Rabu, 29-07-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMP Negeri 9 Semarang Raih Juara III Sekolah Ramah Anak Kota Semarang 2026, Bukti Komitmen Wujudkan Lingkungan Belajar Aman dan Inklusif

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Prestasi

SEMARANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Negeri 9 Semarang. Sekolah tersebut berhasil meraih Juara III Evaluasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) Tingkat SMP/MTs se-Kota Semarang Tahun 2026 pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kota Semarang yang digelar di Halaman Balaikota Semarang, Selasa (28/7/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota Semarang terhadap komitmen sekolah dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi. Selain menerima piala, SMP Negeri 9 Semarang juga memperoleh piagam penghargaan simbolis beserta uang pembinaan sebesar Rp2.500.000.

Piala Juara III Evaluasi Satuan Pendidikan Ramah Anak diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, dr. Norgroho Edy Riyanto, M.Kes, kepada Ketua Tim Satuan Pendidikan Ramah Anak SMP Negeri 9 Semarang, Dwi Utami Putri, S.Pd, dalam rangkaian acara puncak Hari Anak Nasional Tahun 2026.

Peringatan Hari Anak Nasional yang diinisiasi Pemerintah Kota Semarang melalui DP3A Kota Semarang tersebut dihadiri oleh Wali Kota Semarang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pengurus Forum Anak Kota Semarang, serta ratusan guru dan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Semarang.

Mengusung tema “Anak Hebat Berani, Bersama Jaga Diri & Lindungi”, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjamin terpenuhinya hak-hak anak di lingkungan pendidikan. Pemerintah Kota Semarang juga terus mendorong seluruh satuan pendidikan agar secara konsisten membangun budaya sekolah yang ramah anak, sekaligus mencegah praktik perundungan (bullying), kekerasan, eksploitasi, maupun diskriminasi dalam bentuk apa pun.

Melalui evaluasi Satuan Pendidikan Ramah Anak, pemerintah memberikan penilaian terhadap berbagai aspek, mulai dari kebijakan sekolah, partisipasi peserta didik, keterlibatan orang tua, hingga penyediaan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Penghargaan yang diterima SMP Negeri 9 Semarang menunjukkan bahwa berbagai program dan kebijakan yang selama ini diterapkan telah memenuhi indikator sebagai sekolah yang memberikan perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak anak.

Ketua Tim Satuan Pendidikan Ramah Anak SMP Negeri 9 Semarang, Dwi Utami Putri, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Kota Semarang. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah yang selama ini berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, sehat, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.

“Penerimaan penghargaan Juara III Evaluasi SRA Tingkat Kota Semarang ini merupakan pemicu semangat bagi kami di SMP Negeri 9 Semarang. Ini menjadi bukti bahwa komitmen kami dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak terus berjalan. Kami berterima kasih kepada kepala sekolah, bapak dan ibu guru, komite sekolah, wali murid, serta seluruh siswa yang terus bersinergi sehingga penghargaan ini dapat kami raih,” ujar Dwi Utami Putri seusai menerima penghargaan di Halaman Balaikota Semarang.

Ia menjelaskan, penerapan konsep Satuan Pendidikan Ramah Anak di SMP Negeri 9 Semarang tidak hanya diwujudkan melalui pemenuhan sarana dan prasarana yang mendukung kenyamanan peserta didik, tetapi juga melalui pembiasaan budaya saling menghormati, penguatan pendidikan karakter, pelayanan yang inklusif, serta keterlibatan aktif seluruh warga sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang positif.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus melakukan berbagai perbaikan dan inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan yang berpihak kepada anak. Dengan demikian, seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, percaya diri, kreatif, serta memiliki daya saing.

Momentum Hari Anak Nasional juga menjadi pengingat bahwa tanggung jawab dalam melindungi anak tidak hanya berada di tangan sekolah, melainkan membutuhkan dukungan orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Kolaborasi yang kuat diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang benar-benar memberikan rasa aman bagi setiap anak untuk belajar, berkembang, dan berprestasi.

Keberhasilan SMP Negeri 9 Semarang meraih Juara III Evaluasi Satuan Pendidikan Ramah Anak Tahun 2026 sekaligus memperkuat posisi sekolah sebagai salah satu satuan pendidikan yang konsisten mengimplementasikan prinsip-prinsip sekolah ramah anak di Kota Semarang. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Dengan penghargaan ini, SMP Negeri 9 Semarang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya sekolah yang aman, inklusif, bebas kekerasan, dan menghargai keberagaman. Melalui sinergi seluruh warga sekolah, sekolah optimistis mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, serta mampu menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitarnya.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan