SEMARANG-MK Negeri Jawa Tengah di Semarang mulai mematangkan persiapan acara pelepasan siswa kelas XII Angkatan X Tahun Pelajaran 2025/2026 melalui Rapat Koordinasi Panitia yang digelar pada Selasa, 28 April 2036, di Convention Hall SMKN Jateng di Semarang. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyatukan persepsi seluruh panitia demi memastikan pelaksanaan acara berjalan lancar, tertib, dan berkesan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh seluruh panitia pelepasan siswa kelas XII Angkatan X yang terdiri dari berbagai unsur kepanitiaan. Dalam forum tersebut, masing-masing seksi memaparkan rencana kerja serta kebutuhan yang harus dipersiapkan menjelang hari pelaksanaan. Mulai dari konsep acara, teknis pelaksanaan, hingga koordinasi dengan pihak eksternal menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut.
Ketua Panitia Pelepasan Siswa Kelas XII, Iga Astika, menegaskan bahwa koordinasi menjadi kunci utama dalam menyukseskan sebuah kegiatan besar seperti pelepasan siswa. Ia menyampaikan bahwa kesamaan persepsi antar panitia sangat diperlukan agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan sesuai harapan. “Untuk mencapai kesuksesan dalam suatu acara ataupun tujuan besar, koordinasi menjadi hal utama guna menyatukan persepsi, harapan, serta tujuan, agar acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya di hadapan peserta rapat.
Menurut Iga, rapat koordinasi ini tidak hanya menjadi ajang pembagian tugas, tetapi juga ruang diskusi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi saat pelaksanaan acara. Dengan perencanaan yang matang, panitia diharapkan mampu meminimalkan kendala teknis maupun non-teknis yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan.
Sementara itu, Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan panitia mengingat acara pelepasan akan dihadiri oleh orang tua siswa serta tamu undangan. Ia mengingatkan bahwa momen pelepasan bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ajang penting yang meninggalkan kesan mendalam bagi siswa dan keluarga. “Acara pelepasan akan dihadiri oleh orang tua dan tamu undangan. Untuk itu mari kita persiapkan dengan baik agar pelaksanaan pelepasan siswa berlangsung lancar dan meriah,” ungkapnya.
Ardan juga menambahkan bahwa acara pelepasan merupakan simbol keberhasilan proses pendidikan yang telah ditempuh siswa selama tiga tahun. Oleh karena itu, seluruh panitia diharapkan dapat bekerja secara maksimal dan profesional agar acara berjalan dengan khidmat sekaligus membanggakan.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis turut dibahas secara rinci, mulai dari susunan acara, pengaturan tempat, sistem penerimaan tamu, hingga kesiapan perlengkapan pendukung. Panitia juga membahas konsep acara yang tidak hanya formal, tetapi juga mampu memberikan nuansa kebersamaan dan kebanggaan bagi siswa yang akan dilepas.
Selain itu, koordinasi antar seksi menjadi perhatian khusus guna memastikan tidak adanya tumpang tindih tugas serta seluruh kebutuhan dapat terpenuhi tepat waktu. Setiap seksi diminta untuk menyusun timeline kerja yang jelas sebagai acuan pelaksanaan hingga hari H.
Melalui rapat koordinasi ini, SMKN Jateng di Semarang menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan acara pelepasan siswa kelas XII Angkatan X secara matang. Diharapkan, dengan koordinasi yang solid dan perencanaan yang terstruktur, acara pelepasan dapat berlangsung sukses serta menjadi momen berharga yang tak terlupakan bagi seluruh siswa, orang tua, dan warga sekolah.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen sekolah dalam memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya dalam proses pembelajaran, tetapi juga dalam setiap momentum penting yang menjadi bagian dari perjalanan pendidikan siswa. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, panitia optimistis acara pelepasan akan terselenggara dengan lancar, meriah, dan penuh makna.

Beri Komentar