Jakarta – Provinsi Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Anugerah Tiga Terbaik Pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi pemerintah daerah serta satuan pendidikan dalam mewujudkan tata kelola data pendidikan yang akurat, mutakhir, dan akuntabel.
Dalam ajang tersebut, Kabupaten Banyumas terpilih sebagai satu-satunya kabupaten terbaik Se-Jawa Tengah dalam pengelolaan Dapodik. Sementara itu, di tingkat satuan pendidikan, SMP Negeri 1 Karanglewas dinobatkan sebagai sekolah terbaik pengelola data pokok pendidikan di Kabupaten Banyumas. Atas capaian tersebut, Kepala Sekolah dan Operator Dapodik SMP Negeri 1 Karanglewas diutus untuk mewakili daerah sebagai peserta Rapat Koordinasi Pengelolaan Data dan Teknologi Informatika Pendidikan tingkat nasional.
Penganugerahan dilaksanakan secara resmi di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, dan dihadiri oleh kepala daerah serta perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Tercatat sebanyak 20 kabupaten/kota dan provinsi diundang dalam kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan sinergi nasional dalam pengelolaan data pendidikan. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menegaskan bahwa data pendidikan kini menjadi fondasi penting dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan penyusunan kebijakan pendidikan berbasis bukti.
Perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif lintas level pemerintahan dan satuan pendidikan. “Pengelolaan Dapodik bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi tanggung jawab moral untuk menghadirkan data yang benar sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya saat ditemui usai penganugerahan.
Kepala SMP Negeri 1 Karanglewas mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus menjaga kualitas dan ketepatan data. “Kami berupaya memastikan setiap data yang diinput benar-benar sesuai kondisi riil sekolah, karena kami sadar data inilah yang menjadi dasar berbagai kebijakan pendidikan,” katanya. Senada dengan itu, Operator Dapodik SMP Negeri 1 Karanglewas menambahkan bahwa kolaborasi dan komunikasi yang baik antara sekolah, dinas pendidikan, dan pusat menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan data.
Setelah prosesi penganugerahan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Data dan Teknologi Informatika Pendidikan yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin, 15 Desember hingga Kamis, 18 Desember 2025. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat kolaborasi antar daerah, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan data pendidikan.
Berbagai materi strategis dibahas dalam rapat koordinasi tersebut, antara lain pengembangan Rumah Pendidikan, pengelolaan dan pemanfaatan Dapodik, serta sesi berbagi praktik baik oleh para guru pejuang dari berbagai wilayah di Indonesia. Para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya integrasi data, optimalisasi teknologi informasi, serta pemanfaatan data sebagai dasar peningkatan mutu layanan pendidikan di tingkat sekolah maupun daerah.
Sejumlah narasumber kompeten dan berpengalaman dihadirkan dalam kegiatan ini, di antaranya perwakilan dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Balai Penjaminan dan Peningkatan Mutu Pendidikan (BPPMP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, serta para praktisi pendidikan dari berbagai daerah. Salah satu pemateri dari Pusdatin menegaskan bahwa tantangan ke depan bukan hanya soal kelengkapan data, tetapi juga bagaimana data tersebut dimanfaatkan secara optimal. “Data yang berkualitas akan sia-sia jika tidak digunakan untuk memperbaiki layanan pendidikan. Karena itu, literasi data menjadi kompetensi penting bagi semua pemangku kepentingan pendidikan,” ujarnya.
Melalui capaian ini, Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Banyumas dan SMP Negeri 1 Karanglewas, diharapkan dapat menjadi rujukan dan inspirasi bagi daerah lain dalam pengelolaan data pendidikan. Pemerintah pusat pun berharap praktik-praktik baik yang telah berjalan dapat direplikasi dan dikembangkan secara lebih luas, sehingga mendorong terwujudnya sistem pendidikan nasional yang semakin berkualitas, transparan, dan berkelanjutan.
Penulis : Humas SMP Negeri 1 Karanglewas

Beri Komentar