Jumat, 01-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMKN 10 Semarang Tingkatkan Kepemimpinan dan Kepedulian Lewat Kegiatan Caturwulan 3 PMR

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Instansi Pemerintah

SEMARANG-SMKN 10 Semarang turut berpartisipasi dalam kegiatan Caturwulan 3 Palang Merah Remaja (PMR) se-Kota Semarang yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang pada Sabtu, 8 Februari 2025. Kegiatan ini digelar di Unit Donor Darah Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai sekolah se-Kota Semarang. Acara ini menghadirkan narasumber inspiratif, yaitu Cansa dan Viclove, yang memberikan motivasi dan pemahaman mendalam tentang peran PMR dalam masyarakat.

Kegiatan Caturwulan 3 PMR ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan, mempererat kerja sama, serta membangun rasa kepedulian sosial di kalangan siswa-siswi PMR. Melalui berbagai sesi yang disampaikan oleh narasumber, peserta mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana menjadi pemimpin yang peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa-siswi PMR. Mereka tidak hanya belajar tentang kepemimpinan, tetapi juga tentang bagaimana berkontribusi secara nyata bagi masyarakat,” ujar salah satu panitia dari PMI Kota Semarang.

SMKN 10 Semarang, yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, turut mengirimkan perwakilan siswa-siswi PMR untuk mengikuti acara ini. Keikutsertaan ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam mendukung kegiatan positif yang dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih baik dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa-siswi kami dapat menjadi pemimpin muda yang kompeten dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peduli terhadap sesama,” ujar Suparyati, guru pendamping dari SMKN 10 Semarang.

Suparyati, yang mendampingi siswa-siswi SMKN 10 Semarang dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi kami. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu baru tentang PMR, tetapi juga belajar bekerja sama dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter siswa. “Melalui PMR, siswa belajar tentang nilai-nilai kemanusiaan, seperti tolong-menolong, kerja sama, dan kepedulian. Ini adalah bekal penting bagi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan,” tambah Suparyati.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat muncul pemimpin-pemimpin muda yang kompeten serta memiliki kesadaran dan kepedulian sosial yang tinggi. Narasumber Cansa dan Viclove memberikan motivasi kepada peserta untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial dan menjadi agen perubahan di lingkungan mereka.

“Kami ingin siswa-siswi PMR tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga menjadi contoh bagi teman-teman mereka dalam hal kepedulian sosial. Mereka adalah generasi penerus yang akan membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujar salah satu narasumber.

Kegiatan Caturwulan 3 PMR se-Kota Semarang ini menjadi bukti nyata dari komitmen PMI Kota Semarang dan sekolah-sekolah peserta, termasuk SMKN 10 Semarang, dalam membentuk generasi muda yang peduli dan berkarakter. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, diharapkan siswa-siswi PMR dapat menjadi pemimpin masa depan yang siap berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Ini adalah kesempatan emas bagi siswa-siswi kami untuk belajar dan berkembang,” tutup Suparyati, menegaskan dukungan SMKN 10 Semarang terhadap kegiatan positif seperti ini.

Dengan semangat ini, SMKN 10 Semarang terus membuktikan diri sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter siswa yang peduli dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

Tag :

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan