SEMARANG-SMKN Jawa Tengah di Semarang terus memperkuat kesiapan siswa menghadapi dunia kerja melalui langkah strategis berbasis pembinaan karakter. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Perkembangan Karakter Siswa Kelas XI yang digelar pada Selasa, 28 April 2026, di ruang meeting sekolah. Rapat ini menjadi forum penting untuk mengidentifikasi kesiapan siswa sekaligus merumuskan langkah mitigasi sebelum mereka terjun ke dunia industri melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun magang.
Rapat dihadiri oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Kepala Program Keahlian, serta tim kesiswaan. Seluruh unsur tersebut duduk bersama untuk membahas perkembangan karakter siswa kelas XI secara komprehensif, dengan tujuan memastikan kesiapan mental, sikap, dan perilaku siswa sebelum memasuki lingkungan kerja yang sesungguhnya.
Dalam forum tersebut, berbagai aspek perkembangan karakter siswa menjadi perhatian utama, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, etika komunikasi, hingga kemampuan beradaptasi di lingkungan baru. Hal ini dinilai krusial mengingat siswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter yang kuat agar mampu bertahan dan berkembang di dunia industri.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN Jateng di Semarang, Liliek Dwi Handoko, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis sekolah dalam melakukan mitigasi dan pencegahan terhadap potensi permasalahan yang mungkin muncul selama siswa menjalani PKL maupun magang. “Kegiatan ini merupakan koordinasi yang harus dilakukan sebagai bentuk mitigasi dan prevensi dalam mendampingi siswa dalam menempuh pendidikan di SMKN Jateng di Semarang. Diharapkan kegiatan tersebut menjadi cara agar selama PKL maupun magang kerja dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melalui koordinasi ini, sekolah dapat memetakan kondisi siswa secara lebih akurat, sehingga dapat merancang pendekatan yang tepat dalam pembinaan. Selain itu, rapat ini juga menjadi dasar dalam menyusun standar operasional prosedur (SOP) terkait penanganan siswa selama menjalani PKL maupun magang industri.
Pembahasan mengenai SOP menjadi salah satu fokus utama dalam rapat tersebut. Para peserta merumuskan berbagai strategi penanganan siswa, mulai dari mekanisme pelaporan, pendampingan, hingga langkah intervensi apabila terjadi kendala di lapangan. Dengan adanya SOP yang jelas, diharapkan proses PKL dan magang dapat berjalan lebih terarah dan terkontrol.
Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh tim kesiswaan. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk keseriusan sekolah dalam mempersiapkan siswa tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter. “Saya mengapresiasi langkah Kesiswaan SMKN Jateng di Semarang dalam memitigasi masalah sebelum anak-anak PKL. Kolaborasi semua unsur dalam pembinaan karakter anak sangat dibutuhkan untuk tujuan bersama,” ungkapnya.
Ardan menegaskan bahwa keberhasilan siswa di dunia kerja sangat ditentukan oleh kekuatan karakter yang mereka miliki. Oleh karena itu, pembinaan karakter harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen sekolah. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara bidang kesiswaan, kurikulum, hingga hubungan industri dalam menciptakan sistem pembinaan yang terpadu.
Melalui rapat koordinasi ini, SMKN Jateng di Semarang menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan siswa secara menyeluruh sebelum memasuki dunia industri. Tidak hanya membekali keterampilan teknis, sekolah juga memastikan bahwa siswa memiliki kesiapan mental dan karakter yang matang. Dengan demikian, program PKL dan magang diharapkan dapat berjalan optimal serta memberikan pengalaman berharga bagi siswa sebagai bekal memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi besar sekolah dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan mampu beradaptasi di berbagai situasi. Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang kuat, SMKN Jateng di Semarang optimistis dapat terus mencetak generasi muda yang siap bersaing di dunia industri.

Beri Komentar