SEMARANG-Selasa, 11 Maret 2025, menjadi hari istimewa di SMK Negeri 10 Semarang. Dalam suasana yang penuh kehangatan, Kepala SMKN 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, menyerahkan buku karya pribadinya kepada Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Andang Fitriadi, di ruang MS sekolah. Buku berjudul Kiat Sukses Membangun Sekolah Unggul ini merupakan salah satu dari enam karya tulis Ardan yang telah diterbitkan sepanjang karier kepemimpinannya sebagai kepala sekolah.
Kiat Sukses Membangun Sekolah Unggul adalah buku yang berisi strategi dan pengalaman Ardan dalam mengubah sekolah yang penuh tantangan menjadi lembaga pendidikan dengan banyak keunggulan. Menurut Ardan, buku ini tidak hanya merekam perjalanan transformasi SMKN 10 Semarang, tetapi juga memberikan panduan praktis bagi kepala sekolah lain yang ingin membangun institusi pendidikan yang berkualitas.
“Apapun yang kita kerjakan akan lebih mudah diingat dan ditiru jika ditulis menjadi buku,” ungkap Ardan saat menjelaskan motivasinya menulis. “Saya berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi para kepala sekolah dan tenaga pendidik lainnya dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.”
Dalam kesempatan tersebut, Ardan juga menyerahkan dua buku lainnya kepada pengawas SMK, Sri Maryati, dan Pandoyo Edi Hartomo. Sri Maryati menerima buku berjudul Kepala Sekolah yang Dirindukan, sementara Pandoyo Edi Hartomo mendapatkan buku Rahasia Membangun Sekolah Juara. Kedua buku ini melengkapi koleksi tulisan Ardan yang mencerminkan komitmennya terhadap dunia pendidikan.
Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Andang Fitriadi, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian Ardan Sirodjuddin. Menurutnya, menulis buku adalah prestasi luar biasa, terutama bagi seorang kepala sekolah yang memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola institusi pendidikan.
“Tidak semua kepala sekolah mampu menulis buku. Apa yang dilakukan Pak Ardan ini adalah sesuatu yang spesial,” ujar Andang. “Buku-buku ini tidak hanya mencatat pengalaman beliau, tetapi juga memberikan inspirasi bagi kepala sekolah lain dalam membangun sekolah mereka.”
Andang menambahkan bahwa buku Kiat Sukses Membangun Sekolah Unggul dapat menjadi rujukan penting bagi sekolah-sekolah di wilayahnya. “Pesan-pesan dalam buku ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi oleh banyak sekolah saat ini. Kami berharap semakin banyak kepala sekolah yang terinspirasi untuk menulis dan berbagi pengalaman mereka.”
Ardan Sirodjuddin adalah sosok yang produktif dalam dunia literasi. Sejak menjabat sebagai kepala sekolah di SMKN 1 Tuntang, ia telah menulis dua judul buku. Setelah pindah ke SMKN 10 Semarang, produktivitasnya semakin meningkat dengan empat judul tambahan. Total, hingga saat ini, Ardan telah menulis enam buku yang mencakup berbagai aspek kepemimpinan sekolah, manajemen pendidikan, dan strategi pembangunan sekolah unggul.
“Saya mulai menulis sejak di SMKN 1 Tuntang. Saat itu, saya ingin mencatat pengalaman saya dalam menghadapi tantangan di sekolah. Kemudian, ketika saya pindah ke SMKN 10 Semarang, saya melihat banyak peluang baru untuk berbagi ilmu melalui tulisan,” jelas Ardan.
Keenam buku tersebut tidak hanya menjadi dokumentasi pribadi, tetapi juga alat untuk menginspirasi orang lain. Ardan percaya bahwa tulisan memiliki kekuatan untuk menggerakkan perubahan. “Melalui buku, saya ingin membuktikan bahwa membangun sekolah unggul bukanlah hal yang mustahil, asalkan ada komitmen dan strategi yang tepat,” tambahnya.
Penyerahan buku ini tidak hanya menjadi momen berbagi ilmu, tetapi juga simbol komitmen Ardan terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia. Melalui tulisan-tulisannya, ia ingin menginspirasi lebih banyak kepala sekolah dan tenaga pendidik untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Menulis adalah cara saya untuk berbagi pengalaman dan ilmu. Saya berharap buku-buku ini dapat menjadi panduan bagi siapa saja yang ingin membangun sekolah unggul,” kata Ardan.
Sri Maryati, pengawas SMK yang menerima buku Kepala Sekolah yang Dirindukan , menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi Ardan. “Buku ini sangat inspiratif. Saya yakin banyak kepala sekolah yang akan terinspirasi untuk menjadi pemimpin yang dirindukan oleh siswa dan guru,” ujarnya.
Penyerahan buku karya Ardan Sirodjuddin kepada Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I dan pengawas SMK menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang visioner dapat menghasilkan perubahan besar. Melalui tulisan-tulisannya, Ardan tidak hanya mencatat jejak perjalanan SMKN 10 Semarang, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi pendidik di Indonesia.
Melalui langkah-langkah kecil seperti menulis buku, Ardan Sirodjuddin membuktikan bahwa pendidikan adalah investasi besar bagi masa depan bangsa. Seperti pepatah, “Setetes tinta dapat menggerakkan lautan.” Dengan semangat berbagi dan inovasi, SMKN 10 Semarang siap melahirkan generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Semoga buku-buku ini dapat menjadi jembatan bagi para pendidik untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan,” tutup Ardan dengan senyum penuh harapan.

Beri Komentar