikan inovasi Ngopeni SMK, sebuah terobosan yang dirancang untuk memperkuat pembinaan serta pendampingan sekolah menengah kejuruan agar semakin responsif terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri.
Tidak kalah menarik, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II turut membagikan praktik baik melalui inovasi Sipendikar 7 Kasiat, sebuah inovasi pelayanan yang dikembangkan guna meningkatkan efektivitas 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Berbagai inovasi tersebut memperlihatkan bahwa transformasi pelayanan publik di bidang pendidikan tidak hanya dilakukan melalui digitalisasi, tetapi juga melalui penguatan budaya kerja kolaboratif, penyederhanaan layanan, serta peningkatan kualitas pendampingan kepada satuan pendidikan. Seluruh inovasi yang dipresentasikan menjadi bukti bahwa setiap unit kerja memiliki komitmen yang sama untuk menghadirkan perubahan positif bagi dunia pendidikan di Jawa Tengah.
Setelah sesi talkshow, seluruh peserta diajak mengunjungi Pameran Inovasi Pendidikan Jawa Tengah. Beragam stan menampilkan hasil inovasi dari BPMPTP, Cabang Dinas Pendidikan, serta satuan pendidikan yang telah berhasil mengembangkan berbagai layanan unggulan. Pameran tersebut menjadi media berbagi inspirasi sekaligus memperluas peluang kolaborasi antarsatuan kerja dalam mengembangkan inovasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah.
Suasana pameran berlangsung dinamis. Para peserta terlihat antusias berdiskusi dengan para pengembang inovasi untuk mengetahui konsep, implementasi, hingga dampak yang telah dihasilkan. Tidak sedikit inovasi yang menarik perhatian karena dinilai mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan pendidikan secara efektif dan efisien.
Salah satu peserta yang hadir, Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Gelar Inovasi Pendidikan Jawa Tengah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk saling belajar sekaligus memperkuat budaya inovasi di lingkungan pendidikan.
“Saya mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh para Kepala Cabang Dinas Pendidikan maupun Kepala BPMPTP. Inovasi-inovasi tersebut menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Harapan kami, berbagai inovasi ini benar-benar mampu mempermudah sekolah dalam memberikan layanan terbaik kepada peserta didik,” ujar Ardan.
Ia menambahkan bahwa sekolah membutuhkan dukungan berbagai sistem pelayanan yang semakin sederhana, cepat, dan terintegrasi sehingga tenaga pendidik dapat lebih fokus meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, inovasi yang lahir dari lingkungan Dinas Pendidikan akan memberikan dampak besar apabila terus dikembangkan secara berkelanjutan dan diterapkan secara luas.
Melalui Gelar Inovasi Pendidikan Jawa Tengah 2026, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu melahirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat nyata. Semangat bersinergi, berinovasi, dan berdampak diharapkan menjadi budaya kerja seluruh insan pendidikan demi mewujudkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas dan mengantarkan Jawa Tengah sebagai salah satu daerah terdepan dalam transformasi pendidikan di Indonesia.

Beri Komentar