Senin, 25-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Tiga Siswa SMAN 3 Demak Telah Jalankan Tugas Sakral Paskibraka Kabupaten Demak 2025

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Prestasi

DEMAK- Kabar membanggakan datang dari SMAN 3 Demak. Tiga siswanya berhasil lolos seleksi dan resmi menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Demak 2025. Mereka adalah Risma Zusi Fitriani (XI-2), Alfan Nurudhdhihar Anwar (XI-3), dan Izza Nur Rahma (XI-11).

Sebelum terpilih di tingkat kabupaten, Risma, Alfan, dan Izza memang sudah aktif mengikuti ekstrakurikuler Paskib di SMAN 3 Demak. Dari situlah mereka terbiasa dengan latihan baris-berbaris, kedisiplinan, serta tanggung jawab. Pengalaman di ekskul inilah yang menjadi bekal penting hingga akhirnya mereka mampu bersaing dan lolos seleksi Paskibraka Kabupaten Demak.

Untuk bisa sampai di titik ini, Risma, Alfan, dan Izza tidaklah mudah. Mereka harus melewati serangkaian seleksi mulai dari tingkat sekolah hingga kabupaten. Seleksi mencakup tes fisik, baris-berbaris, kedisiplinan, hingga wawasan kebangsaan.

Setelah dinyatakan lolos, mereka kemudian menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) Paskibraka Kabupaten Demak pada 4–18 Agustus 2025 di Hotel Amantis. Pelaksanaan diklat ini diikuti oleh seluruh peserta calon Paskibraka Kabupaten Demak 2025, dengan pendampingan dari Panitia Kesbangpol, Pelatih, dan Pamong.  Dalam diklat ini, mereka dibekali dengan pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk menjadi Paskibraka yang cakap dan berintegritas.  Sehingga secara fisik maupun mental benar-benar siap tampil sempurna di momen sakral 17 Agustus.

Setelah mengikuti upacara pengukuhan dan pelantikan Tim Paskibraka Kabupaten Demak tahun 2025 yang diselenggarakan pada Jumat, 15 Agustus 2025, di Pendopo Satya Bhakti Praja (Pendopo Kabupaten Demak), ketiganya bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 di Alun-alun Demak. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Demak, Ibu Eisti’anah.

Plt Kepala SMAN 3 Demak pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Prestasi ini menunjukkan bahwa anak-anak SMAN 3 Demak punya potensi besar, tidak hanya di bidang akademik tapi juga kedisiplinan, nasionalisme, dan kepemimpinan. Semoga pengalaman ini menguatkan karakter mereka untuk masa depan,” ujarnya.

Salah satu anggota terpilih, Risma Zusi Fitriani, mengungkapkan rasa haru sekaligus bangganya. “Awalnya saya tidak menyangka bisa lolos. Proses seleksinya berat, tapi dukungan guru, teman, dan keluarga membuat saya kuat. Saya ingin membuktikan bahwa generasi muda Demak siap berkontribusi untuk bangsa,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Alfan Nurudhdhihar Anwar, yang berharap pengalaman ini menjadi titik awal untuk lebih berdisiplin. “Bertugas sebagai Paskibraka adalah kehormatan besar. Semoga kami bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya pada upacara nanti,” katanya.

Di lingkungan sekolah, kabar keberhasilan ini disambut penuh antusias. Teman-teman seangkatan maupun adik kelas dan kakak kelas mereka mengaku bangga dan termotivasi. Banyak yang memberikan ucapan selamat, doa, bahkan semangat di setiap sesi latihan. “Rasanya ikut senang, walau bukan saya yang terpilih. Tapi melihat teman-teman bisa jadi Paskibraka, kami semua jadi termotivasi untuk berprestasi di bidang masing-masing,” ujar salah satu siswa kelas XI.

Guru-guru SMAN 3 Demak juga berharap pencapaian ini bisa menular menjadi semangat bersama. Tidak hanya dalam kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga dalam belajar, berorganisasi, dan menjaga nama baik sekolah.

Pihak sekolah menegaskan bahwa prestasi Risma, Alfan, dan Izza adalah bukti nyata bahwa keberanian mencoba bisa berbuah manis. “Kami ingin anak-anak lain juga berani mengambil kesempatan, baik itu di lomba akademik, olahraga, seni, maupun organisasi. Jangan takut gagal, karena setiap proses akan melatih karakter dan membuka jalan menuju keberhasilan,” pesan pembina ekskul paskib SMAN 3 Demak.

Setelah mengemban tugas mulia di Alun-Alun Demak pada peringatan HUT ke-80 RI, perjalanan para anggota Paskibraka Kabupaten Demak 2025 ditutup dengan sebuah momen penuh haru. Pada 26 Agustus 2025, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Demak menggelar acara perpisahan resmi sebagai tanda pelepasan mereka kembali ke sekolah dan masyarakat.

Suasana terasa emosional, ada rasa bangga sekaligus berat hati karena kebersamaan, disiplin, dan perjuangan yang mereka jalani selama diklat dan tugas kini berakhir.  Pada kesempatan itu, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Demak mengucapkan terima kasih atas dedikasi, disiplin, dan semangat juang anggota Paskibraka dalam menjaga kehormatan Sang Saka Merah Putih

Dalam acara itu, setiap anggota Paskibraka 2025 tidak hanya dilepas sebagai pelajar biasa, melainkan sebagai duta nilai-nilai luhur kepemimpinan, tanggung jawab, serta cinta tanah air. Mereka kembali ke sekolah masing-masing membawa pengalaman berharga yang akan menjadi bekal penting untuk perjalanan hidup mereka ke depan.

Bagi Risma, Alfan, dan Izza, kesempatan menjadi Paskibraka adalah pengalaman yang tak ternilai. Mereka tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan keluarga dan generasi muda Demak. Dengan semangat dan kerja keras, ketiga siswa ini telah mengibarkan Sang Merah Putih di Alun-alun Demak, menjadi saksi sejarah 80 tahun perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Penulis : Khilyatul Khoiriyah, Guru SMA Negeri 3 Demak

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan