SURAKARTA-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tenaga pendidik SMKN Jawa Tengah di Semarang. Salah satu guru, Laely Rohmatin Apriliani, S.Pd, berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Video Pendidikan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Tengah dalam rangka memeriahkan Gema Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Pengumuman pemenang disampaikan pada Kamis, 30 April 2026, setelah melalui proses seleksi dan penilaian yang ketat.
Kompetisi ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Tercatat sebanyak 503 peserta mengirimkan karya video pendidikan, namun hanya 393 karya yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, sementara 110 karya lainnya tidak memenuhi persyaratan administrasi. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus ketatnya persaingan dalam ajang tersebut.
Proses penilaian dilaksanakan pada 25 hingga 29 April 2026 oleh tim juri yang terdiri dari Widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pembelajaran BBGTK Jawa Tengah. Penilaian dilakukan secara objektif dan profesional dengan mempertimbangkan sejumlah aspek utama, antara lain kesesuaian materi atau layanan, kesesuaian konten video dengan karakteristik lomba, proses pembelajaran atau layanan pendidikan yang ditampilkan, kreativitas dan inovasi, kualitas teknis video, serta kesesuaian aspek teknis secara keseluruhan.
Di tengah persaingan yang ketat tersebut, karya video yang dibuat Laely Rohmatin Apriliani mampu mencuri perhatian dewan juri dan menempatkannya sebagai juara kedua. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama SMKN Jateng di Semarang sebagai institusi pendidikan vokasi yang terus mendorong inovasi dalam pembelajaran.
Saat dikonfirmasi usai pengumuman, Laely mengaku tidak menyangka dapat meraih posisi juara dalam ajang bergengsi tersebut. Ia menyebut pencapaian ini menjadi motivasi besar untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik. “Saya tidak menyangka tampil sebagai juara. Hasil ini memacu saya untuk terus berprestasi,” ungkapnya.
Laely juga menambahkan bahwa proses pembuatan video pendidikan tersebut membutuhkan kreativitas, ketelitian, serta pemahaman mendalam terhadap kebutuhan peserta didik. Ia berharap karya yang dihasilkan tidak hanya menjadi materi lomba, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dan inspiratif bagi siswa. Video pendidikan yang dibuat mengenai Optimalisasi Perangkat Interaktif Digital dengan Geogebra Membuat Kelas Matematika Semakin Cetar (Cerdas, Efektif, Terarah, Aktif, Realistis).
Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih oleh salah satu gurunya tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata kualitas tenaga pendidik di lingkungan SMKN Jateng. “Saya bangga atas prestasi yang diraih Laely Rohmatin Apriliani. Prestasi ini menjadi bukti bahwa guru SMKN Jateng di Semarang sangat berkualitas,” ujarnya.
Ardan menegaskan bahwa pihak sekolah terus mendorong para guru untuk aktif berinovasi dan mengikuti berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional. Ia meyakini bahwa peningkatan kompetensi guru akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran yang diterima oleh siswa.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi waktu yang tepat untuk menunjukkan dedikasi dan kreativitas insan pendidikan. Melalui ajang seperti lomba video pendidikan, para guru dapat menampilkan berbagai praktik baik dalam proses pembelajaran yang dapat menginspirasi pendidik lainnya.
Prestasi yang diraih Laely Rohmatin Apriliani diharapkan menjadi pemicu semangat bagi guru-guru lain untuk terus berkarya dan berinovasi. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kemampuan mengemas pembelajaran dalam bentuk digital menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh pendidik masa kini.
Dengan keberhasilan ini, SMKN Jateng di Semarang kembali menegaskan posisinya sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya unggul dalam mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga dalam menghasilkan tenaga pendidik yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Beri Komentar