Jumat, 01-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Kunjungan Siswa Kristen Katholik SMKN 10 Semarang ke Radio Rhema

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Semarang – Selama bulan puasa, suasana di SMK Negeri 10 Semarang dipenuhi dengan kegiatan rohani yang melibatkan seluruh siswa dari berbagai latar belakang agama. Tidak hanya siswa-siswi Muslim, tetapi juga siswa-siswi beragama Kristen dan Katholik turut mengikuti rangkaian kegiatan spiritual yang diselenggarakan di Ruang Baita Adhiguna. Kegiatan ini dirancang untuk memupuk nilai-nilai religius sekaligus menjaga toleransi antarumat beragama di lingkungan sekolah.

Untuk siswa Kristen dan Katholik, kegiatan rohani dimulai setiap pagi dengan pembacaan Alkitab, renungan singkat, doa bersama, pujian, hingga sesi fun games yang dirancang untuk menghindari kejenuhan. Namun, ada satu momen istimewa yang menjadi sorotan selama bulan suci ini, yakni kunjungan para siswa Kristen dan Katholik ke Radio Rhema pada Kamis, 13 Maret 2025.

Radio Rhema, sebuah stasiun radio yang telah mengudara sejak tahun 2001, menjadi tujuan kunjungan kali ini. Berlokasi di Jalan Permata Hijau BB 36, Pondok Hasanudin, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Radio Rhema dikenal sebagai salah satu media penyiaran yang menyajikan konten Kristiani yang variatif dan inspiratif. Kunjungan ini diikuti oleh seluruh siswa Kristen dan Katholik SMKN 10 Semarang, didampingi oleh dua guru yaitu Ribka Tri Muryani dan Susanti.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru kepada para siswa tentang dunia penyiaran, sekaligus mencari bakat-bakat terpendam di bidang tersebut. Acara dimulai pukul 10.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB. Selama kunjungan, para siswa mendapat kesempatan masuk ke dalam studio rekaman/siar dan merasakan langsung bagaimana menjadi seorang penyiar. Mereka juga diberikan penjelasan mendalam mengenai proses produksi siaran radio, mulai dari aspek teknis seperti pengoperasian alat hingga aspek non-teknis seperti penyusunan naskah dan etika penyiaran.

“Selama kunjungan, para siswa mendapat kesempatan emas untuk masuk ke dalam studio rekaman/siar dan merasakan pengalaman menjadi penyiar di Radio Rhema. Mereka juga mendapat pengetahuan berharga mengenai proses produksi siaran radio, mulai dari teknis hingga non-teknis,” ujar Susanti, salah satu guru pembimbing yang mendampingi kegiatan ini.

Antusiasme para siswa terlihat jelas dari senyum lebar dan semangat mereka saat berada di studio. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan dari praktisi di bidang penyiaran, tetapi juga diberi kesempatan untuk mencoba langsung menjadi penyiar. Beberapa siswa bahkan tampak begitu serius saat membacakan naskah siaran di depan mikrofon. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana industri media bekerja dan membuka mata mereka akan potensi karier di bidang ini.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan ilmu baru, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Semua siswa yang hadir merasa puas dan mendapatkan pengalaman berharga. Mereka berharap ke depannya akan ada lebih banyak kegiatan serupa yang dapat mengeksplorasi minat dan bakat mereka di berbagai bidang.

Kepala SMKN 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, menyambut baik kegiatan ini. Ia menekankan bahwa toleransi beragama merupakan salah satu nilai utama yang terus dipupuk di sekolahnya. “Di SMKN 10 Semarang, kami ingin memastikan bahwa semua siswa, tanpa memandang latar belakang agamanya, merasa nyaman dan dihargai. Kegiatan seperti ini adalah salah satu cara untuk memperkuat rasa saling menghormati dan kedamaian di lingkungan sekolah,” kata Ardan.

Menurut Ardan, kegiatan rohani lintas agama selama bulan puasa bukan hanya soal spiritualitas, tetapi juga tentang bagaimana membangun karakter siswa yang inklusif dan terbuka terhadap perbedaan. Dengan adanya kunjungan ke Radio Rhema, siswa Kristen dan Katholik juga mendapatkan kesempatan untuk belajar hal-hal baru yang relevan dengan perkembangan zaman.

Kunjungan ke Radio Rhema ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para siswa untuk menemukan minat dan bakat mereka di bidang penyiaran. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi sekolah lain untuk mengadakan program serupa yang tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga pengembangan keterampilan praktis.

“Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, para siswa dapat terus mengeksplorasi bakat dan minat mereka di bidang penyiaran radio. Ini adalah investasi besar bagi masa depan mereka,” tambah Susanti.

Melalui kegiatan rohani lintas agama dan program edukasi seperti kunjungan ke Radio Rhema, SMKN 10 Semarang membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membangun karakter, toleransi, dan keterampilan hidup yang bermanfaat bagi masa depan.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan