Jumat, 19-06-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMKN Jateng Semarang Sosialisasi di SMP Negeri 2 Karangawen, Buka Peluang Pendidikan Gratis Berbasis Asrama bagi Siswa Berprestasi

Diterbitkan : - Kategori : Berita

DEMAK – SMKN Jawa Tengah di Semarang memenuhi undangan dari SMP Negeri 2 Karangawen, Kabupaten Demak, untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada guru dan orang tua siswa, Kamis, 2 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di sekolah yang beralamat di Desa Wonosekar, Kecamatan Karangawen tersebut bertujuan memperluas informasi sekaligus membuka peluang bagi lulusan SMP agar melanjutkan pendidikan di SMKN Jateng di Semarang, khususnya bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Plt Kepala SMP Negeri 2 Karangawen, Heri Sarwanto, S.Pd, M.Si, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran tim dari SMKN Jateng di Semarang. Ia menilai kegiatan ini sangat penting dalam memberikan wawasan kepada guru dan orang tua mengenai pilihan pendidikan lanjutan yang berkualitas dan terjangkau.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMKN Jateng di Semarang beserta tim yang telah berkenan hadir dan mengenalkan program sekolah kepada guru dan orang tua. Harapan kami, semakin banyak siswa dari SMP Negeri 2 Karangawen yang dapat melanjutkan pendidikan ke SMKN Jateng,” ujar Heri Sarwanto.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan pemaparan langsung dari Ardan Sirodjuddin, S.Pd, M.Pd yang menjelaskan secara rinci berbagai keunggulan SMKN Jateng di Semarang. Dalam paparannya, Ardan menegaskan bahwa sekolah tersebut merupakan salah satu model pendidikan vokasi unggulan di Jawa Tengah yang dirancang untuk mencetak lulusan siap kerja sekaligus berkarakter kuat.

“SMKN Jateng di Semarang adalah sekolah kejuruan yang sepenuhnya gratis. Seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh APBD Provinsi Jawa Tengah, mulai dari biaya sekolah, asrama, makan, seragam, hingga alat tulis dan kebutuhan lainnya,” jelas Ardan di hadapan peserta sosialisasi.

Ia menambahkan bahwa program ini secara khusus ditujukan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di seluruh wilayah Jawa Tengah. Dengan sistem boarding school atau asrama penuh, siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga pembinaan karakter yang terstruktur.

“Kami menerapkan sistem asrama dengan kegiatan harian yang dimulai sejak pukul 03.30 hingga 22.00 WIB. Tujuannya adalah membentuk disiplin, kemandirian, serta karakter siswa melalui kombinasi kurikulum nasional dan pendidikan karakter,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ardan menjelaskan bahwa SMKN Jateng di Semarang memiliki program vokasi berbasis industri yang dirancang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Sekolah ini menyediakan lima kompetensi keahlian, yakni Bisnis Konstruksi dan Properti, Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, serta Teknik Elektronika Industri atau Mekatronika.

“Kami memastikan pembelajaran praktik benar-benar link and match dengan kebutuhan industri. Selain itu, kami juga memiliki kemitraan yang kuat dengan berbagai perusahaan besar, sehingga siswa memiliki kesempatan magang dan bahkan direkrut langsung setelah lulus,” kata Ardan.

Menurutnya, tingkat keterserapan lulusan SMKN Jateng di Semarang tergolong tinggi. Bahkan, tidak sedikit siswa yang sudah mendapatkan tawaran kerja sejak masih duduk di kelas XI. Hal ini menjadi salah satu indikator keberhasilan sistem pendidikan yang diterapkan.

“Banyak siswa kami yang sudah direkrut perusahaan sebelum lulus. Ini menunjukkan bahwa kompetensi yang mereka miliki benar-benar dibutuhkan oleh dunia industri,” ujarnya.

Selain itu, SMKN Jateng di Semarang juga telah meraih berbagai prestasi dan pengakuan di tingkat nasional. Sekolah ini masuk dalam jajaran Top 201 SMK Terbaik Nasional versi LTMPT berdasarkan nilai UTBK, serta dinilai sebagai prototipe pendidikan vokasi yang layak direplikasi di daerah lain.

Dalam hal pengembangan karier, sekolah juga memberikan bimbingan komprehensif kepada siswa sejak kelas X. Siswa diarahkan untuk menentukan pilihan setelah lulus, baik bekerja, melanjutkan kuliah dengan beasiswa, maupun berwirausaha.

“Kami tidak hanya mendidik siswa untuk lulus, tetapi juga memastikan mereka memiliki arah yang jelas setelah lulus. Kami fasilitasi sertifikasi kompetensi dan penyaluran kerja,” tambah Ardan.

Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut sejalan dengan visi sekolah, yakni menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul, berbudaya industri, kompeten, dan berwawasan lingkungan hidup.

Para orang tua dan guru yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Mereka aktif mengajukan pertanyaan terkait proses pendaftaran, persyaratan, hingga kehidupan siswa di asrama. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif sehingga semakin banyak siswa yang tertarik melanjutkan pendidikan ke SMKN Jateng di Semarang.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMP Negeri 2 Karangawen berharap dapat meningkatkan jumlah alumninya yang melanjutkan pendidikan ke sekolah tersebut. Sosialisasi berlangsung lancar dan penuh interaksi, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi berkualitas yang ditawarkan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi, serta harapan bersama agar sinergi antara kedua institusi pendidikan ini dapat terus terjalin demi masa depan generasi muda yang lebih baik.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan