Demak — Guru SMA Negeri 3 Demak meraih prestasi yang luar biasa dengan menerbitkan buku berjudul “Sekolah adalah Rumah Harapan” karya Khilyatul Khoiriyah, guru Fisika sekaligus pembimbing Karya Ilmiah Remaja (KIR) di sekolah tersebut. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi dunia pendidikan, khususnya dalam mendorong budaya literasi di sekolah.
Khilyatul Khoiriyah mengatakan, penulisan buku ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan pengetahuan yang telah ia dapatkan selama bertahun-tahun mengabdi sebagai pendidik. Kedua, membuka dan mengembangkan kegiatan literasi di sekolah agar tidak hanya berkutat pada membaca, tetapi juga menulis. Ketiga, mendokumentasikan berbagai kegiatan pembelajaran, pembentukan karakter, dan pengenalan kearifan lokal yang telah dilakukan dalam bentuk narasi.
“Buku ini saya tulis dengan harapan bisa menjadi referensi, memberikan inspirasi, dan bermanfaat bagi perkembangan pembelajaran sains Fisika, pembentukan karakter, serta pengenalan budaya dan kearifan lokal,” ujar Khilyatul dalam sambutannya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, seluruh warga SMA Negeri 3 Demak, serta Ardan Sirodjuddin selaku pembimbing pada kelas menulis di Pusat Pelatihan Guru yang turut membimbingnya dalam proses penyusunan buku.
Isi buku ini terbilang kaya dan bervariasi. Di dalamnya, pembaca akan menemukan pengalaman mengajar Fisika dengan metode inovatif, seperti penggunaan simulasi, pemanfaatan media sosial, dan pembelajaran berbasis lingkungan yang melibatkan kolaborasi dengan guru mata pelajaran lain. Selain itu, Khilyatul juga membagikan kisahnya membimbing KIR Sains, mengelola sekolah sebagai sekolah inklusi dan Kelas Khusus Olahraga (KKO), serta menggerakkan kegiatan Pramuka Garuda. Tak ketinggalan, buku ini memuat cerita budaya dan kearifan lokal yang menjadi bagian penting dari identitas sekolah dan masyarakat sekitar.
Plt Kepala SMA Negeri 3 Demak, Dra. Siti Asiyah, M.M., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas karya tersebut. “Sebagai kepala sekolah, saya menyaksikan bagaimana Ibu Khilyatul Khoiriyah menjalankan tugasnya bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing, penggerak, dan sahabat belajar bagi siswa. Ia mengajarkan bahwa Fisika tidak hanya berbicara tentang angka dan rumus, tetapi juga tentang logika, ketekunan, rasa ingin tahu, dan keterkaitan antara sains dengan kehidupan nyata,” ujarnya.
Siti Asiyah menambahkan, buku “Sekolah adalah Rumah Harapan” menjadi bukti nyata bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar akademis, tetapi juga rumah yang membentuk harapan. Di dalamnya, guru dan siswa tumbuh bersama dalam semangat saling mendukung. “Nilai-nilai karakter dan kearifan lokal yang tertuang dalam buku ini adalah pengingat bahwa pendidikan sejati tidak pernah terlepas dari akar budaya dan lingkungan tempat kita berpijak,” tegasnya.
Dengan terbitnya buku ini, SMA Negeri 3 Demak berharap semakin banyak guru dan siswa yang terdorong untuk menghasilkan karya tulis. Peluncuran “Sekolah adalah Rumah Harapan” menjadi bukti bahwa literasi bukan hanya kegiatan tambahan, tetapi bagian penting dari proses pendidikan yang mampu membentuk karakter, memperkaya pengetahuan, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal.

Beri Komentar