Senin, 04-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMP Negeri 10 Salatiga Sukses Gelar Dialog Perdamaian Internasional dan Netensa Scout Festival

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SALATIGA – SMP Negeri 10 Salatiga sukses menjadi tuan rumah bagi delegasi kepramukaan tingkat dunia dan nasional dalam sebuah perhelatan akbar yang menggabungkan semangat perdamaian dan kreativitas siswa. Pada hari Selasa (18/11/2025), sekolah menyambut kehadiran tamu kehormatan, yakni Mr. Alfredo Musse (WOSM Senior Manager), Ms. Arjay Cameros (APR Manager), perwakilan Kwartir Nasional, serta Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Slamet Budi Prayitno, M.Sc. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan visitasi sekaligus menggelar dialog interaktif terkait program kepemudaan dan perdamaian yang diinisiasi di lingkungan sekolah.

Dalam sesi dialog utama, pihak sekolah memfasilitasi pemaparan hasil dari program “Young Peace Building Program Live in Trisala: The Journey of Indonesia Mini In Salatiga”. Ketua Panitia, Dani Prasetya, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak evaluasi dari rangkaian aktivitas yang telah dilaksanakan pada 8-9 November 2025 lalu. Para siswa SMP Negeri 10 Salatiga telah melakukan praktik nyata toleransi dengan mengunjungi enam situs rumah ibadah di Salatiga. Melalui program ini, peserta didik menunjukkan antusiasme tinggi untuk menjadi agen perdamaian muda, memperkuat karakter toleransi di tengah keberagaman sekolah dan masyarakat.

Kemeriahan acara diawali dengan suguhan budaya Tari Topeng Ireng Kusumayudha yang dibawakan secara apik oleh tim kesenian siswa. Sambutan hangat diberikan oleh Ketua Kwarcab Kota Salatiga, Kak Adi Isnanto, S.Sos., M.Si., yang menegaskan identitas Salatiga sebagai Kota Tertoleran di Indonesia. Dukungan positif juga mengalir dari Ketua Kwarda Jawa Tengah serta para tokoh agama yang hadir, memberikan penguatan bahwa kolaborasi pendidikan formal dan nilai-nilai kepramukaan di SMP Negeri 10 Salatiga telah berjalan efektif dalam membangun karakter kebangsaan peserta didik.

Guna memeriahkan kunjungan tersebut, sekolah juga menggelar ajang kreativitas bertajuk “Netensa Scout Festival” yang melibatkan partisipasi seluruh siswa. Halaman sekolah berubah menjadi arena kompetisi ketangkasan, di mana para siswa berlomba menampilkan kreasi terbaik dalam Dance Semaphore dan Pioneering. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk mengasah soft skill dan kekompakan anggota Pramuka di pangkalan SMP Negeri 10 Salatiga, sekaligus menunjukkan kesiapan generasi muda dalam penguasaan teknik kepramukaan.

Kekaguman terhadap inisiatif SMP Negeri 10 Salatiga disampaikan secara langsung oleh delegasi internasional, Mr. Alfredo Musse dan Ms. Arjay Cameros. Keduanya mengapresiasi metode sekolah dalam menanamkan pemahaman keberagaman agama melalui kegiatan yang menyenangkan namun bermakna mendalam. Sebagai bentuk penghargaan, kedua tokoh dunia tersebut berkenan menyerahkan trofi kepada para Pramuka tergiat. Ke depannya, sekolah berkomitmen untuk menindaklanjuti kesuksesan program ini dengan merancang Kemah Kebangsaan, guna memperluas dampak pesan perdamaian yang telah terbangun.

Kontributor : Kukuh Aria Nusantara, Guru SMPN 10 Salatiga

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan