SEMARANG – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai peringatan Dies Natalis ke-12 SMKN Jateng di Semarang yang digelar pada Senin (6/7/2026). Kegiatan ramah tamah yang mempertemukan pengawas pembina, komite sekolah, serta seluruh guru dan karyawan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur sekaligus mempererat sinergi dalam mengembangkan sekolah. Meski hari ulang tahun SMKN Jateng di Semarang sejatinya jatuh pada 2 Juni 2026, perayaan baru dapat dilaksanakan pada hari ini karena padatnya agenda dan kegiatan sekolah selama sebulan terakhir.
Acara yang berlangsung di Ruang Audio Visual (AVA) itu diawali dengan sambutan Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Ardan mengajak seluruh tamu undangan untuk mensyukuri perjalanan sekolah yang telah memasuki usia ke-12 dengan penuh kesederhanaan tanpa mengurangi makna dari peringatan tersebut.
Menurut Ardan, peringatan hari jadi sekolah bukan diukur dari kemeriahan acara, melainkan dari rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama, semangat kebersamaan seluruh warga sekolah, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
“Kami mohon maaf apabila perayaan Dies Natalis ke-12 ini dilaksanakan secara sederhana. Namun justru dalam kesederhanaan inilah kita belajar untuk bersyukur. Yang paling penting bukan kemewahan acaranya, tetapi rasa syukur kepada Tuhan dan tekad kita untuk terus mengembangkan SMKN Jateng di Semarang agar semakin maju,” ujar Ardan.
Pada kesempatan tersebut, Ardan juga memaparkan berbagai perkembangan yang berhasil dicapai sekolah selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, berbagai kemajuan yang diraih merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah, dukungan komite sekolah, pengawas pembina, pemerintah, serta berbagai mitra yang terus memberikan kepercayaan kepada SMKN Jateng di Semarang.
Selain menyampaikan capaian yang telah diraih, Ardan turut memaparkan sejumlah program strategis yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Program-program tersebut diarahkan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, penguatan karakter peserta didik, pengembangan kompetensi guru, hingga peningkatan kualitas sarana dan prasarana guna mendukung pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan dunia kerja dan industri.
Suasana ramah tamah semakin hangat ketika Ketua Komite SMKN Jateng di Semarang, RM Bagus Wisnu Handoyo, S.IP., memberikan sambutan. Dalam kesempatan itu, Wisnu mengulas perjalanan sekolah yang menurutnya penuh dinamika, mulai dari masa-masa awal berdiri hingga kini berkembang menjadi salah satu sekolah vokasi berasrama yang diperhitungkan di Jawa Tengah.
Menurut Wisnu, setiap tantangan yang dihadapi sekolah selama ini justru menjadi proses pendewasaan organisasi sehingga mampu tumbuh semakin kuat. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang selama bertahun-tahun telah mengabdikan diri untuk membangun sekolah.
“SMKN Jateng di Semarang telah mengalami pasang surut dalam menghadapi berbagai tantangan. Namun berkat kerja keras seluruh keluarga besar sekolah, setiap tantangan mampu dilalui dengan baik. Saya mengajak Bapak dan Ibu Guru serta Tenaga Kependidikan untuk menjadikan setiap pengabdian ini sebagai amal ibadah dalam mengembangkan SMKN Jateng di Semarang,” kata Wisnu.
Ia menambahkan bahwa saat ini SMKN Jateng di Semarang telah menjadi salah satu teladan bagi sekolah vokasi dengan konsep boarding maupun semi boarding di Jawa Tengah. Karena itu, keberadaan komite sekolah akan terus diarahkan untuk mendukung berbagai program yang dirancang sekolah.
“Tugas komite adalah membantu sekolah agar seluruh program dapat berjalan dengan baik. Selamat ulang tahun ke-12 untuk SMKN Jateng di Semarang. Semoga ke depan semakin maju, semakin baik, dan semakin memberi manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Drs. Moch. Soentoro, B.Sc., M.M. Dalam pandangannya, perkembangan sekolah menunjukkan arah yang positif karena berbagai program yang telah direncanakan mampu dilaksanakan dengan baik. Ia berharap momentum Dies Natalis menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam pembentukan karakter peserta didik.
“Selamat ulang tahun ke-12 SMKN Jateng di Semarang. Saya melihat berbagai program sekolah telah berjalan dengan baik. Ke depan yang perlu terus diperkuat adalah pembangunan karakter peserta didik. Selain itu, promosi sekolah juga perlu semakin digencarkan agar masyarakat semakin mengenal berbagai keunggulan yang dimiliki sekolah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Pembina SMKN Jateng di Semarang, Dra. Sri Maryati, M.T., mengajak seluruh peserta yang hadir menikmati momentum kebersamaan tersebut dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Ia mengapresiasi berbagai perkembangan yang telah dicapai sekolah, termasuk selesainya penyusunan Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang menjadi pedoman pelaksanaan pembelajaran.
Sri Maryati juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam proses pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi pelajaran, tetapi juga oleh ketulusan hati guru dalam mendidik peserta didik.
“Hari ini kita harus berbahagia karena dapat bersama-sama merayakan perjalanan SMKN Jateng di Semarang yang telah berusia 12 tahun. Dokumen KSP sekolah juga sudah selesai disusun. Yang paling penting adalah guru mengajar dengan cinta, mengajar menggunakan hati, karena dari situlah karakter peserta didik akan tumbuh. Saya melihat SMKN Jateng di Semarang kini telah menjadi rujukan bagi banyak sekolah lain,” tutur Sri Maryati.
Setelah seluruh sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai pengembangan SMKN Jateng di Semarang. Berbagai gagasan dan masukan disampaikan secara terbuka oleh peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola sekolah, serta memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai pihak.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 12 tahun SMKN Jateng di Semarang. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh tamu undangan menikmati makan bersama dalam nuansa kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang sekolah dibangun melalui kolaborasi, dedikasi, dan semangat gotong royong seluruh warga sekolah beserta para pemangku kepentingan. Memasuki usia ke-12, SMKN Jateng di Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan vokasi, memperkuat karakter peserta didik, serta mempertahankan posisinya sebagai sekolah rujukan bagi penyelenggaraan pendidikan boarding dan semi boarding di Jawa Tengah.

Beri Komentar