Kamis, 18-06-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMKN Jateng di Semarang Matangkan Persiapan Asesmen Nasional, Sulinjar, dan TKA Demi Hasil Optimal

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG-SMKN Jateng di Semarang menggelar rapat persiapan Asesmen Nasional (AN), Survei Lingkungan Belajar (Sulinjar), dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Kamis (18/6/2026) di Ruang AVA. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., dan diikuti oleh para guru pengampu TKA sebagai bagian dari langkah strategis sekolah dalam mempersiapkan pelaksanaan asesmen secara matang dan terukur.

Rapat ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen sekolah untuk memastikan seluruh rangkaian asesmen berjalan optimal, baik dari sisi kesiapan teknis, akademik, maupun kesiapan sumber daya manusia yang terlibat. Dalam forum tersebut, berbagai strategi dan langkah konkret dibahas guna meningkatkan kualitas persiapan siswa sekaligus memperkuat koordinasi antar guru pengampu.

Dalam arahannya, Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, menekankan pentingnya persiapan yang dilakukan sejak dini agar hasil yang diperoleh dapat maksimal. Menurutnya, asesmen bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan instrumen penting untuk melihat kualitas pembelajaran yang berlangsung di sekolah.

“Mari kita siapkan AN, Sulinjar, dan TKA sedini mungkin agar hasilnya maksimal. Persiapan yang matang akan membantu kita memetakan kebutuhan siswa dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai target yang diharapkan,” ujar Ardan saat memberikan pengarahan kepada peserta rapat.

Asesmen Nasional merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Berbeda dengan ujian konvensional yang berorientasi pada kelulusan individu, Asesmen Nasional berfungsi untuk memetakan kualitas sistem pendidikan, proses pembelajaran, serta lingkungan belajar di setiap satuan pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, Asesmen Nasional terdiri atas tiga instrumen utama. Pertama, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang digunakan untuk mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi peserta didik. Kedua, Survei Karakter yang bertujuan mengukur sikap, nilai, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter siswa. Ketiga, Survei Lingkungan Belajar atau Sulinjar yang difokuskan pada pengukuran kualitas proses belajar-mengajar serta iklim pendidikan di lingkungan sekolah.

Selain AN dan Sulinjar, rapat juga menyoroti persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA). TKA merupakan asesmen terstandar yang dirancang untuk mengukur penguasaan pengetahuan dan pemahaman peserta didik pada bidang keilmuan atau mata pelajaran tertentu. Asesmen ini memiliki peran penting dalam memberikan gambaran objektif mengenai capaian akademik siswa.

TKA juga memiliki sejumlah fungsi strategis dalam sistem pendidikan nasional. Salah satunya sebagai instrumen validasi nilai rapor untuk mendukung seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya, termasuk jalur prestasi seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Selain itu, TKA juga berfungsi sebagai alat penyetaraan hasil belajar bagi peserta didik dari jalur pendidikan nonformal maupun informal, seperti Paket C, sekaligus menjadi dasar pemetaan mutu pendidikan secara nasional.

Dalam diskusi yang berlangsung, para guru pengampu TKA turut memberikan beragam masukan terkait strategi pembelajaran, pola pendampingan siswa, hingga metode evaluasi yang dinilai efektif untuk meningkatkan kesiapan peserta didik. Suasana rapat berjalan dinamis dan interaktif, dengan banyak gagasan konstruktif yang muncul dari peserta.

Laely Rohmatin Aprilian,  guru pengampu Matematika menyampaikan bahwa koordinasi semacam ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan menyusun strategi bersama. “Rapat ini memberi ruang bagi kami untuk saling bertukar ide dan pengalaman. Banyak masukan yang sangat relevan untuk memperkuat persiapan siswa menghadapi asesmen mendatang,” ungkapnya.

Diskusi yang berlangsung hangat mencerminkan antusiasme para pendidik dalam menyukseskan program asesmen di sekolah. Berbagai ide cemerlang yang disampaikan peserta menunjukkan adanya semangat kolaborasi yang kuat demi meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik.

Melalui rapat persiapan ini, SMKN Jateng di Semarang berharap seluruh unsur sekolah dapat bergerak secara selaras dalam menyukseskan pelaksanaan AN, Sulinjar, dan TKA. Dengan persiapan yang terencana dan kolaborasi yang solid, sekolah optimistis dapat menghasilkan capaian terbaik sekaligus terus mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan