Jumat, 01-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Siswa SMKN Jateng Kampus Semarang Mengikuti Karnaval Paskah dan Jumat Agung di GBI Jatisari

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG-Suasana khidmat sekaligus semarak mewarnai peringatan Jumat Agung yang digelar melalui kegiatan Karnaval Paskah dan ibadah Perjamuan Tuhan di Gereja Baptis Indonesia (GBI) Jatisari, pada Jumat, 3 April 2024. Kegiatan yang mengusung tema “Disalib Demi Cinta” ini diikuti sekitar 85 peserta yang terdiri dari jemaat, simpatisan, tamu undangan, serta anak-anak dari SMKN Jawa Tengah Kampus Semarang.

Sejak pagi hari, para peserta telah berkumpul di halaman gereja dengan mengenakan beragam pakaian bernuansa budaya dan religius. Mereka tampil mengenakan lurik, batik, blangkon, udeng, serta atribut khas Paskah yang menambah semarak suasana. Kehadiran anak-anak dan remaja turut memberi warna tersendiri, dengan raut wajah penuh antusias dan semangat mengikuti rangkaian kegiatan.

Karnaval Paskah menjadi pembuka acara. Para peserta berjalan berkeliling lingkungan RT sekitar gereja sambil mengumandangkan yel-yel pujian dan lagu rohani. Tidak hanya itu, mereka juga membagikan telur Paskah kepada warga yang menyaksikan di sepanjang jalan. Aksi tersebut disambut hangat oleh masyarakat setempat yang tampak antusias menerima simbol sukacita Paskah tersebut.

Setelah berkeliling, peserta kembali ke area gereja untuk menyaksikan drama penyaliban Yesus Kristus yang diperagakan di depan gerbang. Drama tersebut menggambarkan perjalanan penderitaan hingga kematian Yesus di kayu salib. Suasana hening dan haru menyelimuti para penonton saat adegan demi adegan ditampilkan dengan penuh penghayatan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ibadah Jumat Agung dan Perjamuan Tuhan yang berlangsung di dalam gereja. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Indriyanto, S.Th, yang juga merupakan Guru Pendidikan Agama Kristen di SMKN Jawa Tengah Kampus Semarang. Dalam khotbahnya, ia menekankan makna mendalam dari tema “Disalib Demi Cinta”.

“Manusia yang berdosa seharusnya binasa, tetapi karena kasih Tuhan, Yesus rela mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya, sebagaimana tertulis dalam Yohanes 15:13,” ungkapnya dalam khotbah.

Ia menambahkan bahwa pengorbanan Yesus bukan hanya untuk menyelamatkan, tetapi juga untuk memulihkan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama. “Kasih Yesus tidak terbatas, tidak bersyarat, dan tidak pernah berakhir. Inilah bukti cinta terbesar yang harus kita hayati dan teladani dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

Puncak ibadah ditandai dengan pelaksanaan Perjamuan Tuhan, di mana umat secara bersama-sama mengambil roti dan minum anggur sebagai lambang tubuh dan darah Kristus. Prosesi ini menjadi momen sakral untuk memperingati kematian Yesus sekaligus memberitakan pengorbanan-Nya hingga kedatangan-Nya kembali.

Melalui kegiatan Karnaval Paskah dan ibadah Jumat Agung ini, Gereja Baptis Indonesia Jatisari tidak hanya menghadirkan perayaan yang meriah, tetapi juga mengajak setiap peserta untuk semakin memahami dan menghidupi makna pengorbanan Yesus Kristus. Tema “Disalib Demi Cinta” menjadi pesan utama yang terus digaungkan, bahwa kasih Tuhan kepada manusia adalah kasih yang sejati, tanpa batas, dan kekal.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan