SEMARANG-SMKN Jateng di Semarang bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap II pada Jumat, 8 Mei 2026, di ruang meeting sekolah. Rapat tersebut menjadi langkah penting dalam mematangkan pelaksanaan tes tahap II yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Kegiatan koordinasi ini dihadiri oleh Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Andang Fitriadi, SE, M.Si, Kasubbag TU Cabdin II, Adhelika Mahmudah, SE, Kepala SMKN Jateng di Semarang Ardan Sirodjuddin, S.Pd, M.Pd, staf Cabdin II, serta Tim SPMB SMKN Jateng di Semarang. Seluruh peserta rapat membahas berbagai aspek teknis dan kesiapan pelaksanaan seleksi agar proses berjalan tertib, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi calon murid baru maupun orang tua.
Dalam sambutannya, Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Andang Fitriadi menekankan pentingnya kesiapan seluruh panitia dalam menghadapi tahapan seleksi yang akan dilaksanakan keesokan harinya. Ia meminta seluruh unsur yang terlibat memberikan pelayanan maksimal kepada peserta seleksi.
“Mari kita persiapkan dengan baik tes wawancara, psikologi dan kebugaran besok Sabtu, 09 Mei 2026. Berikan layanan terbaik kepada Calon Murid Baru dan orang tuanya,” ujar Andang Fitriadi di hadapan peserta rapat.
Menurutnya, pelaksanaan seleksi bukan hanya soal mencari peserta didik terbaik, tetapi juga mencerminkan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, koordinasi antarpanitia dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Ketua Panitia SPMB SMKN Jateng di Semarang, Liliek Handoko, menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut membahas berbagai hal teknis sekaligus mengantisipasi kemungkinan kendala yang dapat muncul selama pelaksanaan tes tahap II. Ia menyebutkan, panitia telah menyusun alur kegiatan secara rinci agar peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan nyaman dan terarah.
“Rapat ini membahas hal teknis dan menyelesaikan beberapa kendala yang kemungkinan terjadi. Dalam pelaksanaan tes tahap II nanti akan dimulai dengan tes psikotes, kemudian dilanjutkan tes kebugaran dan tes wawancara,” kata Liliek Handoko.
Ia menambahkan, seluruh calon murid baru nantinya akan mendapatkan pendampingan dari panitia selama mengikuti tahapan tes. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan peserta memahami alur pelaksanaan serta meminimalkan kebingungan di lokasi kegiatan.
“Dalam pelaksanaannya, calon murid baru akan didampingi oleh panitia dalam mengikuti tes sehingga prosesnya bisa berjalan lebih tertib dan nyaman,” lanjutnya.
Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan fasilitas sederhana berupa tempat istirahat bagi calon murid baru yang datang lebih awal ke lokasi tes. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai bentuk perhatian terhadap kenyamanan peserta dan orang tua yang mendampingi.
“Calon murid baru juga akan difasilitasi tempat istirahat sederhana jika datang lebih awal di lokasi tes,” tambah Liliek.
Sementara itu, Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd, M.Pd, mengingatkan seluruh panitia untuk menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung. Ia menegaskan bahwa seleksi SPMB harus dilakukan secara objektif dan profesional demi mendapatkan calon peserta didik yang benar-benar siap mengikuti pendidikan di SMKN Jateng.
“Saya mengajak seluruh panitia yang terlibat untuk menjaga integritas dalam seleksi ini. Tujuan dari seleksi ini adalah mendapatkan calon murid terbaik yang siap belajar di SMKN Jateng selama tiga tahun ke depan,” tegas Ardan.
Menurutnya, integritas menjadi pondasi utama dalam proses penerimaan murid baru karena hasil seleksi akan menentukan kualitas peserta didik di masa mendatang. Ia berharap seluruh proses berjalan transparan sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi yang diterapkan sekolah.
Ardan juga mengapresiasi dukungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II yang dinilai sangat membantu pihak sekolah dalam mempersiapkan pelaksanaan seleksi tahap II. Menurutnya, koordinasi antara sekolah dan Cabdin II menjadi bentuk sinergi positif dalam mendukung kelancaran kegiatan.
“Koordinasi ini merupakan hal yang baik karena pihak sekolah sebagai pelaksana sangat terbantu dengan bantuan dari Cabdin II, terutama dalam hal teknis,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung dalam suasana serius namun penuh semangat kolaborasi. Berbagai skenario teknis dibahas secara detail, mulai dari pengaturan alur peserta, kesiapan ruang tes, pendampingan peserta, hingga antisipasi jika terjadi kendala di lapangan. Seluruh panitia juga diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar pelaksanaan seleksi berjalan efektif.
SPMB Tahap II SMKN Jateng di Semarang sendiri menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027. Tahapan ini meliputi tes psikologi, tes kebugaran, dan wawancara yang bertujuan menggali kesiapan akademik, mental, karakter, serta kondisi fisik calon peserta didik.
Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh pihak berharap pelaksanaan tes tahap II dapat berjalan lancar, tertib, dan mampu menghasilkan calon murid terbaik yang nantinya akan menempuh pendidikan di SMKN Jateng di Semarang. Dukungan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II diharapkan semakin memperkuat kualitas pelaksanaan seleksi sehingga mampu memberikan pelayanan pendidikan yang profesional dan humanis kepada masyarakat.

Beri Komentar