Rabu, 22-07-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Perkuat Sinergi Warga Sekolah, SMKN Jawa Tengah di Semarang Matangkan Pelaksanaan Pendidikan Dasar Kepemimpinan dan Penyegaran Karakter

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG – SMKN Jawa Tengah di Semarang terus memperkuat komitmennya dalam membangun karakter peserta didik melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Kegiatan Pendidikan Dasar Kepemimpinan Berintegritas (PDK) Kelas X dan Penyegaran Karakter Kelas XI dan XII yang digelar pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang meeting lantai 3 sekolah tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi sekaligus mematangkan persiapan pelaksanaan dua program unggulan pembentukan karakter yang menjadi ciri khas sekolah.

Rapat koordinasi diikuti oleh Kepala SMKN Jateng di Semarang, jajaran manajemen sekolah, ketua program keahlian, wali kelas X, perwakilan tim kesehatan, perwakilan pamong, koordinator guru normatif dan adaptif, tim kesiswaan, serta perwakilan peserta didik kelas XI yang akan bertugas sebagai pendamping selama kegiatan berlangsung. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Pendidikan Dasar Kepemimpinan maupun Penyegaran Karakter merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.

Sebagai sekolah berkonsep boarding school gratis yang diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera, SMKN Jateng di Semarang menempatkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran. Selain membekali peserta didik dengan kompetensi akademik dan keterampilan vokasi, sekolah juga menanamkan nilai-nilai integritas, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta kepedulian sosial sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Program Pendidikan Dasar Kepemimpinan (PDK) sendiri merupakan agenda wajib yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X. Melalui program tersebut, peserta didik dibimbing untuk melakukan transformasi pola pikir, membangun kebiasaan positif, serta mengembangkan karakter yang berintegritas. Sementara itu, peserta didik kelas XI dan XII akan mengikuti kegiatan Penyegaran Karakter sebagai upaya memperkuat kembali nilai-nilai yang telah ditanamkan sejak awal memasuki sekolah sekaligus mempersiapkan mereka menjadi teladan bagi adik kelas.

Dalam rapat koordinasi tersebut, berbagai aspek teknis dan substansi kegiatan dibahas secara menyeluruh. Forum menghasilkan kesepahaman mengenai format pelaksanaan kegiatan, penyusunan jadwal, mekanisme pemantauan selama kegiatan berlangsung, sistem evaluasi, hingga pembagian peran setiap unsur yang terlibat. Pembahasan dilakukan secara terbuka agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan dan mekanisme pelaksanaan program.

Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., menyambut baik terselenggaranya rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan program pembentukan karakter tidak dapat dicapai hanya oleh satu pihak, melainkan memerlukan dukungan, kolaborasi, dan komitmen seluruh warga sekolah.

“Program Pendidikan Dasar Kepemimpinan dan Penyegaran Karakter merupakan bagian penting dalam membentuk peserta didik yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Saya mengajak seluruh warga sekolah untuk bergerak bersama, saling mendukung, dan menyukseskan kegiatan ini sehingga mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter peserta didik,” ujar Ardan.

Ia menambahkan bahwa pembentukan karakter merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas lulusan SMKN Jateng di Semarang ketika memasuki dunia industri maupun melanjutkan pendidikan. Oleh karena itu, seluruh proses harus dipersiapkan secara matang agar tujuan yang telah dirancang dapat tercapai secara optimal.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN Jateng di Semarang, Liliek Handoko, menegaskan bahwa rapat koordinasi menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarseluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, kesamaan persepsi menjadi kunci agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

“Rapat ini merupakan sinergi untuk menguatkan kolaborasi agar kegiatan Pendidikan Dasar Kepemimpinan dan Penyegaran Karakter dapat berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman belajar bagi murid untuk mengembangkan karakter dan budi pekerti yang luhur,” kata Liliek Handoko.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan semata, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar bekerja sama, berkomunikasi, menyelesaikan masalah, menghargai sesama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari budaya yang terus dibawa peserta didik selama menempuh pendidikan hingga memasuki dunia kerja.

Keterlibatan peserta didik kelas XI sebagai pendamping dalam kegiatan juga menjadi bagian dari strategi pembelajaran berbasis keteladanan. Para pendamping diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus memberikan motivasi kepada peserta didik baru agar lebih mudah beradaptasi dengan budaya sekolah dan kehidupan di lingkungan boarding school. Melalui proses tersebut, peserta didik senior juga memperoleh pengalaman belajar kepemimpinan secara langsung melalui pendampingan kepada adik kelas.

Selain membahas teknis pelaksanaan, rapat juga menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Berbagai masukan dari peserta rapat dihimpun sebagai bahan penyempurnaan sehingga program tahun ini diharapkan dapat berlangsung lebih efektif, terstruktur, aman, dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi seluruh peserta.

Kesepakatan yang dihasilkan dalam rapat menjadi dasar bersama bagi seluruh unsur sekolah dalam melaksanakan setiap tahapan kegiatan secara konsisten. Dengan koordinasi yang baik, setiap pihak memahami tugas, tanggung jawab, dan mekanisme komunikasi apabila ditemukan kendala selama pelaksanaan program.

Melalui rapat koordinasi ini, SMKN Jateng di Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik dan vokasional, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas tinggi, jiwa kepemimpinan, serta akhlak yang mulia. Harapannya, Pendidikan Dasar Kepemimpinan Berintegritas bagi peserta didik kelas X dan Penyegaran Karakter bagi kelas XI dan XII mampu menjadi program yang memberikan dampak nyata bagi pembentukan budaya positif di lingkungan sekolah sekaligus mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia industri dan kehidupan bermasyarakat.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan