Semarang, 25 Oktober 2025 — Suasana halaman Makodim 0733/KS Semarang pada Sabtu pagi tampak berbeda. Puluhan Pramuka Penegak dari Ambalan Sunan Gunung Jati dan Nyi Ageng Serang SMA Walisongo Semarang berkumpul bersama anggota Saka Wirakartika dalam kegiatan latihan gabungan yang digelar untuk mempererat hubungan antara Pramuka di lingkungan sekolah dengan satuan Saka binaan TNI AD. Selain memperkuat tali persaudaraan, kegiatan ini juga bertujuan menambah wawasan peserta mengenai kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan dasar-dasar bela negara.
Latihan gabungan dimulai dengan penyampaian materi kepramukaan dan pengenalan lebih dalam terkait Saka Wirakartika. Peserta memperoleh gambaran mengenai berbagai kegiatan dan bidang binaan yang selama ini menjadi ciri khas Saka yang berada di bawah naungan TNI AD tersebut. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, terutama ketika memasuki sesi mountaineering, yang meliputi pelatihan panjat tebing dan tali-temali khusus untuk medan alam. Seluruh kegiatan teknis dipandu langsung oleh anggota TNI dari Kodim 0733/KS bersama Pamong Saka Wirakartika yang berpengalaman dalam pelatihan lapangan.
Selain pembekalan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menghadirkan sosialisasi Saka Wirakartika, yang memaparkan lima bidang binaan utama, yakni navigasi darat, survival, pioneer, mountaineering, dan tali-temali militer dasar. Melalui sosialisasi tersebut, peserta diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai peluang dan manfaat bergabung dalam Saka Wirakartika sebagai wadah pengembangan karakter, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan generasi muda. “Kami ingin adik-adik memahami bahwa bela negara bisa diwujudkan dengan cara-cara positif, salah satunya melalui kegiatan Pramuka,” ujar Ketua Dewan Saka, Muhammad Farid, saat memberikan arahan.
Pihak Kodim 0733/KS menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta. Menurut Farid, kehadiran generasi muda dalam kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa nilai-nilai nasionalisme masih tumbuh kuat di kalangan pelajar. “Kami bangga melihat semangat mereka. Kedisiplinan, kerja sama, dan keberanian adalah modal penting untuk masa depan. Saka Wirakartika terbuka bagi siapa pun yang ingin belajar membela negara dengan cara yang membangun,” tuturnya.
Dari pihak sekolah, Kepala SMA Walisongo Semarang turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menilai latihan gabungan tidak hanya memperkuat aspek fisik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan mencintai tanah air. “Kami berharap kerja sama antara sekolah dan Kodim dapat terus berlanjut. Kegiatan seperti ini terbukti memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik, baik dari segi mental maupun keterampilan lapangan,” katanya.
Kegiatan latihan gabungan ditutup dengan upacara penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka. Setelah itu, sesi foto bersama menjadi penanda berakhirnya kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dokumentasi tersebut menjadi bukti eratnya sinergi antara dunia pendidikan dan TNI dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berdisiplin, dan berkarakter.
Kegiatan ini juga diketahui oleh jajaran pembina Pramuka SMA Walisongo Semarang, antara lain Ketua Gugus Depan Putra 08.085 M. Nugramahatama Juzma A.md.pnb., S.T, Ketua Gugus Depan Putri 08.086 Siti Laelatul Farikhah, S.Pd, serta Ka Mabigus Qosim Taufiq Akbar, M.Pd.I, yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya latihan gabungan tersebut. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara SMA Walisongo dan Kodim 0733/KS dapat terus berkembang untuk mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman.
Kontributor : M Nugramahatama Juzma A.md.pnb,.S.T

Beri Komentar