Rabu, 15-04-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Siswa SMKN Jateng Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Kuliah ke Korea Selatan

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Semarang — Peluang melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri kembali terbuka bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Tengah. Kegiatan sosialisasi beasiswa kuliah pada universitas di Korea Selatan digelar di SMKN Jawa Tengah di Semarang, Senin, 13 April 2026 dengan melibatkan siswa kelas XI secara luring serta siswa SMKN Boarding dan Semi Boarding di seluruh Jawa Tengah secara daring.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari SMK Boarding dan Semi Boarding, dengan tujuan memberikan informasi komprehensif mengenai kesempatan studi, beasiswa, hingga peluang kerja di Korea Selatan. Sosialisasi menghadirkan delegasi dari tiga universitas ternama di Korea Selatan, yakni Seowon University, Chungbuk Health & Science University, dan Far East University serta LKP Sejong Hangeul Hagdan.

Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah serta delegasi universitas Korea Selatan yang hadir langsung. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai jembatan bagi siswa untuk meraih pendidikan global.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan para delegasi universitas dari Korea Selatan. Kegiatan ini menjadi peluang besar bagi siswa kami untuk mengenal dunia pendidikan internasional,” ujar Ardan. Ia juga memaparkan profil SMKN Jateng di Semarang sebagai sekolah berbasis boarding yang berkomitmen mencetak lulusan unggul, terutama dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Syamsudin Isnaeni, mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengembangkan sistem pendidikan boarding untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Saat ini terdapat tiga SMK boarding dan 15 semi boarding di Jawa Tengah yang menampung sekitar 2.000 siswa dari keluarga kurang mampu dengan pembiayaan dari pemerintah provinsi.

“Ada 3 SMKN boarding dan 15 semi boarding dengan sekitar 2.000 siswa dari keluarga kurang mampu yang seluruh biayanya ditanggung provinsi. Kami sangat mengapresiasi tiga universitas dari Korea Selatan yang hadir hari ini. Semoga anak-anak bisa menangkap peluang ini,” kata Syamsudin.

Ia menambahkan, dari sekitar 1.000 lulusan SMK boarding setiap tahun, baru sebagian kecil yang berhasil melanjutkan ke luar negeri. “Baru 15 anak yang ke Jepang. Harapannya, dengan kedatangan delegasi Korea ini, semakin banyak siswa yang bisa kuliah sekaligus bekerja di Korea Selatan,” ujarnya.

Syamsudin juga menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan program beasiswa kuliah sambil bekerja serta penguatan ekstrakurikuler bahasa Korea di sekolah sebagai bekal siswa menghadapi persaingan global.

Delegasi dari Korea Selatan yang hadir turut memberikan pemaparan detail mengenai sistem pendidikan dan peluang karier bagi mahasiswa internasional. Lee Young Eun, Dean Office of International Affairs dari Seowon University, mengaku terkesan dengan sikap para siswa.

“Saya terharu karena anak-anak di sini memiliki sikap yang sangat baik. Saya yakin mereka memiliki potensi besar untuk sukses,” ungkapnya.

Dalam presentasinya, Lee menjelaskan bahwa Seowon University merupakan satu-satunya universitas negeri di Chungcheongbuk-do dengan fokus pada bidang pendidikan, layanan manusia, bio-kesehatan, teknologi informasi, dan studi internasional. Ia juga menekankan keunggulan lokasi kampus yang strategis, hanya satu jam dari Seoul, serta berada di pusat industri teknologi tinggi Korea.

“Budaya Korea sudah mendunia, dan bahasa Korea kini menjadi salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Studi di Korea didukung penuh oleh pemerintah, sehingga mahasiswa internasional memiliki peluang besar untuk belajar sekaligus bekerja,” jelasnya. Ia menambahkan, mahasiswa dapat menempuh jalur terintegrasi mulai dari belajar bahasa, kuliah, hingga bekerja dan menetap di Korea.

Delegasi lainnya, You Young Oh dari Chungbuk Health & Science University, memaparkan bahwa kampusnya memiliki tingkat penyerapan kerja tertinggi di wilayah Chungbuk selama delapan tahun berturut-turut. Universitas tersebut juga menyediakan berbagai jurusan unggulan di bidang kesehatan, teknologi, dan layanan sosial, dengan dukungan visa kerja bagi lulusan.

Sementara itu, Nahm Eui Sug dari Far East University menyoroti keunggulan kampusnya dalam bidang teknologi, penerbangan, hingga K-Culture seperti K-Pop dan seni pertunjukan. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa internasional dapat memilih jalur bahasa Inggris maupun bahasa Korea dengan dukungan beasiswa hingga 50 persen.

“Kami menyediakan ekosistem lengkap mulai dari kuliah, magang, hingga bekerja. Mahasiswa juga mendapatkan dukungan karier yang kuat melalui job fair dan kemitraan dengan industri,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pihak sekolah berkomitmen untuk terus membuka akses pendidikan internasional bagi siswa, khususnya dari latar belakang kurang mampu, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah dunia.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan