Jumat, 01-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Siswa Inklusi SMAN 3 Demak Raih Medali Emas di Cabor Renang Peparpeda Jateng 2025

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Prestasi

DEMAK-

Senyum bahagia Ahmad Zidan Fawaid, siswa kelas XI-12 SMAN 3 Demak, pecah saat dirinya sukses menyabet 1 medali emas pada nomor 100 meter gaya dada dan 1 medali perak 50 meter gaya dada dalam ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah 2025.

Pepaperda Jawa Tengah tahun ini diikuti sekitar 465 atlet pelajar disabilitas dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Tengah. Mereka berkompetisi di empat cabang olahraga, yaitu para atletik, para renang, para tenis meja, dan para bulutangkis.

Selama tiga hari, 19–21 Agustus 2025, Sport Center National Paralympic Committee (NPC) Indonesia di kawasan Delingan, Karanganyar, menjadi saksi lahirnya para juara. Suasana penuh semangat, sorak-sorai dukungan, dan kegigihan para atlet membuat ajang ini terasa istimewa.

Di tengah persaingan ketat itulah, Zidan tampil percaya diri. Dengan teknik yang terasah lewat latihan rutin, ia mampu menaklukkan lintasan renang dan finis terdepan di nomor 100 meter gaya dada.

Prestasi ini sontak mengundang kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga dan teman-teman Zidan, tetapi juga seluruh warga SMAN 3 Demak yang sejak lama dikenal sebagai sekolah inklusi.

“Ibu sangat bangga atas prestasi yang diraih Zidan. Ini bukti bahwa semangat juang tidak boleh dibatasi oleh kondisi fisik. Atas nama sekolah, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya,” tutur Plt Kepala SMAN 3 Demak, Dra. Siti Asiyah, M.M., M.Pd.

Sebagai sekolah inklusi, SMAN 3 Demak membuka kesempatan belajar bagi siswa dengan kebutuhan khusus. Dukungan guru, teman sebaya, serta lingkungan sekolah menjadi faktor penting yang membuat Zidan bisa berkembang.

Pihak sekolah menegaskan bahwa setiap siswa berhak mendapat ruang untuk mengeksplorasi bakatnya. Keberhasilan Zidan menjadi bukti nyata bahwa pendidikan inklusif mampu melahirkan prestasi gemilang di tingkat provinsi.

Saat ditemui usai lomba, Zidan tampak masih menyimpan rasa haru. Baginya, prestasi ini adalah hasil kerja keras dan doa banyak orang.

“Saya senang sekali bisa memberikan yang terbaik. Medali ini saya persembahkan untuk orang tua saya yang selalu mendukung, juga untuk bapak-ibu guru di sekolah yang percaya saya bisa,” ujar Zidan dengan senyum.

Zidan juga menambahkan bahwa dirinya tidak ingin berhenti sampai di sini. “Saya ingin terus berlatih, semoga nanti bisa ikut lomba di tingkat nasional. Saya ingin buktikan bahwa keterbatasan tidak menghalangi kita untuk berprestasi,” katanya penuh semangat.

Di balik kesuksesan Zidan, ada sosok penting yang selalu setia mendampinginya, Bapak Nurhuda,S.Pd., guru sekaligus pembimbing dan pelatihnya. Dengan kesabaran dan dedikasi, ia membimbing Zidan dari proses latihan hingga menghadapi kompetisi.

Keberhasilan Zidan juga membawa pesan penting, bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Justru, dengan kerja keras, dukungan keluarga, dan lingkungan yang inklusif, prestasi bisa diraih oleh siapa saja.

“Semoga capaian Zidan menginspirasi seluruh siswa lain agar berani bermimpi dan berjuang. Karena sesungguhnya, prestasi adalah hak semua anak,” tambah ibu Siti Asiyah.

Prestasi Zidan di Peparpeda Jateng 2025 menambah daftar panjang capaian siswa SMAN 3 Demak. Ke depan, sekolah berharap Zidan dapat terus mengasah kemampuannya dan menembus level kompetisi yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

Dengan semangat inklusi yang terus dijaga, SMAN 3 Demak ingin menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh siswanya untuk berkembang, berprestasi, dan menjadi pribadi yang membanggakan bangsa.

Persembahan medali emas dan perak yang digenggamnya, Ahmad Zidan Fawaid telah menorehkan sejarah kecil bagi SMAN 3 Demak. Sebuah bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang, melainkan jembatan menuju prestasi.

Selamat untuk Zidan, Pak Huda, serta seluruh warga SMAN 3 Demak yang telah turut mendukung. Sekolah patut berbangga.

Pemulis : Khilyatul Khoiriyah, Guru SMA Negeri 3 Demak

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan