SEMARANG — Kamis, 13 Februari 2025, sebanyak 15 siswa kelas XII Teknik Konstruksi dan Perumahan mengikuti kegiatan Praktik Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan di Jalan Hasanudin, Kota Semarang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Diseminasi Pengalaman Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Semarang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah. Didampingi guru, Fatkur Rohman, S.E., S.Pd., M.Pd., Gr., kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkuat pemahaman tentang dunia kerja.
Diseminasi pengalaman PKL memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan kerja kepada rekan-rekannya. Melalui kegiatan tersebut, pengalaman yang sebelumnya diperoleh secara individual dapat menjadi sumber pembelajaran bersama. Proses berbagi ini sekaligus mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri.
Praktik pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan di Jalan Hasanudin menjadi konteks pembelajaran yang mempertemukan kompetensi yang dipelajari di sekolah dengan pengalaman nyata di lapangan. Siswa memperoleh kesempatan untuk melihat dan memahami pekerjaan konstruksi dalam lingkungan yang berkaitan langsung dengan bidang keahliannya. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman mengenai karakter pekerjaan di dunia profesional.
Kegiatan ini juga menghadirkan Agung Pradhana, ST., MT., selaku Ka Pokja Wilayah 1, sebagai narasumber. Dalam kesempatan tersebut, pengalaman PKL dipandang sebagai bagian penting dari proses pembelajaran yang memberikan wawasan kepada siswa mengenai dunia kerja.
“Pengalaman PKL merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang memberikan wawasan tentang dunia kerja.”
Agung Pradhana, ST., MT., selaku Ka Pokja Wilayah 1, juga menyampaikan pentingnya menjadikan pengalaman PKL sebagai pengetahuan yang dapat dibagikan kepada siswa lainnya. Menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, pengalaman yang diperoleh selama PKL tidak hanya bermanfaat bagi siswa yang menjalankannya, tetapi juga dapat menjadi pembelajaran bagi lingkungan sekolah.
“Siswa diharapkan mampu membagikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama PKL kepada teman-temannya, sekaligus menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk meningkatkan kompetensi, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.”
Pesan tersebut menempatkan kegiatan diseminasi bukan sekadar sebagai kegiatan berbagi cerita, tetapi sebagai bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan. Siswa didorong untuk mengolah pengalaman yang telah diperoleh menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun teman-temannya. Dengan demikian, pengalaman PKL dapat memberikan dampak pembelajaran yang lebih luas.
Bagi siswa kelas XII Teknik Konstruksi dan Perumahan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikatif. Menyampaikan pengalaman kepada orang lain membutuhkan keberanian, kemampuan menyusun informasi, serta kepercayaan diri. Kompetensi tersebut memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja yang menuntut tenaga kerja tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga mampu berkomunikasi dan bekerja bersama.
Kegiatan yang diikuti 15 siswa tersebut memperlihatkan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman. Jumlah peserta tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran bersama, ketika siswa dapat saling bertukar informasi mengenai pengalaman yang mereka peroleh. Interaksi antarsiswa dapat memperkaya pemahaman sekaligus membangun budaya belajar melalui berbagi pengetahuan.
Nilai disiplin dan tanggung jawab juga menjadi bagian penting dari pengalaman PKL yang dibagikan dalam kegiatan tersebut. Lingkungan kerja memiliki tuntutan terhadap ketepatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Melalui refleksi atas pengalaman PKL, siswa dapat memahami bahwa sikap kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kompetensi profesional.
Selain itu, kerja sama menjadi karakter yang relevan dalam pembelajaran konstruksi. Pekerjaan jalan dan jembatan merupakan bidang yang membutuhkan koordinasi dan keterlibatan berbagai pihak. Pengalaman belajar di lapangan memberikan gambaran kepada siswa bahwa keberhasilan pekerjaan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada kemampuan untuk bekerja secara kolaboratif.
Kegiatan diseminasi juga memiliki nilai kepedulian sosial. Ketika siswa bersedia membagikan pengetahuan dan pengalaman kepada teman, proses pembelajaran tidak berhenti pada pencapaian pribadi. Pengetahuan yang diperoleh selama PKL dapat memberikan manfaat bagi siswa lain yang sedang mempersiapkan diri menghadapi pengalaman belajar maupun dunia kerja.
Dari sisi pembelajaran vokasi, kegiatan ini memperkuat hubungan antara pendidikan di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja. Siswa Teknik Konstruksi dan Perumahan dapat memahami bahwa kompetensi yang dipelajari di sekolah memiliki penerapan dalam pekerjaan konstruksi di lapangan. Pengalaman tersebut membantu siswa membangun gambaran yang lebih konkret mengenai tanggung jawab dan sikap yang diperlukan dalam lingkungan kerja.
Bagi siswa secara personal, kesempatan untuk berbagi pengalaman dapat menjadi proses refleksi atas perjalanan PKL yang telah dilalui. Siswa belajar mengenali pengetahuan yang diperoleh, pengalaman yang berkesan, serta nilai-nilai kerja yang dapat diterapkan dalam kehidupan selanjutnya. Proses tersebut dapat membantu membangun kepercayaan diri sekaligus mempersiapkan siswa untuk menghadapi tahapan berikutnya setelah menyelesaikan pendidikan.
Diseminasi pengalaman PKL di BPJ Wilayah Semarang dengan demikian menjadi bagian dari pembelajaran yang mengintegrasikan kompetensi, karakter, dan pengalaman dunia kerja. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh wawasan tentang konstruksi jalan dan jembatan, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang komunikatif, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Pada akhirnya, kegiatan ini mencerminkan semangat pendidikan vokasi yang menempatkan pengalaman nyata sebagai bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi siswa. Pengalaman PKL yang dibagikan menjadi pengetahuan bersama, sementara nilai-nilai yang menyertainya menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja. Semangat untuk terus belajar, berbagi, dan berkembang diharapkan menjadi bekal yang terus dibawa siswa dalam menapaki perjalanan menuju dunia profesional.

Beri Komentar