Sabtu, 08-08-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMKN Jateng Jemput Mimpi Pelajar Brebes Selatan, Sosialisasikan Pendidikan Vokasi Gratis untuk Putus Rantai Kemiskinan

Diterbitkan : - Kategori : Berita

BREBES – Upaya memperluas akses pendidikan vokasi berkualitas bagi keluarga kurang mampu terus dilakukan SMKN Jateng di Semarang. Jumat (7/8/2026), sekolah vokasi berkonsep boarding school tersebut menggelar sosialisasi penerimaan murid baru di SMP Negeri 1 Paguyangan, Kabupaten Brebes. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai itu menjadi ajang memperkenalkan berbagai program unggulan sekaligus membuka wawasan para pemangku kepentingan pendidikan mengenai peluang belajar gratis di SMKN Jateng.

Sosialisasi dihadiri Kepala SMPN 1 Paguyangan Baeti Rahmawati, Korwilcam Satuan Pendidikan Kecamatan Paguyangan Safrina Rahmawati, M.Pd., pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Brebes, pengurus Korwil 4 dan 5 MKKS SMP Kabupaten Brebes, pengawas Satuan Pendidikan Korwilcam Bumiayu dan Paguyangan, serta para kepala SMP negeri maupun swasta se-Kecamatan Paguyangan. Sebelum kegiatan bersama para kepala sekolah tersebut berlangsung, Tim SMKN Jateng juga memberikan sosialisasi kepada seluruh siswa kelas IX SMPN 1 Paguyangan di aula sekolah sebagai bekal mereka dalam menentukan pilihan pendidikan setelah lulus SMP.

Kepala SMPN 1 Paguyangan, Baeti Rahmawati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim SMKN Jateng yang datang langsung memberikan informasi kepada para kepala sekolah dan peserta didik. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi momentum penting agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh mengenai salah satu sekolah vokasi unggulan di Jawa Tengah.

“Terima kasih atas kehadiran tim dari SMKN Jateng di Semarang. SMKN Jateng merupakan sekolah unggulan. Informasi yang baik akan semakin bermanfaat apabila dinikmati bersama. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi anak-anak didik kami. Jadikan momen ini sebagai kesempatan memperoleh informasi yang utuh tentang SMKN Jateng sehingga mereka dapat menentukan masa depannya dengan lebih baik,” ujar Baeti Rahmawati.

Senada dengan hal tersebut, Pengurus MKKS SMP Kabupaten Brebes, Suaedi, S.Ag., S.Kom., mengaku bersyukur karena para kepala sekolah memperoleh kesempatan mengenal lebih dekat sistem pendidikan yang diterapkan SMKN Jateng. Ia berharap semakin banyak lulusan SMP dari wilayah Bumiayu dan sekitarnya yang mampu memanfaatkan peluang tersebut.

“Kami bersyukur mendapat kesempatan belajar lebih dalam tentang SMKN Jateng. Harapan kami semakin banyak anak-anak dari wilayah Bumiayu yang dapat melanjutkan pendidikan di SMKN Jateng. Peluang ini harus kita tangkap bersama. Atas nama Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, kami mengucapkan terima kasih kepada tim SMKN Jateng yang telah hadir dan berbagi informasi,” ungkap Suaedi.

Dalam paparannya, Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., mengangkat tema “Cetak Biru Masa Depan: Memutus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan Vokasi.” Ia menjelaskan bahwa SMKN Jateng didirikan secara khusus oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada putra-putri daerah yang berasal dari keluarga kurang mampu agar memiliki masa depan yang lebih baik melalui pendidikan vokasi berkualitas.

“SMKN Jateng hadir bukan sekadar sebagai sekolah kejuruan, tetapi sebagai ikhtiar nyata Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengubah keterbatasan ekonomi menjadi kekuatan. Melalui pendidikan vokasi yang berkualitas, kami ingin membantu memutus rantai kemiskinan dan melahirkan generasi yang mandiri, berkarakter, serta siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan,” jelas Ardan.

Ia menegaskan bahwa seluruh kebutuhan pendidikan siswa ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui APBD. Dengan sistem boarding school, peserta didik memperoleh fasilitas asrama, konsumsi bergizi setiap hari, seragam sekolah, perlengkapan belajar, hingga pembinaan karakter tanpa dipungut biaya sedikit pun selama menempuh pendidikan.

“Seluruh fasilitas pendidikan diberikan secara gratis. Anak-anak mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman, makan bergizi, seragam, alat tulis, hingga pembinaan karakter. Orang tua tidak perlu khawatir mengenai biaya sehingga siswa dapat fokus belajar dan mengembangkan potensinya,” katanya.

Selain kurikulum reguler yang berorientasi pada penguasaan kompetensi teknis atau hard skills, SMKN Jateng juga menerapkan kurikulum karakter yang menanamkan kepemimpinan, kedisiplinan, kejujuran, religiusitas, cinta tanah air, tanggung jawab, serta semangat kewirausahaan melalui Pendidikan Dasar Kepemimpinan (PDK). Menurut Ardan, keseimbangan antara kompetensi teknis dan karakter menjadi bekal penting bagi lulusan dalam menghadapi tantangan dunia industri.

Dalam kesempatan tersebut, Ardan juga memperkenalkan lima konsentrasi keahlian yang dimiliki SMKN Jateng, yakni Teknik Konstruksi Properti, Teknik Elektronika Industri, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Pemesinan, dan Teknik Kendaraan Ringan. Kelima bidang tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan industri modern yang terus berkembang.

Tak hanya itu, SMKN Jateng telah menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan nasional maupun internasional melalui program kelas industri bersama PT BUMA, PT Komatsu Indonesia, dan PT SUA. Sekolah juga memiliki program Kelas Bahasa Jepang sebagai bekal lulusan yang ingin berkarier di tingkat global. Kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri menjadi salah satu strategi agar kompetensi lulusan selalu selaras dengan kebutuhan pasar kerja.

Ardan turut mengingatkan calon peserta didik agar mempersiapkan dokumen pendaftaran sejak dini. Salah satunya dengan memastikan data sosial ekonomi keluarga telah tercatat dalam DTKS maupun DT-SEN, melengkapi surat persetujuan orang tua, surat pernyataan kesediaan tinggal di asrama, surat pernyataan keabsahan dokumen, serta menyiapkan piagam prestasi apabila dimiliki.

Sebagai bukti keberhasilan sistem pendidikan yang diterapkan, Ardan menyampaikan bahwa alumni SMKN Jateng telah banyak diterima bekerja di berbagai perusahaan besar, seperti PT SUA, PT Urip Gumulya, PT BUMA, PT Kereta Api Indonesia, hingga perusahaan pembangkit listrik. Selain itu, tidak sedikit alumni yang berhasil lolos menjadi anggota TNI dan Polri maupun melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi ternama seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Politeknik Negeri Semarang, dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, SMKN Jateng berharap semakin banyak pelajar dari wilayah Brebes Selatan yang memperoleh informasi secara menyeluruh mengenai kesempatan menempuh pendidikan vokasi gratis. Dukungan para kepala sekolah, pengawas, dan pemangku kepentingan pendidikan diharapkan mampu memperluas akses informasi kepada masyarakat sehingga semakin banyak anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan di SMKN Jateng dan mewujudkan masa depan yang lebih cerah.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan