Minggu, 10-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Seleksi Tahap II SPMB SMKN Jateng Berjalan Lancar, Uji Kesiapan Mental dan Fisik Calon Murid Boarding

Diterbitkan : - Kategori : Berita / SPMB

SEMARANG – Seleksi Tahap II Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMKN Jawa Tengah tahun ajaran 2026 memasuki tahapan penting dengan pelaksanaan tes lanjutan yang digelar di SMKN Jateng di Semarang, Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan akhir dalam proses penjaringan Calon Murid Baru (CMB) program boarding dan semi boarding yang tersebar di beberapa kampus SMKN Jateng.

Seleksi Tahap II tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Tercatat sebanyak 175 calon murid mengikuti seleksi di SMKN Jateng di Semarang, 39 peserta di SMKN 1 Randudongkal, dan 30 peserta di SMKN 1 Tonjong. Para peserta bersama wali murid tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi hari.

Pelaksanaan tes tahap II ini dirancang untuk mengukur berbagai aspek penting yang dibutuhkan siswa sebelum menjalani pendidikan berbasis boarding dan semi boarding. Selain menguji kebugaran fisik, panitia juga melakukan penilaian terhadap kesiapan mental peserta serta kesiapan wali murid dalam mendukung proses pendidikan selama anak menempuh pendidikan di lingkungan sekolah berasrama.

Koordinator SPMB SMKN Jateng di Semarang, Liliek Handoko, menjelaskan bahwa seleksi tahap II menjadi penentu akhir sebelum proses pengumuman hasil penerimaan peserta didik dilakukan. Menurutnya, tahapan ini sangat penting karena sekolah tidak hanya mencari siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan semangat belajar yang tinggi.

“Tes Tahap II merupakan tes tahap akhir dari rangkaian SPMB Boarding Semiboarding. Nilai tes Tahap II ini nantinya akan memiliki bobot 40 persen dan akan digabung dengan Tahap I yang berbobot 60 persen. Semoga rangkaian tes tahap II benar-benar menyaring CMB yang baik dan memiliki semangat untuk belajar di SMKN Jawa Tengah di Semarang,” ujar Liliek Handoko.

Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani sejumlah tahapan tes yang telah dipersiapkan panitia. Kegiatan dimulai dengan registrasi ulang, pemeriksaan administrasi, hingga pelaksanaan tes kebugaran dan wawancara. Panitia juga memberikan pengarahan kepada wali murid mengenai sistem pendidikan boarding dan semi boarding yang diterapkan di SMKN Jateng.

Suasana seleksi berlangsung tertib dan kondusif. Para peserta terlihat serius mengikuti seluruh instruksi dari panitia dan tim penguji. Tidak sedikit wali murid yang turut memberikan dukungan moral kepada anak-anak mereka selama mengikuti proses seleksi. Beberapa peserta mengaku senang dapat mengikuti tahapan seleksi hingga akhir karena kesempatan belajar di SMKN Jateng dinilai menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan masa depan mereka.

Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan wali murid yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian tes dapat berjalan tanpa kendala berarti.

“Saya sangat senang seleksi SPMB tahap 2 berjalan lancar tanpa kendala. Ini menunjukkan kesiapan panitia, dukungan wali murid, dan semangat para calon murid untuk menjadi bagian dari SMKN Jawa Tengah,” kata Ardan Sirodjuddin.

Ia menambahkan bahwa sistem seleksi yang diterapkan sekolah bertujuan untuk memperoleh peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter disiplin, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan kehidupan asrama. Menurutnya, pendidikan boarding dan semi boarding membutuhkan komitmen kuat dari siswa maupun keluarga agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal.

“Sekolah boarding memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, kesiapan mental siswa dan dukungan orang tua menjadi faktor penting. Kami ingin memastikan bahwa siswa yang diterima nantinya benar-benar siap mengikuti seluruh proses pendidikan dengan baik,” tambahnya.

Selain menjadi proses seleksi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sekolah untuk memperkenalkan budaya belajar dan kehidupan di lingkungan SMKN Jateng kepada calon murid dan wali murid. Para peserta diberikan gambaran mengenai kegiatan belajar, pembinaan karakter, hingga aktivitas keseharian siswa di asrama.

SMKN Jateng sendiri selama ini dikenal sebagai sekolah vokasi berbasis boarding dan semi boarding yang memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter siswa. Melalui sistem pendidikan tersebut, sekolah berharap mampu mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, serta memiliki etos kerja dan kedisiplinan tinggi.

Pelaksanaan Seleksi Tahap II SPMB tahun 2026 ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas calon peserta didik yang akan bergabung di SMKN Jateng. Dengan proses seleksi yang ketat dan komprehensif, sekolah berharap dapat menjaring siswa terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah untuk dibina menjadi generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan di masa mendatang.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan