Senin, 20-04-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Perkuat Jejaring Penyaluran Kerja, Disnaker Semarang Gelar Bimtek Pengelola BKK Tahun 2026

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG-Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Tenaga Kerja kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran dengan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Bursa Kerja Khusus (BKK) dalam rangka Pengelolaan Informasi Pasar Kerja Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 20–21 April 2026, bertempat di Hotel Front One Lempongsari, Semarang, dan diikuti oleh perwakilan BKK dari seluruh SMK negeri maupun swasta di Kota Semarang.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Ryan Putro Wijoyo, ST., MT. Dalam sambutannya, Ryan menegaskan bahwa peran Bursa Kerja Khusus sangat strategis dalam menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja. Ia menyebutkan bahwa keberadaan BKK bukan sekadar pelengkap di sekolah, melainkan menjadi mitra penting pemerintah dalam upaya penyaluran tenaga kerja, khususnya lulusan SMK.

“BKK adalah mitra tenaga kerja dalam menyalurkan alumni untuk kesejahteraan mereka. Harapannya, tidak ada lagi lulusan yang menganggur karena semua telah terfasilitasi dengan baik,” ujar Ryan dalam sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BKK dengan perusahaan harus terus diperkuat agar proses penyerapan tenaga kerja menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Ryan menekankan pentingnya membangun jejaring yang kuat antara BKK dan dunia industri. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan membuka lebih banyak peluang kerja bagi lulusan SMK. “Melalui kegiatan ini, kita ingin menjalin sinergitas antar BKK dengan perusahaan serta memfasilitasi alumni yang ingin bekerja agar dapat terserap sesuai kompetensinya,” katanya.

Peserta kegiatan ini berasal dari berbagai SMK negeri di Kota Semarang, mulai dari SMK Negeri 1 hingga SMK Negeri 11, termasuk SMKN Jateng, serta perwakilan dari seluruh SMK swasta di Kota Semarang. Kehadiran para pengelola BKK ini menjadi bukti tingginya antusiasme sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan penyaluran kerja bagi para alumninya.

Dalam kegiatan Bimtek ini, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengelolaan informasi pasar kerja, strategi penyaluran tenaga kerja, serta penguatan jaringan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Selain itu, forum diskusi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar BKK.

Salah satu peserta, Ferry Nor Toha dari SMKN Jateng di Semarang, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai bahwa forum semacam ini sangat penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar BKK di Kota Semarang.

“Diadakannya Forum BKK antar Kota Semarang diharapkan semakin memperkuat jejaring network antar BKK, sehingga memudahkan dalam penyaluran tenaga kerja atau alumni yang lebih berkualitas. Dengan koordinasi yang baik, SDM yang kita hasilkan bisa lebih maksimal dan siap bersaing di industri,” ungkap Ferry.

Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara rutin agar komunikasi dan kerja sama antar BKK semakin solid. “Harapannya forum ini bisa diadakan minimal sebulan sekali agar koordinasi semakin kuat antar BKK se-Kota Semarang,” tambahnya.

Melalui kegiatan Bimtek ini, Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang berharap pengelolaan BKK di masing-masing sekolah dapat semakin profesional dan adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja. Dengan demikian, lulusan SMK tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu bersaing di dunia industri yang terus berkembang.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang terintegrasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan angka pengangguran di Kota Semarang dapat terus ditekan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan