SEMARANG-SMKN 10 Semarang menggelar kegiatan Verifikasi Alat dan Bahan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada Rabu (5/2). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, diawali dengan pembukaan di ruang Baita. Setelah itu, proses verifikasi dilakukan langsung di Bengkel/Laboratorium Konsentrasi Keahlian yang mencakup Konstruksi Kapal Baja, Teknik Pemesinan Kapal, Nautika Kapal Niaga, Teknik Kendaraan Ringan, dan Teknik Sepeda Motor.
Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dan Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat, dengan narasumber utama terdiri dari Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, serta Waka Humas. Verifikasi ini bertujuan untuk standarisasi alat dan bahan yang akan digunakan dalam pelaksanaan UKK agar sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta standar industri.
Setelah dilakukan verifikasi, tim verifikator dari industri mitra memberikan penilaian dan rekomendasi positif terhadap kesiapan masing-masing konsentrasi keahlian. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa SMKN 10 Semarang telah memenuhi syarat dan standar yang dibutuhkan dalam pelaksanaan UKK.
Kepala SMKN 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, menyampaikan apresiasinya kepada pihak industri yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari mitra industri dalam memastikan kesiapan alat dan bahan untuk UKK. Sinergi yang baik antara sekolah dan industri akan semakin memperkuat kompetensi siswa dan kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Waka Kurikulum, Suhermawan, menekankan pentingnya penilaian dari verifikator industri dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. “Masukan dari industri sangat berharga bagi kami. Dengan adanya verifikasi ini, kami bisa memastikan bahwa kompetensi siswa sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” katanya.
Waka Humas, Arimurti Asmoro, juga menegaskan komitmen SMKN 10 Semarang dalam membangun kerja sama yang erat dengan dunia industri. “Kami terus mengembangkan kemitraan dengan berbagai perusahaan agar lulusan kami memiliki keterampilan yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja,” jelasnya.
Verifikator dari industri mitra, seperti Beni Setiawan dari Nissan San Auto Care dan Muhammad Ma’ruf dari Astra Motor Center Semarang, menyatakan bahwa SMKN 10 Semarang memiliki kualitas alat dan bahan yang sesuai dengan standar industri. “Kami melihat sekolah ini semakin berkembang dalam menyiapkan peserta didiknya. Beberapa alumni SMKN 10 Semarang yang bekerja di industri juga menunjukkan keterampilan yang sangat baik,” ungkap Beni.
Dengan hasil verifikasi ini, SMKN 10 Semarang semakin optimis bahwa tujuh konsentrasi keahlian yang dimilikinya siap melaksanakan UKK sesuai dengan petunjuk dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta standar industri. Sinergi antara sekolah dan industri diharapkan terus berkembang demi mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja.

Beri Komentar