Semarang, 23 Juli 2026 – SMKN Jawa Tengah di Semarang terus memperluas jejaring kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri guna membuka peluang kerja bagi lulusannya. Kali ini, sekolah tersebut menerima kunjungan dari PT Duta Wibawa Mandaputra, sebuah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), pada Kamis (23/7/2026).
Kunjungan yang berlangsung di lingkungan SMKN Jateng di Semarang itu disambut langsung oleh Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK), Ketua Program Keahlian Permesinan, serta sejumlah guru produktif. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menjajaki kerja sama strategis dalam memberikan akses yang lebih luas kepada lulusan SMKN Jateng agar dapat berkarier di tingkat internasional.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan PT Duta Wibawa Mandaputra, Asthried, memaparkan berbagai program penempatan kerja luar negeri yang saat ini dibuka bagi lulusan sekolah menengah kejuruan. Dua program utama yang diperkenalkan adalah peluang kerja di sektor perhotelan dengan penempatan di Turki serta program penempatan tenaga kerja bidang welder atau pengelasan di kilang dan pabrik di Malaysia melalui skema Zero Cost Program atau tanpa biaya penempatan.
Asthried menjelaskan bahwa PT Duta Wibawa Mandaputra merupakan perusahaan resmi yang bergerak di bidang penempatan pekerja migran Indonesia dan telah berpengalaman selama puluhan tahun dalam mengirimkan tenaga kerja ke berbagai negara.
“Perusahaan kami menawarkan program penempatan di sektor perhotelan di Turki dengan biaya penempatan sesuai ketentuan yang berlaku, serta program welder untuk penempatan di kilang maupun pabrik di Malaysia melalui Zero Cost Program. Program ini sepenuhnya gratis sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi lulusan SMK yang memiliki kompetensi di bidang pengelasan,” ujar Asthried.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa PT Duta Wibawa Mandaputra berkantor pusat di Yogyakarta dan telah memiliki kantor cabang di berbagai daerah, antara lain Medan, Sragen, Ngawi, dan Bali. Selama bertahun-tahun perusahaan tersebut telah memberangkatkan ribuan pekerja migran Indonesia ke berbagai negara dengan proses yang cepat, aman, dan sesuai regulasi pemerintah.
Menurut Asthried, perusahaan berkomitmen menciptakan tenaga kerja profesional yang memiliki kompetensi dan mampu bersaing di pasar kerja global. Oleh karena itu, selain membuka peluang kerja, perusahaan juga memberikan pendampingan secara menyeluruh mulai dari pemberian informasi lowongan, pengurusan dokumen, hingga proses keberangkatan ke negara tujuan.
“Negara tujuan penempatan kami cukup beragam, mulai dari Malaysia, Brunei Darussalam, Turki, Jepang, hingga beberapa negara lainnya. Bidang pekerjaan yang tersedia juga sangat luas, meliputi manufaktur atau pabrik, konstruksi, perkebunan, peternakan, hotel, restoran, spa, cleaning service, supermarket, dan berbagai sektor lainnya,” jelasnya.
Tidak hanya fokus pada penempatan tenaga kerja, PT Duta Wibawa Mandaputra juga memiliki divisi pelatihan kerja melalui LPK Talenta Mulia Education & Training Center. Lembaga pelatihan tersebut berada di bawah naungan perusahaan dan bertugas mempersiapkan calon pekerja migran melalui pelatihan bahasa asing maupun peningkatan keterampilan kerja sesuai kebutuhan industri di negara tujuan.
“LPK Talenta Mulia Education & Training Center kami dirancang untuk menghasilkan calon pekerja migran yang memiliki keterampilan, kemampuan berbahasa, disiplin, serta daya saing tinggi sehingga siap bekerja sesuai standar internasional,” tambah Asthried.
Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan PT Duta Wibawa Mandaputra kepada sekolahnya. Menurutnya, sinergi dengan perusahaan penempatan tenaga kerja resmi merupakan salah satu langkah strategis dalam memperluas akses lulusan menuju dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Ardan mengatakan bahwa SMKN Jateng di Semarang memiliki komitmen kuat untuk menghubungkan lulusan dengan peluang kerja yang berkualitas. Oleh karena itu, berbagai bentuk kolaborasi dengan industri dan perusahaan terus diperkuat agar lulusan memiliki pilihan karier yang semakin luas.
“Kami menyambut baik kunjungan PT Duta Wibawa Mandaputra. Kami siap menindaklanjuti kunjungan ini melalui kerja sama yang lebih konkret, khususnya pada program Welder dengan penempatan di kilang maupun pabrik di Malaysia melalui Zero Cost Program. Program ini sangat relevan dengan kondisi peserta didik kami yang mayoritas berasal dari keluarga kurang mampu sehingga kesempatan bekerja ke luar negeri tanpa biaya penempatan menjadi peluang yang sangat baik,” ujar Ardan.
Ia menambahkan bahwa tindak lanjut kerja sama akan segera dilakukan melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) sekolah bersama Program Keahlian Permesinan. Kedua unit tersebut akan menyusun langkah-langkah teknis agar peserta didik memperoleh pembekalan sesuai kebutuhan industri.
“BKK akan segera menindaklanjuti kerja sama ini, sementara Program Keahlian Permesinan akan mempersiapkan aspek teknis pelatihan bagi siswa agar kompetensi mereka benar-benar sesuai dengan standar yang dibutuhkan industri di Malaysia. Kami ingin lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu beradaptasi dan menunjukkan profesionalisme ketika memasuki dunia kerja internasional,” tegasnya.
Kunjungan ini sekaligus mempertegas komitmen SMKN Jateng di Semarang dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja global. Melalui kemitraan dengan perusahaan resmi seperti PT Duta Wibawa Mandaputra, sekolah berharap semakin banyak lulusan yang memperoleh kesempatan berkarier di luar negeri secara aman, legal, dan profesional.
Sinergi antara satuan pendidikan vokasi dengan perusahaan penempatan pekerja migran resmi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan SMK di tingkat internasional. Dengan dukungan pelatihan, sertifikasi kompetensi, pembinaan bahasa, serta proses penempatan yang sesuai regulasi, lulusan diharapkan mampu menjadi tenaga kerja Indonesia yang kompeten, berintegritas, dan mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai negara tujuan.

Beri Komentar