Jumat, 01-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Kepala SMKN 10 Semarang dan Direktur Pusat Pelatihan Guru Sampaikan Pesan Ramadhan

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Semarang, 27 Februari 2025 – Tak terasa, bulan suci Ramadhan segera tiba. Bulan yang dinanti-nantikan oleh umat muslim ini menjadi momentum istimewa untuk memperkuat iman, meningkatkan ibadah, serta mempererat silaturahmi. Dalam rangka menyambut kedatangan bulan penuh berkah ini, Kepala SMKN 10 Semarang sekaligus Direktur Pusat Pelatihan Guru, Ardan Sirodjuddin, menyampaikan pesan hangat kepada seluruh guru, karyawan, siswa, dan masyarakat luas.

“Selaku kepala SMKN 10 Semarang dan Direktur Pusat Pelatihan Guru, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat muslim. Semoga kita semua diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalani ibadah di bulan suci ini,” ujar Ardan dengan nada penuh haru dan keikhlasan.

Dalam pesannya, Ardan juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kesalahan yang mungkin pernah terjadi. “Saya menyadari bahwa sebagai manusia biasa, tak luput dari kesalahan dan kekhilafan. Oleh karena itu, saya mohon maaf lahir dan batin kepada semua pihak, baik rekan-rekan guru, karyawan, siswa, maupun masyarakat. Semoga dengan saling memaafkan, kita dapat membersihkan hati dan menjalani Ramadhan dengan lebih khusyuk,” tambahnya.

Ramadhan bukan hanya sekadar bulan puasa, melainkan momentum untuk introspeksi diri dan meningkatkan kualitas spiritual. Ardan menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai ajang untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, dan lingkungan sekitar. “Mari kita manfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya. Tingkatkan ibadah, perbanyak sedekah, dan jaga hubungan baik dengan sesama. Semoga puasa yang kita jalani mendapatkan ridho Allah SWT dan membawa berkah bagi kita semua,” katanya dengan penuh keyakinan.

Sebagai pemimpin di SMKN 10 Semarang, Ardan juga berharap agar bulan Ramadhan dapat menjadi momen untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan siswa. “Di sekolah, kami telah menyiapkan berbagai program kegiatan belajar mengajar yang fokus pada materi keagamaan selama Ramadhan. Mulai dari sholat Dhuha bersama, membaca Alquran, hingga tausyiah dan kultum. Semua ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas,” jelasnya.

Ardan juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung perkembangan siswa. “Pendidikan tidak hanya tanggung jawab sekolah semata, tetapi juga melibatkan peran aktif orang tua dan masyarakat. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak-anak kita untuk tumbuh menjadi pribadi yang unggul, baik secara intelektual maupun spiritual,” ujarnya.

Selain itu, sebagai Direktur Pusat Pelatihan Guru, Ardan turut mengajak para pendidik untuk memanfaatkan Ramadhan sebagai waktu untuk meningkatkan kompetensi diri. “Guru adalah garda terdepan dalam dunia pendidikan. Di bulan Ramadhan ini, mari kita tingkatkan kapasitas diri, baik dalam hal ilmu pengetahuan maupun akhlak. Jadikan Ramadhan sebagai momentum untuk menjadi teladan bagi siswa dan masyarakat,” ajaknya.

Pesannya tidak hanya ditujukan kepada internal sekolah, tetapi juga kepada masyarakat luas. Ardan berharap agar Ramadhan tahun ini dapat menjadi penghubung hati antarmanusia. “Ramadhan adalah bulan kasih sayang. Mari kita jadikan momen ini untuk saling berbagi, saling memaafkan, dan saling mendukung. Semoga kita semua diberikan keberkahan dan kemuliaan di bulan suci ini,” tuturnya.

Menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh syukur merupakan langkah awal untuk meraih keberkahan. Ardan mengingatkan bahwa setiap amal ibadah di bulan Ramadhan memiliki nilai yang berlipat ganda. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk memaksimalkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. “Jangan sia-siakan waktu di bulan Ramadhan. Manfaatkan setiap detiknya untuk berbuat kebaikan, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun sosial,” pesannya.

Tidak hanya itu, Ardan juga mengajak semua pihak untuk menjaga semangat Ramadhan bahkan setelah bulan ini berakhir. “Ramadhan bukanlah akhir, melainkan awal untuk memperbaiki diri. Mari kita jaga semangat ibadah ini hingga seterusnya, sehingga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari,” tambahnya.

Akhir kata, marilah kita sambut bulan Ramadhan dengan hati yang bersih, penuh syukur, dan semangat untuk terus memperbaiki diri. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kemudahan, dan ridho-Nya dalam setiap langkah kita. Selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin.

2 Komentar

Ifa Ludfiah
Jumat, 28 Feb 2025

Selamat berpuasa, Pak Ardan. Maaf lahir batin

Balas
Hesti
Jumat, 28 Feb 2025

Marhaban ya Ramadhan cahaya suci kembali bersinar, semoga hati kita bening seperti embun dan ibadah kita diterima dengan penuh ridha. Selamat menunaikan ibadah puasa. 🙏

Balas

Beri Komentar

Balasan