Jumat, 19-06-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

EKKS 2025 di SMPN 2 Patikraja Berjalan Lancar, Penilai Apresiasi Budaya Mutu dan Inovasi Sekolah

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Banyumas — Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah (EKKS) Tahun 2025 di SMP Negeri 2 Patikraja atau yang dikenal dengan sebutan Esperotika menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dan penguatan kepemimpinan sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, ini tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penilaian formal, tetapi juga sebagai sarana refleksi, akuntabilitas, dan pembelajaran berkelanjutan bagi kepala sekolah beserta seluruh warga sekolah.

EKKS 2025 dilaksanakan di lingkungan SMPN 2 Patikraja mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB. Kegiatan ini menilai ketercapaian kinerja kepala sekolah selama tahun 2025, mengukur efektivitas kepemimpinan dalam pengelolaan sekolah, sekaligus merumuskan rekomendasi perbaikan berkelanjutan. Proses evaluasi dilakukan secara objektif dan komprehensif oleh dua penilai, yakni Ibu Alfa Kristanti, S.Pd., M.Pd. sebagai Penilai 1 dan Dr. H. Bahrodin, M.M.Pd. sebagai Penilai 2.

Sejak awal kegiatan, suasana evaluasi berlangsung tertib dan kondusif. Pembukaan EKKS diawali dengan peninjauan hasil karya siswa yang dipamerkan di Hall Perpustakaan Esperotika. Ruang tersebut dimanfaatkan sebagai etalase kreativitas siswa, menampilkan beragam karya yang mencerminkan iklim belajar yang kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan literasi. “Karya-karya siswa ini menjadi cerminan nyata dari budaya belajar yang hidup di sekolah. Ini bukan sekadar pajangan, tetapi bukti proses pendidikan yang berjalan,” ujar Ibu Alfa Kristanti saat memberikan apresiasi.

Tahapan evaluasi kemudian dilanjutkan dengan peninjauan dokumen kinerja kepala sekolah. Seluruh dokumen EKKS dinyatakan tersedia lengkap, tertata sistematis, dan selaras dengan instrumen penilaian yang berlaku. Dokumen tersebut mencakup eviden kinerja manajerial, supervisi akademik, serta kepemimpinan pembelajaran. Tim penilai juga melakukan observasi langsung terhadap iklim sekolah dan kinerja guru serta tenaga kependidikan, yang dinilai menunjukkan etos kerja profesional dan budaya kolaboratif yang kuat.

Dr. H. Bahrodin menilai bahwa dukungan warga sekolah terhadap kepemimpinan kepala sekolah terlihat nyata dalam keseharian. “Kami melihat adanya sinergi yang baik antara kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Budaya kerja kolaboratif ini menjadi modal penting untuk menjaga dan meningkatkan mutu sekolah,” katanya. Menurutnya, kepemimpinan yang efektif tercermin dari keteraturan administrasi, suasana belajar yang kondusif, serta keterlibatan aktif seluruh warga sekolah.

Pada sesi evaluasi dan umpan balik, tim penilai menyampaikan hasil penilaian secara terbuka dan konstruktif. Secara umum, pelaksanaan EKKS 2025 di SMPN 2 Patikraja dinilai sangat lancar, tertib, dan kondusif. Meski demikian, penilai menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar menilai capaian, melainkan mendorong perbaikan berkelanjutan. “Tak ada gading yang tak retak. Setiap capaian yang baik tetap menyisakan ruang untuk disempurnakan,” ungkap Dr. Bahrodin sebagai penegasan pentingnya refleksi dan peningkatan kualitas secara terus-menerus.

Rekomendasi yang disampaikan tim penilai difokuskan pada penguatan praktik-praktik baik yang telah berjalan serta penyempurnaan beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan. EKKS dipandang sebagai momentum belajar, tidak hanya bagi kepala sekolah, tetapi juga bagi seluruh warga sekolah agar semakin adaptif terhadap tantangan pendidikan ke depan.

Sebagai bagian dari akuntabilitas publik dan diseminasi hasil kegiatan, SMPN 2 Patikraja juga meluncurkan Buletin Perdana Esperotika News Edisi Juli–Desember 2025. Buletin ini menjadi media publikasi sekolah yang memuat refleksi kegiatan, prestasi, serta praktik baik yang berkembang di lingkungan sekolah. “Buletin ini kami harapkan menjadi sarana berbagi inspirasi sekaligus branding positif sekolah kepada masyarakat,” ujar perwakilan manajemen sekolah.

Kegiatan EKKS 2025 diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim penilai dan warga sekolah sebagai simbol kebersamaan, apresiasi, dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 2 Patikraja. Evaluasi ini diharapkan menjadi pijakan strategis dalam mewujudkan kepemimpinan sekolah yang profesional, reflektif, dan berorientasi pada kualitas pembelajaran.

Kontributor : Humas SMPN 2 Patikraja

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan