Kamis, 18-06-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Wujudkan Ekosistem Kerja Sehat, Guru Teknik Pemesinan SMKN Jateng Di Semarang Dukung Penuh Program Green Office Melalui Aksi ‘Rabu Sehat’ di BBPPMPV BMTI Bandung

Diterbitkan : - Kategori : Balai Besar / Berita

BANDUNG, 17 Juni 2026 – Komitmen untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang berkelanjutan tidak hanya ditunjukkan melalui efisiensi penggunaan kertas dan energi di dalam ruang kelas. Lebih dari itu, kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran fisik sebagai bagian dari pilar keseimbangan kerja turut menjadi perhatian penting. Hal inilah yang mendasari partisipasi aktif guru Teknik Pemesinan SMK Negeri Jateng Di Semarang dalam menyukseskan dan mendukung penuh implementasi program Green Office yang tengah digalakkan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI) Bandung.

Bentuk dukungan nyata terhadap program berwawasan lingkungan dan kesehatan kerja tersebut diwujudkan secara kolektif melalui keikutsertaan dalam kegiatan senam kebugaran bertajuk “Rabu Sehat”. Kegiatan olah tubuh yang penuh energi ini digelar di lapangan utama kompleks BBPPMPV BMTI Bandung pada Rabu (17/06) pagi, tepat di sela-sela jeda padatnya jadwal materi pelatihan teknik yang menguras energi dan konsentrasi.

Sejak pukul 07.30 WIB, atmosfer di lapangan utama sudah terasa sangat semarak. Di bawah cerahnya langit pagi Kota Bandung, kegiatan senam massal ini dihadiri dan diikuti oleh seluruh warga BBPPMPV BMTI tanpa terkecuali. Jajaran pimpinan, staf manajemen, pegawai balai, hingga ratusan guru yang menjadi peserta diklat upskilling dan reskilling dari berbagai wilayah di Indonesia, membaur menjadi satu barisan yang solid. Kehadiran instruktur senam yang handal dan profesional di depan panggung semakin membakar semangat para peserta. Dipandu dengan ritme musik yang dinamis dan gerakan yang variatif, seluruh peserta tampak antusias mengikuti instruksi gerakan demi gerakan selama satu jam penuh hingga pukul 08.30 WIB.

Bagi guru Teknik Pemesinan SMKN Jateng Di Semarang, keikutsertaan dalam gerakan “Rabu Sehat” ini memiliki esensi yang jauh lebih dalam dari sekadar aktivitas olahraga biasa. Esensi sejati dari konsep Green Office tidak hanya terbatas pada tata kelola fisik bangunan yang ramah lingkungan, melainkan juga mencakup aspek Human Green—yaitu penciptaan budaya kerja yang sehat, minim stres, dan seimbang bagi sumber daya manusianya. Setelah berhari-hari berjibaku dengan kalkulasi teknik, kode pemrograman mesin modern, dan praktik intensif di dalam bengkel, aktivitas fisik di ruang terbuka ini menjadi sarana refresing yang sangat efektif untuk melepas penat dan mengembalikan kebugaran biologis tubuh.

Melalui sinergi positif ini, para pendidik dari SMKN Jateng Di Semarang berharap esensi dari program Green Office dan kebiasaan hidup sehat ini tidak berhenti di balai diklat saja. Pengalaman berharga ini menjadi inspirasi yang siap dibawa pulang ke Semarang untuk diimplementasikan di lingkungan sekolah. Dengan tubuh yang prima dan jiwa yang sehat, para guru optimis dapat mempertahankan performa mengajar terbaik mereka, serta siap menularkan virus disiplin hidup sehat dan budaya kerja ramah lingkungan ini kepada seluruh rekan sejawat serta para siswa di lingkungan asrama maupun sekolah.

Penulis : Riska Eko Cahyono, S.Pd. Guru Teknik Pemesinan SMKN Jateng di Semarang

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan