Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) secara resmi membuka pendaftaran Penghargaan GTK Tahun 2025. Program ini terdiri atas dua bentuk penghargaan utama: Anugerah GTK dan Apresiasi GTK, yang bertujuan menghargai dedikasi, inovasi, serta transformasi nyata yang dilakukan oleh guru, tenaga kependidikan, hingga tokoh masyarakat dalam memajukan pendidikan Indonesia. Penghargaan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang mengusung tema “GTK Hebat Indonesia Kuat”.
Direktur Jenderal GTKPG, dalam sambutannya pada sosialisasi nasional di Jakarta, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan upaya strategis untuk memperkuat budaya berbagi praktik baik dan menumbuhkan keteladanan di kalangan pendidik. “Melalui Anugerah dan Apresiasi GTK 2025, kami ingin menunjukkan bahwa setiap kontribusi—sekecil apa pun—dari para guru dan tenaga kependidikan memiliki dampak besar bagi masa depan bangsa,” ujarnya.
Anugerah GTK 2025 diperuntukkan bagi lima kategori, yakni guru dan pendidik nonformal, kepala satuan pendidikan, pengawas sekolah dan penilik, tenaga kependidikan (administrasi, laboratorium, perpustakaan), serta tokoh masyarakat yang berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan. Kandidat harus memiliki rekam jejak minimal 10 tahun bagi GTK dan 5 tahun bagi tokoh masyarakat, serta tidak pernah terlibat pelanggaran etika, hukum, atau tindakan merugikan lingkungan pendidikan. Pengusulan kandidat dapat dilakukan oleh UPT Kemendikdasmen, dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota, maupun masyarakat seperti komite sekolah, organisasi profesi, atau dunia usaha.
Sementara itu, Apresiasi GTK 2025 menyasar pendidik dan tenaga kependidikan aktif yang menunjukkan transformasi, dedikasi tinggi, atau peran sebagai pelopor komunitas belajar. Terdapat tiga kategori utama dalam Apresiasi GTK: GTK Transformatif, GTK Dedikatif, dan GTK Pelopor Komunitas Belajar, dengan total 43 subkategori yang mencakup berbagai jenjang dan peran di dunia pendidikan. Peserta harus aktif terdata di Dapodik, memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun, dan belum pernah menjadi juara tiga besar pada Apresiasi HGN tahun sebelumnya.
Proses seleksi Apresiasi GTK dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Juara pertama di setiap kategori tingkat provinsi akan dikirim ke tingkat nasional untuk mengikuti penilaian substansi, presentasi, dan wawancara. Sementara itu, Anugerah GTK menggunakan mekanisme pengusulan langsung, diikuti penilaian administrasi, substansi, hingga visitasi lapangan untuk memastikan kredibilitas kandidat.
Penghargaan ini juga menawarkan insentif finansial sebagai bentuk apresiasi konkret. Pemenang tingkat provinsi masing-masing kategori akan menerima uang pembinaan sebesar Rp3 juta. Di tingkat nasional, juara pertama mendapat Rp10 juta, juara kedua Rp7,5 juta, juara ketiga Rp5 juta, serta kategori terfavorit juga memperoleh Rp5 juta.
Pendaftaran Anugerah GTK dibuka pada 1–14 Oktober 2025 melalui laman resmi https://penghargaan.gtk.kemendikdasmen.go.id/anugerah , sementara pendaftaran Apresiasi GTK dibuka lebih awal, yaitu 1–12 Oktober 2025 di tingkat provinsi. Puncak acara akan digelar pada 28 November 2025 dalam Gebyar Puncak Hari Guru Nasional, di mana Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah secara langsung akan menyerahkan penghargaan kepada para penerima.
“Ini adalah momentum untuk mengangkat kisah-kisah inspiratif dari para pendidik yang selama ini bekerja tanpa pamrih, bahkan di tengah keterbatasan,” tutur salah satu panitia pusat. “Kami percaya, dengan mengapresiasi mereka, kita turut membangun fondasi pendidikan Indonesia yang bermutu, relevan, dan berpihak pada murid.”
Dengan semangat “GTK Hebat Indonesia Kuat”, Kemendikdasmen berharap Penghargaan GTK 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah kolaborasi, pembelajaran, dan penguatan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Petunjuk Teknis Lomba bisa didownload disini : Penghargaan GTK 2025

Alhamdulillah
Sangat cocok untuk menggali kreatifitas yg bersenergi berkesinambungan kontinyutas yang kredibelitas kapabelitas seseorang untuk berkontribusi sesuai bidang yang dimiliki masing masing individu.
Dan mendorong kompetensi inovasi sistem pendidikan ketrampilan dan lain sebagainya
Kegiatan ini seharusnya di buktikan dengan prestasi siswa yg mereka didik. Apakah dengan transformasi dan inovasi pendidikan yg mereka lakukan berdampak pada peserta didik ? Atau video mereka hanya settingan saja.. karna saya melihat Nominasi GTK dari Kepulauan Riau, peserta didik yg mereka bimbing selana ini,belum pernah ada yg berprestasi,baik di tingkat kabupaten, provinsi ataupun Nasional. Kalau video yg mereka kirimkan,itu semua disetting sperti buat Drama/Film.
Cara paling mudah melihat hasil dan dampak dari inovasi yang dilakukan oleh seseorang dengan melihat track recordnya. Silahkan cek jejak digital dalam waktu satu tahun atau lebih
Guru adalah teladan di tengah masyarakat
Berkembang berdasar kompetensi yang dimiliki selaras dengan bentuk penghargaan yang sesuai komitmen Kemendikdasmen dalam merancang insklusfitas pendidikan ditanah air Indonesia.
” Merdeka Membangun Negeri”
Mau tanya pak/ibu
Jika sudah pernah juara 1 tingkat provinsi dan peserta terbaik ditingkat nasional jambore gtk hebat th 2024 apakah boleh ikut lagi
Setahu saya tidak boleh
saya adalah fasil yang sedang sedang bertugas dalam bimtek pengampingan u tuk kepala kepala sekolah penerima boskin dan ekspenggerak apakah boleh
Sebaiknya langsung ke pusat yg menyeleksi bisa berbasis online karena jika liwat daerah terkadang sudah tidak objektif, itu yg sering saya alami
Tidak hanya mengajar dan mendidik
Guru harus bisa melakukan perubahan pada diri anak didik baik secara internal maupun eksternal
Apakah yg dipilih oleh daerah sudah melalui seleksi ? Dan apakah ada bukti peserta didik yg mereka bimbing sudah berprestasi?
Coba di buktikan prestasi peserta didik yg mereka bimbing,99% pasti tidak ada.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah telah melakukan seleksi GTK Berprestasi. Mereka yang lolos final adalah peserta terbaik di kategori masing-masing
Guru sebagai publik figur yang tingkah laku dan kemampuannya sebagai tolak ukur untuk siswanya
Guru yang berkompeten bertanggung jawab atas perkembangan siswanya
Sangat cocok untuk meningkatkan inovasi guru
linknya masih maintenance
ditunggu pak perbaikannya
Secercah harapan yang dinantikan oleh guru terutama guru honorer paud yang sudah lama mengabdi tapi belum mendapatkan apresiasi dari pemerintah mungkin karena berbagai hal.
Padahal sudah ikut andil dalam mencerdaskan anak bangsa
Terima kasih infonya pak kepsek
Terima kasih infonya pak kepsek semoga banyak guru terbaik ikut prosesnya
Untuk batas waktu pengumpulan karya apresiasi gtk kapan ya? Apakah bersamaan dengan batas waktu pendaftaran?
tanggal 12 Oktober 2025
Siap ikut menulis dan bergerak maju
Salam LiteRasi🇲🇨
Kita mau mendaftar apa melalui dinas pendidikan ya PK?GK bisa kita daftar langsung ke pusat?
Jenjang SD dan SMP bisa ke dinas pendidikan kota/kabupaten. Sedang jenjang SMA/SMK/SLB ke Cabdin
Beri Komentar