Senin, 25-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Kelolosan SNBP 2026 SMKN Jateng Semarang Melonjak, Bukti Kerja Keras Siswa dan Pendampingan Sekolah

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Prestasi

SEMARANG — Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) tahun 2026 resmi diumumkan pada Selasa, 31 Maret 2026. Kabar menggembirakan datang dari SMKN Jawa Tengah di Semarang yang berhasil meningkatkan persentase kelulusan siswanya secara signifikan. Jika pada tahun 2025 tingkat kelolosan berada di angka 20 persen, tahun ini melonjak menjadi 37,5 persen, menunjukkan tren positif dalam capaian akademik siswa.

Peningkatan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan sistem pembinaan yang diterapkan. Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd, M.Pd, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras siswa yang konsisten dalam belajar serta dukungan penuh dari berbagai pihak.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Kerja keras anak-anak dalam belajar akhirnya terbayar dengan lolos SNBP 2026. Ini adalah hasil dari proses panjang yang mereka jalani dengan penuh komitmen,” ujarnya saat ditemui di lingkungan sekolah, Rabu (1/4/2026).

Ardan menjelaskan bahwa sekolah selama ini menerapkan tiga jalur layanan utama bagi siswa, yakni Kawal Bekerja, Kawal Kuliah, dan Kawal Wirausaha. Program tersebut dirancang untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pendampingan sesuai minat dan rencana masa depan mereka. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam SNBP merupakan bagian dari implementasi jalur Kawal Kuliah.

“Prestasi ini adalah bagian dari Kawal Kuliah yang kami jalankan secara sistematis. Kami ingin memastikan bahwa siswa yang memiliki potensi akademik dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur yang tepat,” tambahnya.

Senada dengan itu, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN Jateng di Semarang, Rizki Umu Amalia, menilai keberhasilan ini tidak terjadi secara instan. Ia menekankan bahwa proses panjang yang dimulai sejak kelas X menjadi faktor penting dalam membentuk kesiapan siswa menghadapi seleksi berbasis prestasi tersebut.

“Sebagai guru Bimbingan dan Konseling, saya memandang keberhasilan siswa dalam lolos seleksi SNBP merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan konsistensi, kedisiplinan, serta perencanaan yang matang sejak awal kelas X. SNBP tidak hanya menilai kemampuan akademik semata, tetapi juga rekam jejak prestasi dan sikap siswa selama menempuh pendidikan di sekolah,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan dari orang tua, guru, serta lingkungan sekolah yang kondusif juga menjadi elemen penting dalam keberhasilan ini. Ia menambahkan bahwa pendampingan dalam menentukan jurusan yang sesuai minat dan bakat siswa turut memberikan kontribusi besar.

“Proses pendampingan yang tepat, termasuk dalam pemilihan jurusan sesuai minat dan bakat, menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan siswa dalam SNBP. Kami berharap siswa yang telah diterima dapat terus mengembangkan potensi dirinya, menjaga integritas, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi,” tuturnya.

Rizki juga memberikan pesan kepada siswa yang belum berhasil dalam jalur SNBP agar tetap optimistis. Ia mengingatkan bahwa masih banyak peluang lain yang dapat ditempuh untuk meraih cita-cita.

“Bagi siswa yang belum berhasil, penting untuk tetap semangat karena masih banyak jalur lain yang dapat ditempuh. Kegagalan di satu jalur bukan akhir dari segalanya,” katanya.

Salah satu siswa yang berhasil lolos SNBP 2026 adalah Rohmatun Kamila yang diterima di program studi Biologi S1 Universitas Negeri Semarang (UNNES). Ia mengaku momen pengumuman menjadi pengalaman yang penuh emosi sekaligus membanggakan.

“Pengumuman hasil SNBP selalu menjadi momen yang mendebarkan sekaligus mengharukan bagi siswa kelas XII, termasuk diri saya. Menjadi salah satu dari ratusan ribu siswa yang dinyatakan lolos SNBP 2026 merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan,” ungkapnya.

Namun demikian, Kamila menyadari bahwa keberhasilan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan. Ia justru melihatnya sebagai awal dari tanggung jawab baru yang lebih besar.

“Di balik kebahagiaan tersebut, lolos SNBP bukanlah akhir dari perjuangan saya, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang saya bawa. Saya harus terus belajar dan berkembang agar dapat mempertanggungjawabkan kesempatan yang telah diberikan,” tambahnya.

Capaian SMKN Jateng di Semarang ini menjadi bukti bahwa dengan sistem pembinaan yang tepat, kerja keras siswa, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua, hasil yang optimal dapat diraih. Peningkatan signifikan dalam kelolosan SNBP 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan meraih masa depan yang lebih baik.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan