Semarang — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Haris Wahyudi, S.Pd., M.Pd., melakukan kunjungan ke SMKN Jawa Tengah di Semarang dalam rangka monitoring pelaksanaan seleksi akademik Calon Murid Baru (CMB), Selasa (21/4/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan proses seleksi berjalan lancar, transparan, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.
Kedatangan Haris Wahyudi disambut hangat oleh Kepala SMKN Jawa Tengah di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK Boarding. Suasana penuh keakraban terlihat saat rombongan melakukan peninjauan langsung ke ruang-ruang laboratorium komputer yang digunakan sebagai lokasi pelaksanaan seleksi akademik berbasis Computer Based Test (CBT).
Dalam kesempatan tersebut, Ardan Sirodjuddin melaporkan secara rinci pelaksanaan seleksi akademik yang tengah berlangsung. Ia menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mengikuti seleksi mencapai 273 orang yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. “Seleksi akademik tahun ini diikuti oleh 273 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Pelaksanaan seleksi kami bagi ke dalam lima sesi dan dilaksanakan di tiga laboratorium komputer untuk memastikan semua peserta dapat terlayani dengan baik,” ujar Ardan.
Ia menambahkan bahwa panitia telah mempersiapkan segala kebutuhan teknis dan non-teknis secara matang, mulai dari kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, hingga sistem pengawasan selama ujian berlangsung. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas dan kredibilitas proses seleksi.
Haris Wahyudi dalam kunjungannya tampak meninjau langsung proses ujian di dalam laboratorium, berdialog dengan panitia, serta memastikan tidak ada kendala teknis yang menghambat jalannya seleksi. Ia juga mengamati sistem monitoring nilai yang ditampilkan secara langsung melalui layar LCD yang dapat disaksikan oleh orang tua peserta.
Dalam keterangannya, Haris Wahyudi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja panitia SPMB SMKN Jawa Tengah di Semarang. Ia menilai pelaksanaan seleksi akademik berjalan sangat baik dan menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan sistem seleksi yang transparan dan akuntabel.
“Saya mengapresiasi kerja keras panitia SPMB SMKN Jawa Tengah di Semarang. Terima kasih telah melaksanakan seleksi akademik dengan baik tanpa gangguan. Ini menunjukkan kesiapan yang sangat matang dari pihak sekolah,” ungkap Haris.
Lebih lanjut, ia menyoroti keunggulan sistem CBT yang digunakan pada tahun ini. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi langkah maju dalam meningkatkan transparansi proses seleksi. “Seleksi berbasis CBT tahun ini sangat luar biasa. Skor peserta dapat terpantau secara realtime dan bahkan bisa dilihat langsung oleh orang tua melalui layar LCD. Ini merupakan bentuk keterbukaan yang patut diapresiasi,” tambahnya.
Sistem tersebut dinilai mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh peserta, karena hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan masing-masing individu tanpa adanya intervensi. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam memantau hasil secara langsung juga menjadi nilai tambah dalam membangun kepercayaan publik terhadap proses seleksi.
Pelaksanaan seleksi akademik ini merupakan bagian penting dalam proses penerimaan murid baru di SMKN Jawa Tengah yang menerapkan sistem boarding school. Dengan sistem seleksi yang ketat dan transparan, diharapkan sekolah dapat menjaring calon peserta didik terbaik yang siap mengikuti proses pendidikan berbasis karakter dan kompetensi.
Kunjungan monitoring ini juga menjadi bentuk komitmen Dinas Pendidikan dalam memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik baru berjalan sesuai dengan prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Haris Wahyudi berharap praktik baik yang dilakukan oleh SMKN Jawa Tengah di Semarang dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Jawa Tengah.
Dengan berakhirnya kunjungan tersebut, pelaksanaan seleksi akademik CMB di SMKN Jawa Tengah di Semarang terus berlangsung hingga seluruh sesi selesai. Panitia optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga tahap akhir, serta menghasilkan peserta didik yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah.

Beri Komentar