Selasa, 21-07-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Guru SMKN Jateng di Semarang Ikuti Uji Kompetensi Engine Tune Up System Injection, Perkuat Kualitas Pembelajaran Berbasis Industri

Diterbitkan : - Kategori : Balai Besar / Berita

Cimahi – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi terus diwujudkan melalui penguatan kompetensi para guru. Salah satunya dilakukan dengan pelaksanaan Uji Kompetensi Engine Tune Up System Injection yang digelar di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI) Cimahi, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Sertifikasi Teknis Keahlian Guru SMK se-Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan bekerja sama dengan LSP Proindo (LSP P3) sebagai lembaga sertifikasi profesi.

SMKN Jateng di Semarang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan Annang Dwi Setyono, Guru Produktif Teknik Kendaraan Ringan (TKR), sebagai peserta uji kompetensi. Keikutsertaan guru dalam sertifikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi profesional sehingga pembelajaran di sekolah semakin selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang.

Pelaksanaan uji kompetensi tidak hanya menjadi sarana untuk mengukur kemampuan teknis guru dalam bidang perawatan dan penyetelan mesin berbasis sistem injeksi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa materi yang diberikan kepada peserta didik mengikuti perkembangan teknologi otomotif terkini. Seiring pesatnya inovasi kendaraan bermotor, guru dituntut terus memperbarui kompetensi agar mampu mencetak lulusan yang siap bekerja maupun berwirausaha.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti serangkaian asesmen yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Materi yang diujikan meliputi pemeriksaan sistem injeksi bahan bakar, analisis kerusakan mesin, penggunaan alat ukur dan scanner kendaraan, prosedur tune up engine, hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan bengkel otomotif. Seluruh proses asesmen dilakukan oleh asesor kompetensi dari LSP Proindo sesuai standar sertifikasi profesi.

Peserta dari SMKN Jateng di Semarang, Annang Dwi Setyono, mengatakan bahwa sertifikasi tersebut menjadi kesempatan berharga bagi guru produktif untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus memperbarui wawasan mengenai perkembangan teknologi otomotif yang digunakan industri saat ini.

“Perkembangan teknologi kendaraan berlangsung sangat cepat sehingga guru harus terus belajar dan meningkatkan kompetensinya. Melalui uji kompetensi ini kami memperoleh pengalaman sekaligus pembaruan pengetahuan mengenai standar kerja industri. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga siswa memperoleh materi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Annang.

Menurutnya, guru memiliki peran penting sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan dunia industri. Oleh karena itu, peningkatan kualitas guru menjadi investasi utama dalam menghasilkan lulusan SMK yang kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di pasar kerja.

Kegiatan Sertifikasi Teknis Keahlian Guru SMK se-Provinsi Jawa Tengah merupakan bentuk komitmen BBPPMPV BMTI dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi di Indonesia. Sebagai institusi yang memiliki tugas mengembangkan dan menjamin mutu pendidikan vokasi bidang mesin dan teknik industri, BBPPMPV BMTI secara rutin menyelenggarakan pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pendidikan agar selalu mengikuti perkembangan teknologi industri.

Melalui kolaborasi dengan LSP Proindo (LSP P3), proses sertifikasi dilaksanakan secara profesional dan mengacu pada standar kompetensi nasional yang diakui oleh dunia industri. Sertifikat kompetensi yang diperoleh peserta menjadi bukti bahwa guru memiliki kemampuan sesuai standar profesi sekaligus meningkatkan kredibilitas dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah.

LSP Proindo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia vokasi di Jawa Tengah. Melalui pelaksanaan sertifikasi guru, lembaga tersebut berharap lahir tenaga pendidik yang memiliki kompetensi tinggi sehingga mampu melahirkan lulusan SMK yang profesional.

“Peningkatan kualitas siswa dimulai dari peningkatan kompetensi gurunya. Melalui Kegiatan Sertifikasi Teknis Keahlian Guru SMK se-Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan di BBPPMPV BMTI, kami berkomitmen untuk selalu menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan perkembangan industri terkini. LSP Proindo siap menjadi fasilitator Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dalam mengantarkan siswa-siswi SMK Jawa Tengah menjadi tenaga kerja profesional dan wirausahawan muda yang kompeten,” demikian komitmen yang disampaikan LSP Proindo dalam kegiatan tersebut.

Bagi SMKN Jateng di Semarang, keikutsertaan guru dalam sertifikasi kompetensi merupakan bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan. Sekolah terus mendorong para guru produktif untuk mengikuti berbagai pelatihan, sertifikasi, maupun program peningkatan kompetensi agar kualitas pembelajaran semakin meningkat dan mampu menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 maupun transformasi menuju industri berbasis digital.

Kompetensi guru yang terus diperbarui diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas lulusan. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada keterampilan praktik yang sesuai dengan standar industri, penggunaan teknologi terbaru, serta pembentukan karakter kerja yang disiplin, profesional, dan adaptif terhadap perubahan.

Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Engine Tune Up System Injection ini, sinergi antara BBPPMPV BMTI Cimahi, LSP Proindo, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, dan SMK di Jawa Tengah diharapkan semakin memperkuat ekosistem pendidikan vokasi. Dengan guru yang kompeten dan tersertifikasi, lulusan SMK akan memiliki bekal keterampilan yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus membuka peluang lebih besar untuk menjadi tenaga kerja profesional maupun wirausahawan muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan