Senin, 25-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMK Negeri 10 Semarang Ditetapkan Sebagai Tiga Peserta Terbaik Anugerah GTK Tahun 2025

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Prestasi

Semarang, 12 November 2025 — Deretan prestasi gemilang kembali diraih SMK Negeri 10 Semarang. Dalam ajang Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi dan Berdedikasi yang diselenggarakan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah tahun 2025, sekolah ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menempatkan Kepala Sekolah, Ardan Sirodjuddin, M.Pd sebagai tiga peserta terbaik kategori GTK Pelopor Komunitas Belajar tingkat provinsi.

Prestasi ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala BBGTK Provinsi Jawa Tengah Nomor 0946/B7.3/KP.11.02/2025 tentang Penetapan 3 (Tiga) Peserta Terbaik Apresiasi GTK Tahun 2025 Provinsi Jawa Tengah yang ditandatangani oleh Darmadi, S.Pd., M.Pd di Karanganyar pada 7 November 2025. Penerimaan piala akan dilaksanakan tanggal 18 s.d. 20 Nopember 2025 di Surakarta.

Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. “Kami sangat bersyukur dan bahagia karena kerja keras seluruh warga sekolah berbuah manis. Prestasi ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi hasil sinergi antara guru, siswa, dan seluruh elemen sekolah. Ini bukti bahwa SMK Negeri 10 Semarang mampu melompat tinggi dan menata diri menjadi sekolah langganan juara,” ujarnya dengan nada penuh semangat saat ditemui di ruang kerjanya.

Ardan menambahkan, predikat sebagai salah satu peserta terbaik tingkat provinsi ini menjadi motivasi kuat bagi sekolah untuk terus berinovasi. “Kami ingin menjaga tradisi prestasi. Tidak cukup hanya menjadi peserta terbaik, tapi bagaimana setiap prestasi yang kami raih bisa berdampak langsung pada mutu pembelajaran, pengembangan karakter siswa, dan penguatan budaya kolaborasi di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Ajang Anugerah GTK Prestasi dan Berdedikasi merupakan kegiatan tahunan yang digelar oleh BBGTK Provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk penghargaan kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang menunjukkan transformasi, dedikasi, serta kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan. Penilaian dilakukan secara berlapis, mulai dari seleksi administrasi, penilaian substansi praktik baik, hingga wawancara mendalam terhadap peserta yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap pengembangan komunitas belajar.

Dalam konteks GTK Pelopor Komunitas Belajar, Ardan Sirodjuddin dinilai berhasil menggerakkan ekosistem pembelajaran kolaboratif di sekolahnya. Di bawah kepemimpinannya, SMK Negeri 10 Semarang aktif menciptakan ruang-ruang belajar berbasis komunitas, seperti forum guru belajar, kegiatan berbagi praktik baik, dan program pendampingan inovasi ke sekolah lain. “Kami percaya, guru yang hebat bukan hanya yang pintar mengajar, tetapi yang mampu menginspirasi dan membangun budaya belajar di antara sesama pendidik,” tutur Ardan.

Sementara itu, Hikma Nurul Izza, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengembangan SDM yang juga pembina ekstrakurikuler sains, menilai capaian ini merupakan buah dari konsistensi dalam membangun budaya kolaboratif di sekolah. “Pak Ardan selalu mendorong kami untuk tidak berhenti berinovasi. Beliau memberi ruang bagi guru untuk bereksperimen dengan berbagai metode pembelajaran dan teknologi baru. Itu yang membuat kami tumbuh bersama,” ujarnya.

Menurut Nurul, keberhasilan SMK Negeri 10 Semarang bukan hanya diukur dari banyaknya penghargaan yang diraih, melainkan dari kemampuan sekolah dalam mengatasi tantangan dan beradaptasi dengan perubahan zaman. “Kami telah melewati berbagai rintangan, mulai dari keterbatasan fasilitas hingga tantangan pembelajaran pascapandemi. Tapi justru dari situlah semangat kami terasah,” katanya.

Pengakuan dari BBGTK Jawa Tengah ini sekaligus memperkuat posisi SMK Negeri 10 Semarang sebagai salah satu sekolah unggulan di Jawa Tengah yang terus bertransformasi. Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah ini dikenal aktif dalam berbagai inovasi pendidikan, seperti pengembangan aplikasi SIKAPAL, digitalisasi manajemen pembelajaran, hingga pembentukan komunitas riset siswa berbasis sains dan teknologi.

Ardan berharap, penghargaan ini menjadi pemantik bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 10 Semarang untuk terus berkarya. “Kami ingin terus menjadi inspirasi bagi sekolah lain. Tidak hanya dalam meraih prestasi, tapi juga dalam membangun pendidikan yang berkarakter, adaptif, dan berbasis kolaborasi,” tegasnya.

Dengan deretan prestasi yang telah diraih, baik di tingkat kota maupun provinsi, julukan “Sekolah Langganan Juara” tampaknya bukan sekadar slogan bagi SMK Negeri 10 Semarang. Di bawah kepemimpinan Ardan Sirodjuddin, sekolah ini membuktikan bahwa komitmen, kerja keras, dan kolaborasi yang kuat mampu membawa lembaga pendidikan vokasi menuju puncak prestasi yang berkelanjutan — bukan hanya untuk kebanggaan, tetapi juga untuk masa depan pendidikan Indonesia yang lebih maju.

Kontributor : Muhammad Yunan Setyawan, S.Pd, Waka Humas SMK Negeri 10 Semarang

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan